You are here

Wall Street Hijau Tandanya Bursa Saham AS Semakin Menguat, Perekonomian Makin Melesat

Wall Street Hijau
Bagikan Artikel Ini

Keberhasilan ekonomi AS ditunjukkan dengan keadaan bursa saham di Amerika Serikat Wall Street hijau dan kian naik. Dengan pembukaan saham yang terjadi di bidang teknologi, obligasi juga Tesla hingga dana yang investor kelola untuk mobil listrik yang dibuat. Dimana indeks Down Jones Industrial Average menguat hingga 0,325.

Prospek Ekonomi Amerika Serikat

Pada rapat senat yang digelar, Jerome ‘Jay” Powell selaku ketua bank Sentral AS serta Menkeu Amerika Serikat, Janet Yellen di Komite Perbankan Senat. Menurut Powell bahkan ekonomi As begitu cerah prospeknya. Akan sangat kuat di tahun ini, begitu kata Powell tentang pertumbuhan ekonomi Amerika saat ini.

Pada data lapangan yang terjadi justru AS tampak mulai melemah, pesanan barang mulai turun dari 1% dibandingkan bulan lalu. Penurunan yang terjadi setelah Sembilan beruntun stabil di bursa saham Kemudian  KPR yang diajukan di AS semakin menurun di angka 2,5% dibandingkan minggu sebelumnya.

Untuk penjualan rumah bulan februari lalu juga mengalami penurunan hingga 18,2% dan hanya terjual 775.000 saja. Hal ini merupakan penjualan paling rendah dalam beberapa bulan terakhir di AS. Kondisi ini memang akan semakin membaik lagi hingga usai kuartal ke II.

Secara indeks mulai merangkak tinggi dengan keberadaan beberapa sektor yang ada di wall street hijau. Seperti saham teknologi, kemudian saham Tesla Inc yang menguat hingga 2 persen. Juga growth stocks naik hingga 1,4 persen . Sementara itu untuk value stocks saham lainnya justru turun hingga 0,07% di tahun ini.

Wall Street Hijau, Bagaimana Dengan Bursa Saham Lainnya?

Pengaruh adanya saham Wall Street juga beranjak ke bursa Asia, laju pergerakan bursa Asia pun bisa terlihat dengan signifikan. Dimana saham Jepang justru anjlok di angka 1,5% bulan lalu. Untuk posisi ketenagakerjaan Jepang masih tetap di angka 2,9%.

Keberadaan saham Nomura juga mengalami penurunan hingga 14 persen.  Disusul dengan saham lainnya yang ada di bursa saham asia. Bursa saham asia akhirnya tetap dibuka variatif bahkan terkena forced sel di posisi short selling. Hal ini juga berpengaruh pada beberapa hal penting lainnya pada sektor tertentu yang mengalami penurunan.

Sementara itu, pengaruh Wall Street pada sektor penerbangan sangat berdampak. Dimana saat pandemi covid-19 melanda sempat terhenti dan anjlok terus menerus.

Kemudian pengaruh kebangkitan Wall Street ini yang semakin membuka peluang untuk saham-saham melaju naik. Pertumbuhan ekonomi dunia pun semakin menguat tajam dengan keberadaan Wall Street Amerika.

Dalam perkembangan saham pasar juga berpengaruh di sektor lainnya, seperti industri makanan yang juga mulai merangkak naik ke 1%. Kemudian sektor bank yang menjadi tonggak perekonomian dunia pun mulai bertumbuh setelah Wall Street pulih.

Keadaan Saham Saat Ini

Pengaruh vaksinasi di seluruh dunia dan membuka peluang kerja secara internasional dalam saham. Semakin memberi dampak baik pada pertumbuhan ekonomi dunia, mulai dari saham, serta sektor lainnya. Pertumbuhan ekonomi ini semakin menguat dan membuka peluang untuk bertumbuh hingga kuartal kedua.

Pandemi yang membawa banyak perubahan terutama keterpurukan di sektor ekonomi memang terasa dampaknya di seluruh dunia. Wall street hijau adalah tanda ekonomi dunia mulai bangkit untuk berbagai macam bursa saham yang ada di dunia. Juga memberikan pengaruh yang signifikan di berbagai negara yang bermain saham di beberapa sektor.

Strategi para investor juga melihat pasar dengan membuka peluang di buy dan sell saham di beberapa sektor yang menguntungkan. Pergerakan yang melaju semakin naik sudah menarik para investor saham untuk mulai kembali dalam perputaran roda ekonomi dunia.

 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top