Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), tengah mengalami dinamika internal yang menarik perhatian publik. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya diminta mengundurkan diri dari jabatannya dalam waktu tiga hari setelah adanya risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang beredar. Apa latar belakangnya sehingga Ketua PBNU diminta mundur? Latar Belakang Permintaan Pengunduran Diri Rapat harian Syuriyah PBNU yang digelar di Hotel Aston City Jakarta pada 20 November 2025 dihadiri oleh 37 dari 53 pengurus harian Syuriyah, dengan KH Miftachul Akhyar selaku Rais Aam memimpin pertemuan. Hasil rapat tersebut menghasilkan keputusan penting yang mendesak pengunduran diri Gus Yahya. Ketua PBNU diminta mundur dalam waktu tiga hari. Permintaan mundur ini dilatarbelakangi oleh beberapa poin penting yang menjadi
Politik
Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Bareskrim: Kontroversi Pernyataan Soal Soeharto
Politisi PDI-P Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri oleh Aliansi Rakyat Anti-Hoaks (ARAH) pada Rabu, 12 November 2025. Pelaporan ini dipicu oleh pernyataan kontroversial Ribka yang menyebut almarhum Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai "pembunuh jutaan rakyat" dalam polemik pengusulan gelar pahlawan nasional. Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat karena pihaknya menilai pernyataan Ribka bersifat menyesatkan dan mengandung unsur ujaran kebencian serta penyebaran berita bohong. Pernyataan Ribka ini pertama kali disampaikan pada 28 Oktober 2025 dan kemudian viral di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok. Dasar Hukum Pelaporan ARAH melaporkan kasus ini ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dengan dugaan pelanggaran Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
KTT Perdamaian Gaza: Langkah Bersejarah Menuju Stabilitas Timur Tengah
Dunia menyaksikan momen bersejarah pada 13 Oktober 2025 ketika puluhan pemimpin negara berkumpul di Sharm El-Sheikh, Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Perdamaian Gaza. Forum diplomatik internasional ini menandai pencapaian signifikan dalam upaya mengakhiri konflik yang telah menciptakan penderitaan mendalam bagi jutaan masyarakat Palestina dan Israel selama lebih dari dua tahun. Latar Belakang Konflik dan Urgensi Perdamaian Konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas dimulai sejak Oktober 2023, meninggalkan jejak tragis yang tak terlupakan. Serangan Israel telah menelan lebih dari 67.600 nyawa warga Palestina, dengan mayoritas adalah perempuan dan anak-anak. Wilayah Gaza, yang sudah terisolasi, kini hampir tak layak huni akibat kerusakan infrastruktur masif dan krisis kemanusiaan yang memperistirahkan. Situasi darurat ini mendorong komunitas internasional untuk bertindak cepat dan kongkret mencari
Reshuffle Kabinet Merah Putih: Erick Thohir Dilantik Sebagai Menpora, Posisi Menteri BUMN Masih Kosong
Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dengan melantik beberapa menteri baru pada Rabu, 17 September 2025, di Istana Negara, Jakarta. Perubahan paling mencolok adalah perpindahan Erick Thohir dari posisi Menteri BUMN menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menggantikan Dito Ariotedjo yang telah dicopot sebelumnya. Erick Thohir: Dari BUMN ke Pemuda dan Olahraga Pengangkatan Erick Thohir sebagai Menpora ini bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat rekam jejaknya yang gemilang di dunia olahraga. Sebelum terjun ke politik, Thohir dikenal sebagai pengusaha sukses yang pernah memiliki klub sepak bola Inter Milan dan DC United. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan memiliki pengalaman sebagai Ketua Organizing Committee Asian Games 2018 yang sukses diselenggarakan di Jakarta
Tumbangnya Sri Mulyani Ketika Poros Dunia Bergeser dari IMF ke BRICS
Dunia sedang menyaksikan pergeseran fundamental dalam tatanan ekonomi global. Kebijakan ekonomi yang selama puluhan tahun bertumpu pada sistem Bretton Woods dan dominasi dolar AS mulai tergoyahkan. Pergantian Sri Mulyani Indrawati dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada September 2025 menandai berakhirnya era ortodoksi ekonomi neoliberal di Indonesia. Jejak Karir yang Terikat IMF Sri Mulyani membangun reputasinya sebagai teknokrat handal yang setia pada resep-resep Washington Consensus. Kariernya yang gemilang di Bank Dunia dan kemudian sebagai Menteri Keuangan Indonesia selalu diwarnai pendekatan yang sangat pro-pasar dan kedisiplinan fiskal ketat. Setiap kebijakan yang diambilnya selalu mengacu pada standar-standar yang ditetapkan lembaga keuangan internasional seperti IMF dan World Bank. Namun, pendekatan ini mulai menunjukkan keterbatasannya ketika Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya menghadapi tekanan ekonomi yang semakin
BREAKING: Charlie Kirk Dibunuh Saat Kampanye ‘American Comeback Tour’—Geger Seantero AS
Charlie Kirk Tewas: Tragedi Politik Menghentak Amerika Serikat Utah, AS — Dunia politik Amerika Serikat terguncang setelah aktivis konservatif dan pendiri Turning Point USA, Charlie Kirk, tewas ditembak saat acara kampanye bertajuk American Comeback Tour di Utah Valley University (UVU) pada Rabu, 10 September 2025. Penembakan yang menewaskan Kirk ini langsung memicu kecaman bipartisan, menghidupkan kembali perdebatan tentang meningkatnya kekerasan politik di AS, dan meninggalkan luka mendalam bagi para pendukungnya. Kronologi Penembakan Charlie Kirk Menurut laporan kepolisian dan saksi mata, tembakan tunggal dilepaskan dari jarak sekitar 200 yard (±183 meter). Peluru mengenai leher Kirk tepat saat ia berbicara di atas panggung. Suasana yang semula meriah berubah menjadi kepanikan massal; ribuan peserta acara berhamburan menyelamatkan diri. Kirk segera dilarikan ke rumah sakit oleh tim pengamanan. Namun,
Prabowo Guncang Istana! Sri Mulyani Dicopot, Investor Panik!
