You are here
Home > Berita Nasional >

Duka Cita Atas Wafatnya Tjahjo Kumolo

wafatnya Tjahjo Kumolo
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta – Indonesia kembali kehilangan salah satu abdi negaranya, dengan wafatnya Tjahjo Kumolo. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta, pukul 11.10 WIB, Jumat (1/07)

Beliau meninggal pada usia 65 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut, sejak dari pertengahan Juni 2022.

“Bapak Menteri telah dipanggil Allah SWT, pada hari ini pukul 11.10 WIB. Kami mohon doa dari Bapak/lbu dan rekan-rekan sekalian, semoga beliau diterima di sisi-Nya,” tutur Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini.

Mendengar berita wafatnya Tjahjo Kumolo, presiden Indonesia Joko Widodo yang kini berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), guna melakoni pertemuan bilateral dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, menyampaikan duka mendalam.

“Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ungkap Presiden Jokowi melalui akun Instagram resminya.

Selaras dengan hal tersebut, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, menyampaikan bahwa Indonesia kehilangan salah satu orang baik. Beliau mengenang menteri itu sebagai sosok yang terus mengabdi kepada bangsa dan Negara.

Baik ketika menjadi menteri PAN-RB, maupun menteri dalam negeri pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo. KH Ma’ruf Amin menilai, Tjahjo semasa hidupnya merupakan sosok yang bekerja siang dan malam untuk melakukan reformasi birokrasi di Indonesia.

Bahkan saat sang menteri sudah jatuh sakit, Ia masih memiliki keinginan untuk menyelenggarakan pertemuan antar berbagai kementerian, pemerintah daerah, lembaga, maupun pihak swasta untuk mempercepat mal pelayanan publik.

Kronologi Wafatnya Tjahjo Kumolo

Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menceritakan, mulanya Tjahjo sempat merasa keletihan akibat bekerja. Kemudian, Tjahjo pun jatuh sakit dan dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo sejak pertengahan Juni lalu.

Setelahnya, diketahui bahwa kondisi tubuh Tjahjo juga mengidap komplikasi penyakit mulai dari paru-paru hingga asam urat.

“Ada paru-paru, asam urat, diabetes. Orang sakit kan komplikasinya berarti multi organ ya,” imbuh Hendrwan.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh pihak keluarga, Menantu jahjo Kumolo, Detri Warmanto, yang mengungkapkan sakit yang diderita oleh mertuanya.

“Bapak dari kemarin sempat sakit, ada infeksi di perut, lalu menjalar ke paru, ke ginjal, ke liver dan sudah pakai bantu alat pernapasan, alat pacu jantung, cuci darah dan sebagainya,” kata Detri.

Pemakaman Tjahjo Kumolo

Jenazah Tjahjo Kumolo sebelumnya disemayamkan di rumah dinas menteri, kompleks Widya Chandra. Kemudian, jenazahnya dishalatkan di masjid Quba, yang berada di kantor Kemenpan-RB, dan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, pukul 17.35.

Yang akan menjadi inspektur upacara pemakaman, adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Darmabakti yang ditempuh oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo, menurut Pratikno dapat menjadi suri teladan bagi semua pihak.

Mensesneg lalu memberikan penghormatan terakhir dengan menabur karangan bunga di atas makam almarhum Tjahjo Kumolo

Leave a Reply

Top