You are here
Home > Berita Nasional >

Mahasiswa Tewas Setelah Teguk Miras Oplosan

Mahasiswa Tewas Setelah Teguk Miras Oplosan
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Satu kasus yang tidak pernah terselesaikan juga adalah minuman keras. Beberapa waktu lalu, ada kasus mahasiswa tewas setelah teguk miras oplosan. Tentu hal tersebut sangatlah mencoreng nama baik seorang mahasiswa.

Dimana, sebagai mahasiswa seharusnya menuntut ilmu dan menjadi generasi yang cerdas, ini malah minum miras oplosan dan akhirnya meninggal dunia. Sebuah kasus yang membuktikan jika mahasiswa juga seorang remaja yang masih mencari jati diri.

Sehingga banyak sekali kesalahan yang dilakukan. Salah satunya adalah salah pergaulan dan mengkonsumsi miras dengan sembarangan. Padahal tentu mereka tahu, jika miras oplosan adalah sesuai yang membahayakan. Sehingga tidaklah patut untuk diminum.

3 Mahasiswa Minum di Kontrakan

Kontrakan adalah sebuah tempat yang paling asyik bagi mahasiswa. Apalagi sudah mengontrak dengan teman-temannya. Mereka akan hidup bersama dan bersenang-senang. Salah satunya adalah dengan minum minuman keras.

Mereka adalah mahasiswa Kristen Satya Wacana (UKSW) yang berasal dari daerah papua. Mereka mengkonsumsi minuman keras oplosan pada tanggal 6 Maret. Sebelum meninggal dunia, mereka sudah sempat dirawat di rumah sakit namun nyaman mereka tetap tidak bisa diselamatkan.

Sehingga, dokter sudah mengusahakan. Namun, dikarenakan miras oplosan itu memang sangatlah berbahaya, maka tidaklah salah jika tubuh mereka tidak kuat menanggung racunnya dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Tidak Terkena Kekerasan

Kasus ini memang murni sebab minuman keras  dan bukan karena kekerasan. Minuman keras yang mereka minum, sedang diteliti oleh pihak yang berwajib. Kedepannya tidak ada pihak yang menginginkan hal tersebut terjadi.

Karena memang miras tidaklah bisa dianggap sehat dari segi apapun. apalagi miras oplosan yang notabenenya dicampur dengan sembarangan sehingga menghasilkan bahan yang memabukkan sekaligus mematikan.

Sebenarnya, sudah banyak kejadian meninggal dunia akibat miras oplosan. Namun, karena kali ini merenggut nyawa mahasiswa, kasus ini menjadi sedikit tersorot. Karena seharusnya, mahasiswa tidaklah layak untuk meminum minuman oplosan tersebut.

Tidak Terjangkit Covid-19

Setelah dideteksi, tiga mahasiswa tersebut juga tidaklah positif Covid-19. Sehingga kematian mereka memang murni dikarenakan miras oplosan yang mereka minum. Kejadian ini tentu harusnya menjadi sebuah pembelajaran bagi semua pihak agar menjauhi minuman yang satu ini.

Apapun alasannya, miras oplosan tentu sangatlah berbahaya. Kalaupun ingin bersenang-senang, masih ada hobi lain yang jauh lebih produktif dan positif agar bisa memuaskan diri. Sehingga, tidak perlu mengonsumsi minuman yang satu ini bagi siapapun.

Minuman keras saja dilarang, apalagi minuman keras yang oplosan. Hal ini dilarang memang dikarenakan miras sangatlah berbahaya. Entah bagi kesehatan jiwa maupun raga. Janganlah sampai masyarakat mencoba hal-hal demikian, apalagi mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan masyarakat.

Miras Masih Diselidiki

Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki jenis, asal, dan kandungan di dalam minuman tersebut. JIka minuman tersebut bisa sampai membunuh peminumnya, maka tentu ada kandungan yang sangat berbahaya, sehingga patut untuk diketahui.

Selain itu, asal minuman tersebut juga harus dicari. Karena boleh jadi, minuman keras oplosan tersebut sudah diedarkan ke banyak tempat. Jangan sampai hal tersebut bisa terulang kembali. Karena sangatlah membahayakan bagi nyawa manusia.

Semoga kasus mahasiswa tewas setelah teguk miras oplosan ini bisa menjadi pelajaran untuk semua pihak. Minuman keras dari segi manapun tetaplah berbahaya. Masih ada kegiatan positif lainnya yang bisa dilakukan ketimbang mengonsumsi minuman keras.

Leave a Reply

Top