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan reshuffle kabinet, termasuk mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan, seiring tekanan publik yang meningkat akibat protes hajatan elit parlemen. Protes Memicu Momentum Reshuffle Gelombang kemarahan publik muncul setelah terungkap informasi bahwa anggota DPR menerima tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan, hampir sepuluh kali UMP Jakarta. Protes yang berlangsung selama lima hari menelan korban jiwa dan lebih memicu kecaman atas kebijakan elit. Dictate Sistem: Sri Mulyani Dicopot Sri Mulyani, dikenal sebagai ekonom kredibel dan figur unggulan, digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Langkah ini penting karena memicu keraguan investor terhadap kredibilitas fiskal pemerintah. Reaksi Investor dan Pasar Pasar merespons negatif reshuffle ini: IHSG turun sekitar
Runtuhnya Pemerintahan Prancis! Krisis Politik & Ekonomi Guncang Eropa
Paris — Pemerintahan Perdana Menteri François Bayrou resmi runtuh setelah kalah dalam pemungutan suara mosi tidak percaya di Majelis Nasional Prancis pada Senin (8/9). Sebanyak 364 anggota parlemen menolak dan hanya 194 mendukung, memaksa Bayrou beserta kabinetnya mengundurkan diri. Langkah ini menandai babak baru krisis politik di Prancis, negara dengan ekonomi terbesar kedua di Uni Eropa, yang kini terjebak dalam ketidakpastian politik sekaligus ancaman resesi. Akar Krisis: Kebijakan Austeritas yang Memicu Amarah Rencana Bayrou melakukan pemangkasan anggaran €44 miliar dengan menghapus dua hari libur nasional, membekukan belanja publik, serta memperketat subsidi, mendapat kecaman keras. Berbagai fraksi di parlemen akhirnya bersatu menjatuhkannya. Kebijakan ini dinilai semakin menekan rakyat di tengah beban ekonomi tinggi, dengan utang publik mencapai €3,346 triliun atau setara 114% dari PDB nasional. Runtuhnya
Prabowo & Jet Tempur J-10C China: Deal Rahasia atau Hanya Isu?
Isu Prabowo Beli Jet Tempur China, Fakta dan Klarifikasinya Jakarta – Isu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membeli jet tempur J-10C dari China saat kunjungan kenegaraan kembali ramai diperbincangkan. Namun, hingga kini pemerintah memastikan bahwa kabar tersebut masih sebatas rumor dan belum ada keputusan resmi terkait akuisisi pesawat tempur buatan Beijing tersebut. Prabowo dan Isu Jet Tempur J-10C China Wacana pembelian jet J-10C pertama kali mencuat dari laporan media asing yang menyebutkan Indonesia tengah melirik alutsista udara asal China. Namun, Kementerian Pertahanan menegaskan isu tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan, menegaskan bahwa kabar itu masih rumor. “Belum ada tim evaluasi yang dikirim ke sana. Sampai hari ini tidak ada keputusan apapun soal pembelian jet tempur dari China,” ujarnya di Jakarta. Klarifikasi dari
Konspirasi Demo Indonesia Terbaru: Benarkah Ada Jejak G30S/PKI di Baliknya?
Gelombang Demo dan Narasi Konspirasi Beberapa pekan terakhir, Indonesia diguncang oleh gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah kota. Isu yang diangkat bervariasi, mulai dari politik, ekonomi, hingga ketidakpuasan publik terhadap kebijakan pemerintah. Namun, di balik dinamika itu, mencuat narasi mengejutkan: benarkah ada benang merah antara demo akhir-akhir ini dengan jejak G30S/PKI? Narasi ini tidak hanya muncul di ruang publik, tetapi juga bergulir deras di media sosial. Sebagian pihak menilai ada skenario tersembunyi yang mencoba memanfaatkan momentum kerusuhan untuk menghidupkan kembali ideologi lama yang sempat mengguncang bangsa pada 1965 silam. Jejak Sejarah G30S/PKI dan Trauma Nasional Untuk memahami isu ini, perlu ditarik garis ke belakang. Gerakan 30 September (G30S/PKI) pada 1965 adalah peristiwa sejarah kelam yang meninggalkan trauma mendalam di masyarakat Indonesia. Keterlibatan Partai Komunis Indonesia