Oleh-Oleh Khas Banyuwangi yang Wajib Dibawa PulangBerita NasionalTraveling by Maman Soleman - June 18, 20250 Bagikan Artikel IniBanyuwangi, sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, bukan hanya terkenal dengan keindahan alamnya seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan Taman Nasional Baluran, tetapi juga kaya akan budaya dan kuliner. Tak lengkap rasanya jika pulang dari daerah ini tanpa membawa oleh-oleh khas Banyuwangi.Dari makanan tradisional hingga kerajinan tangan, berikut beberapa pilihan oleh-oleh khas Banyuwangi yang patut Anda bawa pulang untuk keluarga dan sahabat.1. BagiakBagiak adalah kue kering khas Banyuwangi yang terbuat dari tepung sagu dan kelapa parut. Teksturnya renyah namun agak lembut di bagian tengah. Kue ini memiliki rasa manis gurih dan aroma khas kelapa yang menggoda.Bagiak biasanya dibentuk kecil-kecil dan dikemas dalam toples atau plastik. Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti original, pandan, jahe, dan kacang. Oleh-oleh ini sangat cocok dinikmati bersama teh hangat atau kopi.2. Kopi Lanang BanyuwangiBanyuwangi juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkualitas, salah satunya adalah Kopi Lanang. Nama “lanang” merujuk pada biji kopi tunggal (tanpa belahan) yang konon memiliki cita rasa lebih kuat dan aroma yang khas.Kopi Lanang Banyuwangi memiliki rasa yang pekat, pahit yang nikmat, dan aftertaste yang halus. Bagi pecinta kopi, oleh-oleh ini wajib masuk dalam daftar. Banyak toko oleh-oleh dan kedai kopi di Banyuwangi yang menjual kopi ini dalam kemasan bubuk maupun biji sangrai.3. Pia GlenmorePia Glenmore adalah versi lokal dari kue pia yang terkenal di berbagai daerah. Bedanya, pia ini memiliki tekstur kulit yang lebih lembut dan isian yang beragam seperti kacang hijau, cokelat, durian, keju, dan bahkan kopi.Diproduksi di Kecamatan Glenmore, pia ini menjadi oleh-oleh favorit wisatawan karena rasanya yang legit dan tidak terlalu manis. Kemasan praktis dan daya tahan yang cukup lama membuatnya cocok dibawa bepergian jauh.4. Tape Bondo (Tape Ketan)Tape ketan khas Banyuwangi ini dikenal dengan sebutan Tape Bondo. Dibuat dari beras ketan hitam atau putih yang difermentasi, tape ini memiliki rasa manis asam yang menyegarkan.Tape Bondo biasanya dikemas dalam daun pisang dan diletakkan dalam wadah anyaman bambu. Rasanya yang unik dan proses pembuatannya yang masih tradisional menjadikan tape ini salah satu oleh-oleh yang mencerminkan kekayaan kuliner lokal Banyuwangi.5. Batik Gajah OlingTak hanya kuliner, Banyuwangi juga memiliki kekayaan budaya dalam bentuk batik. Batik Gajah Oling adalah motif khas yang menggambarkan seekor gajah dengan belalai melengkung seperti ular (oling). Motif ini memiliki makna filosofis tentang kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan.Batik ini biasanya dibuat dengan teknik cap maupun tulis, dan tersedia dalam bentuk kain, pakaian, atau suvenir. Selain unik, batik Gajah Oling juga menjadi simbol identitas masyarakat Banyuwangi.*********Banyuwangi bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga surga bagi pencinta kuliner dan budaya lokal. Oleh-oleh khasnya mencerminkan kekayaan tradisi yang masih dijaga hingga kini. Jadi, pastikan Anda menyempatkan diri mampir ke pusat oleh-oleh sebelum kembali ke kota asal. Dengan membawa pulang oleh-oleh khas Banyuwangi, Anda tak hanya berbagi rasa dan kenangan, tapi juga turut melestarikan kekayaan daerah.