Cinta Pada Pandangan Pertama Mitos atau Fakta? Ini Menurut Para Ahli!Relationship by adriana - June 9, 20210 Bagikan Artikel IniCinta pada pandangan pertama, benarkah fakta adanya atau hanya mitos belaka? Hingga saat ini hal ini masih dianggap nyata bagai beberapa kalangan. Menurut para ahli, cinta pandangan pertama merupakan sebuah konsep yang cukup menarik.Banyak orang yang mulai menggantinya dengan daya tarik pada pandangan pertama. Banyak orang mengaku jatuh cinta saat pandangan pertama dengan calon pasangan atau gebetan. Akan tetapi, terdapat pula kalangan yang merasa hal tersebut hanya sesuatu yang mengada-ada serta tidak nyata.Istilah cinta yang beredar di masyarakat sebenarnya masih belum dan belum dapat dipahami dengan jelas. Hal ini dikarenakan saat menyatakan cinta di pandangan pertama, banyak orang yang menafsirkan hal tersebut sebagai cinta yang dirasakan saat pertama kali melihat seseorang yang ia sukai.Cinta pandangan pertama seringkali muncul pada saat Anda melihat seseorang yang mencerminkan diri sendiri. Sesuatu yang unik dari cinta pandangan pertama adalah bahwa hal tersebut memberi kesempatan pada diri sendiri untuk memproyeksikan serta berkhayal mengenai siapa sosok yang baru saja ditemui.Tentang Cinta Pada Pandangan PertamaCinta seringkali menjadi pembahasan menarik untuk sebagian orang. Cinta pandangan pertama seringkali menjadi dasar cerita pada semua film komedi romantis. Bahkan plot ini juga banyak terdapat pada acara TV baru lho.Akan tetapi apakah benar-benar memungkinkan untuk dapat jatuh cinta dengan seseorang pada saat pertama kali melihatnya? Mungkin kita pernah mengalami naksir berat dengan seseorang sesaat setelah mata kita memandang orang tersebut.Namun bagaimanakah caranya kita menyebutkan bahwa hal tersebut adalah cinta pandangan pertama atau apakah hal tersebut hanya hasrat polos semata? Terdapat banyak hal yang memungkinkan untuk merasa seperti “jatuh cinta pada pandangan pertama”.Meskipun hal tersebut tergantung dengan jenis cinta yang Anda alami. Terdapat beragam alasan mengapa kita dapat tertarik terhadap seseorang secara instan. Bahkan, hal ini dapat terasa seperti benar-benar jatuh cinta.Sebagai contoh, bisa jadi rasa itu muncul berkat adanya pheromones atau senyawa yang muncul pada tubuh yang dapat membuat kita tertarik pada orang lain. Lalu, mungkin saja bahwa orang tersebut mengingatkan Anda pada seseorang atau sesuatu dari masa kecil yang terasa familier.Cinta Pada Pandangan Pertama Menurut Para AhliSeorang psikolog yang berasal dari Amerika mengatakan bahwa cinta pada pandangan pertama merupakan suatu perasaan yang didasari oleh ketertarikan pandangan pertama. Hal ini dikarenakan pertama kali yang dilihat oleh mata adalah penampilan fisik.Maka daripada itu, bisa saja ketertarikan secara fisik yang sebenarnya muncul. Selanjutnya, psikolog tersebut mengatakan bahwa cinta yang sebenarnya tentu memerlukan waktu yang lebih lama untuk tumbuh.Oleh karena itu, diperlukan waktu yang cukup untuk dapat menentukan apakah itu benar-benar perasaan cinta atau hanya sekedar ketertarikan fisik semata.Maka dengan kata lain, cinta pandangan pertama pada calon pasangan atau gebetan merupakan ketertarikan yang menggelora dalam hati pada saat itu, akan tetapi tidak terlalu mendalam. Maka, selalu ada kemungkinan bahwa cinta ini tidak dapat di bawa ke arah hubungan yang lebih serius.Sangat jarang terjadi pada cinta pertama yang dapat lanjut ke hubungan yang lebih mendalam. Karena seiring berjalannya waktu, ternyata apa yang dipikirkan mengenai seseorang tersebut tidak sesuai dengan yang dibayangkan.Menurut terapis psychosexual dan hubungan yang terakreditasi COSRT, Cate Mackenzie menyatakan bahwa kita dapat tertarik pada seseorang serta merasa seperti jatuh cinta secara tiba-tiba. Akan tetapi hal ini seringkali terjadi karena adanya senyawa kimia yang dilepaskan oleh otak kita.Seperti phenethylamine yang secara esensi berfungsi selayaknya amphetamine yang dapat membuat kita serasa melayang saat merasakan cinta. Hal tersebut juga memicu lepasnya dua neurotransmitter.Norepinephrine dan dopamine yang dapat meningkatkan detak jantung serta membuat diri kita merasa nyaman. Cate juga menambahkan, kondisi tersebut dapat membuat tembok batasan kita runtuh.Dapat berarti bahwa kita mengidealisasikan orang di hadapan kita tersebut. Sehingga kita melihat dia sebagai sosok yang memukau. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kita merasa seperti sedang jatuh cinta.Ciri-Ciri Cinta Pada Pandangan PertamaTerdapat beberapa tanda yang dianggap sebagai jatuh cinta pandangan pertama yakni:Merasa Ingin Tahu Apapun Mengenai DirinyaHadirnya kekaguman yang tulus serta pemikiran apapun tentang seseorang dapat menjadi tanda bahwa Anda sedang jatuh cinta pada saat itu juga.Akan tetapi perlu diingat, saat tertarik pada seseorang bukan berarti dirinya dapat menjadi pasangan yang ideal untuk Anda. Dengan mencari tahu serta mengenal seseorang lebih dalam adalah salah satu cara apakah Anda dan dia mempunyai kecocokan atau tidak.Merasa AkrabSaat mengalami jatuh cinta pandangan pertama, seringkali Anda akan merasa seperti pernah bertemu dengan orang tersebut. Selain itu, tidak ada perasaan terpaksa, semua berjalan nyaman seolah Anda sudah akrab dengan di sebelumnya.Merasakan sebuah kenyaman seperti ini dengan seseorang dapat menjadi pertanda baik apabila kalian berdua mempunyai hubungan yang berjalan baik pula.Tertarik dengan SikapnyaMerasa tertarik dengan sikap seseorang saat pertama kali bertemu dapat menjadi tanda jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebagai contoh Anda tertarik dengan gaya berbicaranya, cara berjalan, ataupun cara ia bersikap dengan orang lain yang berada disekitarnyaDia Satu-Satunya Orang yang Anda LihatSebuah riset yang telah berhasil dipublikasi dalam Archives of Sexual Behavior menjelaskan bahwa pada saat Anda tertarik pada seseorang, maka Anda hanya ingin melihat dia sesering mungkin.Pandangan mata merupakan bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa Anda tertarik pada hal yang ia bincangkan. Maka mengunci pandangan pada seseorang yang Anda suka dapat membuat merasa jatuh cinta padanya.Disisi lain, sebagian dari para peneliti meyakini bahwa cinta pada pandangan pertama merupakan mitos belaka. Mengutip dari Cosmopolitan, menyataan bahwa cinta bukan sebuah emosi yang dapat muncul hanya dari pertemuan pertama saja. Maka perasaan yang muncul saat bertemu seseorang besar kemungkinan hanyalah sebuah rasa ketertarikan saja bukan cinta. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda pernah mengalami hal unik ini?