You are here
Home > Berita Nasional >

Aplikasi Penghitung Zakat Praktis untuk Pengguna Android, Bisa Langsung Bayar

aplikasi penghitung zakat
Bagikan Artikel Ini

Di bulan Ramadhan ini, semua umat Islam yang cukup hartanya harus mengeluarkannya untuk zakat fitrah. Kalau belum tahu besarannya, sekarang ada aplikasi penghitung zakat yang bisa dengan mudah diunduh di smartphone Android.

Dengan memanfaatkan teknologi ini, muzakki tidak perlu ragu atau kesulitan lagi mengetahui berapa besaran yang harus ia keluarkan. Zakat juga bisa dibayarkan pada waktu-waktu lain, namun perhitunganya tetap ditentukan oleh beberapa hal seperti pendapatan, harta, dan juga hutang.

Cukup Dari Smartphone Bisa Tahu Besaran Zakat

Pengguna ponsel Android dimudahkan dalam menghitung berapa jumlah yang harus dibayar. Apalagi untuk yang baru pertama kali akan membayar, tentu ada rasa ragu dan takut nominal bakal kurang. Khususnya untuk zakat fitrah yang hukumnya wajib dikeluarkan saat Ramadhan.

Karena pekerja muda saat ini identik dengan penggunaan internet yang tinggi, maka untuk memudahkan penghitungan bisa dilakukan lewat bantuan aplikasi. Apa saja app yang dapat dipakai menghitung? Ini dia daftarnya:

1. Melalui Tokopedia

E-commerce andalan masyarakat Indonesia ini memang benar-benar memiliki layanan yang komplit. Selain berfungsi sebagai platform belanja, ternyata Tokopedia bisa difungsikan untuk aplikasi penghitung zakat juga. Menariknya lagi, pengguna bisa langsung membayarkan setelah selesai dihitung.

Sebagai unicorn start up dengan jumlah traffic share sebanyak 32,04 persen di bulan Januari 2021 saja, Tokopedia terus memanjakan penggunanya lewat fitur penghitung zakat. Untuk dapat menggunakannya, pengguna cukup masuk ke menu “lihat semua” di laman utama. Lalu pilih lagi zakat disana.

Dikarenakan sekarang sedang bulan Ramadhan, maka kalkulator penghitung zakat fitrah langsung keluar. Setelah membayar, barulah menu untuk jenis zakat yang lain akan aktif. Untuk menjaga sah nya pembayaran, aplikasi ini juga dilengkapi dengan akad. Jadi tak perlu ragu soal afdal tidaknya transaksi.

2. Membayar di KitaBisa.com

Sebagai aplikasi crowdfunding serta umumnya digunakan untuk menggalan dana, ternyata app ini juga bisa digunakan sebagai kalkulator zakat. Dengan interface dan prosedur mudah dimengerti, pengguna bisa langsung tahu nominal yang harus dibayarkan. Aplikasi bisa diunduh secara gratis di Play Store.

Pada pilihan zakat fitrah, jumlah sudah langsung muncul begitu pengguna membuka app di laman utama. Aplikasi penghitung zakat ini juga sudah dilengkapi dengan menu pembayaran yang terhubung ke e-wallet, kartu kredit, serta transfer bank. Untuk e-wallet, sebaiknya lakukan top up dulu jika saldo tidak mencukupi.

KitaBisa juga dapat dipakai menghitung zakat yang lain seperti profesi dan maal. Caranya cukup mudah, di laman utama, tentukan zakat apa yang ingin dihitung. Untuk zakat profesi, pengguna akan diminta memasukkan pendapatan per bulan, pendapatan lainnya, dan jumlah hutang. Setelah itu, pilih hitung, maka nominal akan muncul pada laman berikutnya.

3. Menggunakan Zakatpedia

Aplikasi ini berada dibawah naungan LAZNAZ dan fokus pada penghitungan serta pembayaran zakat. Tidak hanya itu, fiturnya sangatlah lengkap mulai dari zakat pendapatan, emas, peternakan, pertanian, perak, serta hadiah. Ada juga kalkulator infaq/shadaqah serta fidyah. Unduh saja app ini di PlayStore dan gunakan secara gratis.

