You are here

Tanda Kelelahan Mental, Peringatan yang Perlu Anda Ketahui

Tanda Kelelahan Mental Adalah Peringatan yang Perlu Anda Ketahui

Kesehatan mental merupakan suatu hal yang akan berpengaruh terhadap perkembangan pola pikir. Menjaga kesehatan mental bukan merupakan suatu hal yang mudah. Anda harus tahu tanda kelelahan mental itu yang bagaimana, dan apa yang seharusnya dilakukan untuk mengatasinya.

Masa pandemi seperti sekarang ini memungkinkan sekali memicu stres, cemas, khawatir, dan emosi lainnya. Faktanya, emosi negatif akan memberi dampak kepada seseorang berupa rasa kesal, lelah, lemah, bahkan mati rasa, dan juga lesu.

Tanpa kita sadari, hal tersebut dapat menyebabkan kelelahan otak. Biasanya, beberapa dari kita menganggap sepele hal tersebut, padahal akan mempunyai dampak yang berkepanjangan.

Beberapa Tanda kelelahan Mental

Margaret Seide (Psikiater) mengatakan mental sama halnya dengan otot, ia akan merasa lelah setelah berlatih dan berpikir keras. Sehingga kita perlu memanage semua kegiatan dengan baik.

Selain itu, kita juga harus tahu mengenai gejala atau tanda-tanda kelelahan mental. Biasanya seseorang yang sedang mengalami kelelahan ia tak peduli, ia akan terus memaksakan diri untuk terus bekerja, dan mencari solusi dari berbagai masalah.

Nyatanya, hal tersebut akan mengganggu kenyamanan suasana tidur, sulit tidur, kurangnya rasa sabar, dan meningkatkan konsumsi makanan cepat. Untuk anda yang tak pernah menyadari akan pentingnya tanda-tanda kelelahan mental, berikut ini untuk anda.

Menurunnya Tingkat Kesabaran

Ketika mental sedang lelah, hal kecil pun terkadang tidak bisa ditoleransi lagi. Hal tersebut dikarenakan cadangan emosi kita semakin sedikit. Jika sebelumnya kita mendapati bahwa kita kehilangan kontrol kesabaran berarti itu merupakan salah satu tanda kelelahan mental.

Mudah Tersinggung

Lelahnya mental dapat menyebabkan seseorang akan terjebak dalam mode pertarungan sepanjang waktu. Bahkan orang tersebut akan terus-terusan merasa gelisah dan mudah tersinggung. Untuk itu, tubuh perlu mawas diri dan waspada terhadap lingkungan sekitar.

Sulit Konsentrasi

Memikirkan berbagai hal secara bersamaan, bisa membuat seseorang kehilangan fokus juga sangat sulit berkonsentrasi pada suatu pekerjaan dalam satu waktu.

Terlalu Banyak Makan

Banyak makan merupakan salah satu tanda kelelahan mental. Bahkan juga menyebabkan persediaan rumah cepat habis. Pada saat itu otak sedang tidak bisa menerima keputusan dengan cepat dan tepat. Tubuh hanya memprioritaskan kebutuhan dan bertahan hidup.

Insomnia

Sudah pasti kelelahan mental itu akan berdampak pada gangguan tidur atau biasanya disebut insomnia. Pada saat seperti ini tubuh tidak bisa memasuki mode relaksasi. Otak perlu bekerja dengan baik kalau mempunyai waktu tidur yang cukup. Jika anda mengalami insomnia, berarti tubuh anda memberikan tanda kelelahan mental.

Istirahat Tidak Membantu

Seorang Psikoterapis Joseph Zagame mengungkapkan pentingnya melakukan perawatan diri. Setidaknya kita perlu meluangkan waktu untuk mencurahkan isi hati dan juga isi kepala. Bisa lewat menulis jurnal, bercerita kepada kawan, atau melakukan terapi yang akan membantu memulihkan tubuh.

Tugas Kecil Menjadi Beban Besar

Kelelahan mental akan membuat semua hal akan terasa sulit. Bahkan tugas kecil yang sudah menjadi kebiasaan pun akan sulit dikerjakan, misalnya membereskan kamar tidur.

Cara Memperbaiki Supaya Bisa Bangkit

Jika salah satu tanda kelelahan mental itu ada diri anda, coba lakukan perawatan diri. Pikirkan sesuatu yang membuat pikiran tenang, dan aman. Bila perlu, agendakan jadwal untuk berlibur atau traveling supaya otak dapat di-refresh dengan baik.

Tak hanya itu, anda juga bisa bisa berjalan-jalan mengelilingi komplek supaya anda mendapatkan udara segar yang akan memberi dampak baik terhadap anda. Jika perlu, lakukan terapi psikis.

Setelah anda mengetahui tanda kelelahan mental dan cara mengatasinya, untuk kedepannya semoga anda lebih tahu dan paham apa yang sebenarnya sedang mengganggu kenyamanan kegiatan sehari-hari.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top