You are here
Home > Berita Nasional >

Mengenal Teknik Box Breathing, Teknik Pernapasan yang Bisa Bantu Redakan Stres

Mengenal Box Breathing Teknik Pernapasan yang Bisa Bantu Redakan Stres
Bagikan Artikel Ini

Selama ini masih banyak orang yang mengira bernapas cuma sebagai kegiatan tubuh yang spontan dan sering tak disadari. Padahal, bernapas akan menyajikan manfaat yang amat baik bagi  kesehatan bila Anda sadari dan Anda olah. Tentu untuk meraihnya, Anda mesti mengetahui teknik khusus pernapasan. Teknik box breathing adalah salah satu yang menarik untuk dicoba.

 

Apa itu box breathing?

Mengutip dari laman Healthline, box breathing atau yang dikenal juga dengan istilah square breathing ialah teknik yang dipakai ketika mengambil napas secara pelan-pelan dan dalam. Box breathing dianggap ampuh menambah konsentrasi, kinerja, sekaligus mengusir stres. Bila Anda suka melakukan meditasi, maka di tengah sesi meditasi Anda pun dapat menambahkan box breathing.

Teknik box breathing dapat dilakukan oleh siapapun, khususnya oleh mereka yang ingin mengurangi stres. Stres dan perasaan cemas yang berlebih dapat pelan-pelan berkurang dengan bernapas memakai teknik box breathing ini. Teknik box breathing pun akan amat membantu bagi para pengidap penyakit paru-paru, misalnya penyakit paru obstruktif kronis.

 

Cara melakukan box breathing

Sebelum Anda mulai melakukan box breathing, sebaiknya duduklah di lantai atau kursi secara nyaman dan tegak. Pilihlah ruangan atau tempat yang tenang dan jauh dari kebisingan sehingga Anda lebih gampang untuk konsentrasi.

Pastikan tangan Anda tetap relaks di pangkuan dengan telapak tangan mengarah ke atas. Saat Anda telah siap, mulailah menjalankan box breathing secara perlahan. Di bawah ini adalah beberapa tahap teknik box breathing yang dikutip dari laman Healthline.

Tahap 1: Buang napas pelan-pelan

Cobalah duduk dengan tegak. Buanglah napas dari mulut secara pelan-pelan. Fokus dan sadarilah apa yang tengah Anda lakukan.

Tahap 2: Tarik napas pelan-pelan

Tariklah napas secara pelan-pelan dan dalam lewat hidung dalam 4 hitungan. Ketika menarik napas, hitunglah hingga 4 dengan amat lambat. Rasakanlah tiap-tiap udara yang mengisi paru-paru sampai paru-paru terasa penuh dan udara mulai bergerak ke perut Anda.

Tahap 3: Tahan napas

Sesudah menarik napas dalam, tahanlah napas selama 4 hitungan.

Tahap 4: Buang napas

Buanglah napas lewat mulut dalam 4 hitungan yang lambat. Fokus, sadari, dan rasakanlah setiap udara yang keluar dari paru-paru.

Tahap 5: Tahan napas

Tahanlah napas lagi dalam 4 hitungan yang lambat sebelum Anda mengulang proses box breathing dari tahap 1 sampai tahap 5.

 

Manfaat box breathing

Berdasarkan Mayo Clinic, pernapasan dalam yang disadari dapat menyamankan dan mengontrol sistem saraf otonom yang bekerja dengan mengendalikan fungsi tubuh yang dijalankan secara spontan, seperti mengatur suhu tubuh dan aliran darah. Box breathing dianggap efektif untuk mengurangi stres dan menenteramkan mood.

Hal ini menjadikan box breathing bermanfaat untuk orang dengan kondisi depresi, gangguan stres pasca trauma, gangguan panik, dan gangguan kecemasan umum.

Walau begitu, penting diketahui kalau box breathing tidak bermaksud untuk mengobati masalah mental, tetapi teknik pernapasan ini dapat menjadi kegiatan positif dalam usaha mengelola stres. Tidak cuma itu, box breathing pun dapat meredakan insomnia dengan cara menenangkan sistem saraf sebelum tidur pada malam hari.

Normal bila merasa pusing dalam beberapa saat untuk Anda yang baru saja mencoba tekni pernapasan box breathing. Hal ini wajar dan akan berkurang sejalan waktu Anda beradaptasi dengan teknik ini. Bila Anda merasa pusing ketika melakukan box breathing, sebaiknya istirahat dulu dengan duduk senyaman mungkin dan menjalankan pernapasan normal.

Lakukanlah box breathing berkali-kali menurut kebutuhan Anda. Idealnya, Anda mengulangi siklus box breathing sebanyak 4 kali dalam sekali duduk. Selamat mencoba dan semoga Anda berhasil!

Leave a Reply

Top