Di laman utama langsung muncul opsi penghitung dan masukkan pilihan yang ingin dibayar kemudian klik tombol hitung. Setelah nominal muncul tekan Bayar dan pengguna akan langsung masuk ke menu pembayaran. Isi formulir dan pilih metode pembayarannya yang tersedia untuk e-wallet, virtual account, transfer bank, serta gerai Alfamart.

Transaksi yang dihimpun oleh Zakatpedia nantinya dikelola oleh LAZNAZ karena fungsi aplikasi ini juga sebagai layanan crowdfunding. Pengguna bisa berdonasi pada program-program unggulan dan populer yang tersedia di aplikasi. Tidak perlu khawatir penyalahgunaan dana karena sudah dijelaskan pada menu pembayaran bahwa dana sumbernya halal serta tidak digunakan untuk money laundry serta terorisme.

4. Melalui Layanan BenihBaik

Aplikasi ini fungsinya juga sebagai crowdfunding dengan tujuan penggalangan dana. Programnya bisa donasi dan terlibat dalam event-event CSR. Salah satu fitur yang cocok untuk pengguna yang ingin membayar zakat adalah penghitung. Menu zakat bisa langsung ditemukan pada laman utama aplikasi.

User bisa memilih apa yang ingin dibayarkan dan berapa jumlahnya. Tersedia kalkulator untuk zakat fitrah, maal, profesi, dan juga untuk infaq. Setelah memilih, pengguna akan langsung masuk ke menu pembayaran. Disana, ada user juga bisa memilih amil zakat mana yang ingin dipilih serta melalui bank apa.

Metode pembayaran hanya ada satu yaitu transfer bank melalui BCA, Mandiri, BRI, BNI, OCBC NISP, dan juga DBS. Jika pengguna juga tertarik untuk berdonasi, aplikasi ini memiliki sejumlah kategori mulai dari kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, serta donasi-donasi lain seperti keagamaan dan lingkungan. Aplikasi bisa diunduh gratis di Play Store.

Membayar Zakat Online Jadi Pilihan Saat Pandemi, Sahkah?

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia yaitu sekitar 12, 6 persen dari total populasi muslim dunia, Indonesia juga taat dalam hal pembayaran zakat. Dulu, sebelum virus corona melanda, orang biasa datang langsung ke masjid untuk membayarkan zakatnya. Sekarang, disaat masyarakat lebih menahan diri dari kegiatan luar rumah, pembayaran online jadi pilihan.

Pertanyaannya, apakah membayar zakat secara online dibolehkan? Ternyata, membayarkan lewat platform online itu boleh dan sah. Lalu bagaimana dengan ijab qabulnya? Menurut Direktur BAZNAZ, ijab qabul tetap wajib tetapi implementasinya sangat kontekstual. Ditambahkannya lagi, transaksi zakat tidak perlu harus secara langsung atau tatap muka.

Penggunaan media lain diperbolehkan asalkan para pihak mengerti apa yang jadi konsekuensi transaksi. Dalam hal akad, sudah tersedia fitur notifikasi pembayaran yang isinya struk atau bukti bayar. Kemudian juga ada notifikasi niat zakat sebelum masuk ke menu pembayaran. Karena tergolong transaksi sosial, sahnya tidaknya zakat tidak tergantung pada ijab qabul.

Satu hal harus diperhatikan betul ketika membayar zakat secara online adalah platform atau media yang dipilih benar-benar menyalurkan dana yang terkumpul didistribusikan secara transparan dan benar. Sasaran penerima juga harus tepat karena inilah esensi dari pengumpulan dan penyaluran zakat.

Aplikasi penghitung zakat yang dilengkapi langsung dengan opsi pembayaran boleh digunakan. Apalagi disaat pandemi, melakukan semua kegiatan dari rumah adalah yang paling baik. Jangan ragu untuk mencoba empat app yang sudah dijelaskan di atas, ya.

Sumber:

*https://tekno.kompas.com/read/2021/05/03/14040027/4-aplikasi-penghitung-zakat-untuk-android?page=all#page2

**https://www.merdeka.com/uang/daftar-e-commerce-paling-banyak-dikunjungi-di-indonesia.html#:~:text=Dari%20data%20tersebut%2C%20selama%20periode,dari%20desktop%2037%2C3%20persen.

***https://www.ayosemarang.com/read/2020/05/19/57270/begini-penjelasan-ulama-soal-hukum-zakat-fitrah-online

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top