You are here
Home > Berita Nasional >

Penyebab dan Gejala Gangguan Kepribadian Ambang

Penyebab dan Gejala Gangguan Kepribadian Ambang
Bagikan Artikel Ini

Gangguan kepribadian ambang tergolong salah satu gangguan terhadap kepribadian seseorang. Di mana keadaan ini ditandai dengan timbulnya hubungan yang labil bersama orang lain. Kebanyakan pengidap akan lebih condong mempunyai rasa emosi yang labil.

Di samping itu ia pun mempunyai kecenderungan untuk menyakiti dan melukai dirinya sendiri seperti melakukan seks bebas dan mengonsumsi alkohol. Orang yang mengalami gangguan kepribadian jenis ini mempunyai hubungan yang kurang begitu baik dengan keluarga ataupun lingkungannya karena mereka amat sulit untuk mengadakan interaksi dengan orang lain.

Adapun faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang terkena gangguan ini yakni pernah merasakan pelecehan atau tindakan kekerasan. Di samping itu anak yang kerap diabaikan pun dapat menderita gangguan kepribadian ini.

Penyebab Gangguan Kepribadina Ambang

Sampai saat ini untuk penyebab gangguan kepribadian ambang ternyata masih belum dapat diketahui dengan pasti. Tetapi, para pakar percaya kalau ada beberapa faktor yang terlibat dalam hal ini antara lain seperti psikologis, sosial, dan genetik. Berikut ini beberapa penyebab timbulnya gangguan kepribadian ambang.

1. Riwayat Keluarga

Bila seseorang yang dekat dengan Anda misalnya seperti nenek, kakek, sepupu, saudara, orang tua, atau saudara lainnya menderita gangguan kepribadian ambang ini maka risiko bagi Anda terkena gangguan itu pun akan lebih tinggi.

2. Kelainan Pada Otak

Adanya perbedaan struktur dan fungsi pada otak Anda dari umumnya akan mengakibatkan munculnya gangguan kepribadian ini. Perbedaan ini khususnya dijumpai di bagian tempat mengendalikanl impuls dan regulasi emosi.

3. Faktor Lingkungan dan Sosial Budaya

Orang yang mengalami gangguan kepribadian ambang kerapkali ditemui kalau mereka mempunyai masa lalu yang tergolong traumatis serta pahit. Misalnya saja seperti tinggal dengan keluarga yang mempunyai masalah mental, sering diabaikan, berpisah dengan orang tua, pelecehan seksual atau kekerasan fisik.

Gejala Gangguan Kepribadian Ambang

Akan halnya dengan gejala dari gangguan kepribadian ini amatlah bervariasi. Inilah beberapa tanda yang akan diderita oleh orang dengan gangguan kepribadian ambang.

1. Emosi Tidak Stabil

Seseorang dengan gangguan ini dapat menderita perubahan perasaan yang amat tajam dalam beberapa hari, jam, malahan menit sekalipun. Termasuk pula diantaranya perasaan lain seperti mudah tersinggung, kecemasan dan kesenangan yang berlebihan.

2. Pola Pikir Menyimpang

Pengidap akan condong memikirkan berbagai hal yang menyimpang dan tak masuk akal, bahkan terkadang ia mempunyai penilaian yang amat buruk pada dirinya sendiri. Intinya mereka akan selalu mempunyai pandangan yang condong berlainan, bisa amat baik dan pula bisa sebaliknya.

3. Bersikap Spontan

Pengidap kerapkali dijumpai melakukan perbuatan yang sifatnya amat spontan dan berisiko tinggi. Misalnya berbelanja dan makan secara spontan, mendadak berhenti dari pekerjaan, berjudi, malah bisa saja mereka menyudahi hubungan yang mulanya baik-baik saja.

4. Memiliki Hubungan Intens Tapi Tidak Stabil

Pengidap pun bisa nampak menjadi orang jahat dan terkadang jadi orang baik. Mereka bisa saja amat menyenangi dan memuji seseorang, namun pula bisa mempunyai rasa benci yang amat dalam dengan orang yang sama secara mendadak.

Demikianlah uraian lengkap mengenai gangguan kepribadian ambang, sejak dari faktor risiko, gejala, sampai penyebab timbulnya gangguan itu. Hendaknya bila Anda merasakan gejala di atas atau terdapat dari sanak saudara yang pula mengalami gangguan kepribadian ambang ini, maka alangkah baiknya segera konsultasikan pada dokter. Sehingga dokter akan secepatnya memeriksa penderita itu dan lekas dilakukan penanganan supaya keadaan ini dapat cepat-cepat tertangani.

Leave a Reply

Top