You are here
Home > Berita Nasional >

Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri Pengganti Idham

Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri Pengganti Idham Azis

Listyo Sigit yang sekarang menjabat Kabareskrim menjadi calon tunggal kapolri menggantikan Jenderal (Pol) Idham Azis yang akan memasuki masa pensiunnya pada 1 Februari 2021.

Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menerima rekomendasi 5 nama calon Kapolri dari Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional).

Disamping Listyo, nama lainnya adalah Gatot Eddy Pramono (Wakapolri Komjen), Boy Rafly Amar (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Komjen Arief Sulistyanto (Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri), dan Komjen Agus Andrianto (Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri).

Tetapi pada akhirnya Jokowi menetapkan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri.

Menurut aturan, DPR akan mengadakan fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) pada calon kapolri yang diajukan oleh presiden. DPR bisa menolaknya atau menyetujui usulan dari presiden tersebut.

DPR mempunyai waktu maksimal 20 hari untuk menolak ataupun menerima usulan dari presiden tersebut setelah surat presiden diterima.

Apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan itu DPR tidak menanggapinya, maka calon Kapolri yang diajukan presiden dianggap disetujui DPR.

Calon Tunggal Kapolri Akan Fit & Proper Test

Pemerintah hari Rabu 13 Januari 2021 menyerahkan Surat Presiden (Surpres) kepada Pimpinan DPR guna mengusulkan nama calon Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) pengganti Jenderal Idham Azis.

Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno sudah menyampaikan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI tentang nama calon Kapolri, yakni Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Presiden Joko Widodo telah memilih Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Listyo Sigit memang diketahui dekat dengan Presiden Jokowi. Ia pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo ketika Jokowi masih menjadi Walikota Solo. Lalu ketika Jokowi menjadi Presiden tahun 2014, Listyo pun pernah jadi ajudannya.

Tanggapan Atas Penunjukkan Listyo Sigit

Fadli Rumakefing, Kornas Jaringan Aktivis Mahasiswa Muslim Indonesia, optimis Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan lancar menjalankan fit and proper test calon Kapolri di Komisi III DPR RI.

Kepemimpinan yang berkeadilan adalah salah satu hal yang akan menjadi acuan Komisi III DPR RI dalam fit and proper test Calon Kapolri. Menurut Fadli, Komjen Listyo adalah sosok pemimpin yang memenuhi kriteria itu.

Ketika jadi Kabareskrim, Komjen Listyo demikian tegas dalam kasus suap Djoko Tjandra kepada 3 Pejabat Polri. Salah satu diantaranya yakni Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo yang seangkatan dengan Komjen Listyo. Itulah sosok karakter kepemimpinan yang berkeadilan.

Fadli yang notabene Direktur Korupsi Nasional Watch (Korona Watch) mengatakan, mantan Kapolda Banten itu diyakini dapat memimpin Polri dengan berkeadilan. Fadli pun turut mendukung langkah Komisi III DPR RI untuk melancarkan jalan Komjen Listyo jadi Tri Brata 1. Ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi yang mengusulkan nama Kabareskrim Polri itu.

Eva Yuliana, Anggota Komisi III DPR mengatakan, Komjen Listyo Sigit Prabowo telah mencolok semenjak masih jadi Kapolresta Surakarta tahun 2011. Semenjak menjadi Kapolresta Surakarta, Listyo Sigit selalu menduduki berbagai kedudukan strategis dalam jenjang kariernya.

Makanya Eva menyambut positif terpilihnya Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri yang baru. Eva mengungkapkan, tantangan Polri dalam menjaga dan menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di tengah masyarakat bukanlah pekerjaan mudah.

Beragam pola kriminalitas terus berganti seiring dengan kemajuan teknologi dan zaman. Berbagai bentuk kejahatan acap kali muncul tanpa acuan penanganan sebelumnya.

Komisi III DPR sebagai mitra kerja menaruh harapan besar terhadap jajaran kepolisian guna terus bersinergi membangun bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Leave a Reply

Top