You are here
Home > Ekonomi >

Ekonomi Digital di Masa Pandemi, Percepat Laju Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Digital di Masa Pandemi
Bagikan Artikel Ini

Ekonomi digital di masa pandemi mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini sedikit banyak terpengaruh dari dampak wabah global yang melanda.

Perubahan masyarakat yang lebih memilih banyak beraktivitas di rumah pemicu terbesar dari kenaikan ekonomi digital ini. Mereka kerap memilih jalan less contact economy semacam virtual meeting atau berbelanja daring.

Lebih dari itu, perubahan pola konsumsi masyarakat ternyata juga memicu penggunaan e-commerce untuk melaksanakan UMKM. Hal ini mempunyai andil yang besar untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Ekonomi Digital di Masa Pandemi, Tuai Pertumbuhan yang Signifikan

Di tengah pandemi, bidang informasi dan komunikasi berkontribusi setidaknya 11 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tentunya hal ini menjadi bukti apabila digitalisasi termasuk salah satu sektor yang mempercepat pemulihan ekonomi, terutama di masa pandemi.

Dalam forum yang terselenggara secara daring bersama Huawei bulan Juli lalu, Duta Besar Republik Indonesia, Djauhari Oratmangun menyampaikan sebuah argumen.

“Indonesia mempunyai tingkat pertumbuhan ekonomi yang cenderung baik. Belum lama ini, Presiden Jokowi menginginkan agar transformasi digital tak terkecuali ekonomi digital ini mampu mempercepat laju finansial dan pemulihan ekonomi nasional.

Bukan hanya untuk bisnis semata, transformasi digital juga sangat diharapkan mampu mengaplikasikan tata kelola pemerintahan yang baik.”

Potensi bangsa Indonesia di ranah ekonomi digital sebenarnya cukup menjanjikan. Bahkan, Presiden Jokowi telah mengakuinya dengan pernyataan bahwasanya di 2030, Indonesia akan mampu menjadi negara dengan nilai ekonomi digital tertinggi di Asia Tenggara.

Sekarang ini, meninjau dari segi nilai ekonomi digital per kapita, Indonesia masih menduduki urutan keempat setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Nah, untuk mencapai yang lebih baik lagi, Indonesia harus merampungkan berbagai macam tantangan.

Tantangan yang Harus Dihadapi Ekonomi Digital Indonesia

Ekonomi digital di masa pandemi telah menunjukan potensinya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta pemulihan ekonomi nasional. Visi Indonesia salah satunya yakni mewujudkan Negara Indonesia menjadi negara terbesar Asia Tenggara dengan nominal transaksi ekonomi digital menyentuh 130 miliar USD.

Untuk bisa mencapainya, harus melalui berbagai macam tantangan. Contohnya seperti di sektor SDM digital, regulasi serta infrastruktur yang mumpuni.

Dari sisi demografi Indonesia masih tertinggal jauh akan penetrasi Internet di Indonesia. Dimana Indonesia masih di angka 65%, sementara negara lain sudah mencapai 88% untuk Singapura, Thailand 75%, dan Malaysia 83%.

Sedangkan UMKM yang sudah go digital baru 9,4 juta, sangat sedikit dari pelaksana usaha konvensional yang mencapai 60 juta UMKM. Hal ini kemungkinan besar juga karena dampak dari tidak semua wilayah di Indonesia bisa menjangkau internet dengan kualitas yang memadai.

Indonesia sendiri untuk kecepatan internet mobile juga masih cukup tertinggal jauh, Rata-rata kecepatan internet mobile di Indonesia baru di titik 13, 83 Mbps, sedangkan negara lainnya sudah berada di angka 51,16 mbps (singapura), 30,39 mbps (Vietnam), dan 25,9 mbps (Thailand).

Tantangan yang harus diselesaikan sehingga bisa tercapai segala visi dan harapan adalah menyangkut cyber security dan keamanan data diri konsumen. Akan tetapi, masalah ini sedang proses penyelesain solusi, yakni dengan pembuatan UU Perlindungan Data Pribadi.

Selain itu pengoptimalan digital talent juga akan banyak menjadi penyumbang tercapainya visi negara. Indonesia memerlukan paling tidak 9 juta digital talent 15 tahun ke depan. Prediksi dari WEF (world Economic Forum) akan ada 85 juta pekerjaan yang tergantikan sebab automasi di tahun 2025.

Nantinya akan ada pekerjaan baru dengan pengintegrasian antara skill manusia dengan algoritme dan mesin. Sedang langkah regulasi serta berbagai inovasi untuk pengembangan juga tidak kalah penting andilnya dalam mendukung ekonomi digital ini.

Ekonomi digital di masa pandemi merupakan penunjang pulihnya ekonomi nasional. Kemajuan akan selalu berjalan apabila tantangan bisa dengan cepat diselesaikan.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top