Covid-19 Naik Imbas PTM, Menkes Berencana Temui NadiemBerita Nasional by Liana Sandev - November 15, 2021November 16, 20210 Bagikan Artikel IniPojokjakarta.com – Meskipun sudah turun secara drastis, pemerintah lewat menteri kesehatan terus memantau perkembangan Covid-19 di Indonesia. Kali ini, Covid-19 naik imbas PTM (pembelajaran tatap muka) memiliki persentese yang besar. Sehingga, membuat menkes berusaha untuk mengendalikan Covid-19 di sektor pendidikan.Budi Gunadi Sadikin menyebut jika lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini didominasi oleh sebab kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Alasan tersebut cukup logis sebagai bahan pertimbangan untuk mematangkan PTM di masa saat ini. Meski memang pembelajran secara langsung sangat dibutuhkan oleh subjek pendidikan saat ini.Selain menyangkut masalah kualitas pendidikan di Indonesia, PTM dibutuhkan agar peseta didik lebih termotivasi belajar. Terbukti jika Pandemi membuat peserta didik menjadi malas untuk belajar dan sibuk bermain dengan teman-temannya.126 Kabupaten MeningkatHingga saat ini, berhasil diidentifikasi jika pada 126 kabupaten terjadi peningkatan kasus Covid-19 lagi. Hal ini tentu menjadi sebuah hal yang penting, terutama bagi menteri kesehatan yang memang fokus menangani masalah tersebut.Terlebih, di beberapa negara baru-baru ini juga mengalami kenaikan Covid-19 dan susulan klaster-klaster baru yang disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah pembelajaran tatap muka (PTM).Menteri pendidikan akan terus mengawal pandemi ini sesuai arahan Presiden. Rencana ke depan, Menkes akan memperketat skrining untuk pelaksanaan PTM di beberapa sekolah yang mungkin membutuhkan pengetatan agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali.Meskipun memang, peningkatan kasus ini tidak semua berasal dari dunia pendidikan. Namun, PTM memang terbukti memberikan dampak yang sighnifikan terhatap lonjakan Covid-19 di Indonesia akhir-akhir ini. Terlebih, hal ini adalah keputusan dari Nadiem Makarim yang kekeh ingin PTM agar segera dilaksanakan.Maka dari itu, Menkes berencana untuk bertemu dengan Nadiem Makarim untuk membahas hal tersebut. Pihak Menkes mungkin saja ingin melakukan dialog dan sharing agar kedua kementrian bisa melakukan tugas secara maksimal di lini bidang masing-masing.PTM di Sekolah Bersangkutan DiperketatBeberapa wilayah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 kembali memperketat kegiatan yang berpotensi menyebarkan virus Covid-19. Termasuk kegiatan pembelajaran tatap muka.Covid-19 naik imbas PTM ini akhirnya bisa menghentikan pembelajaran tatap muka di SMKN 1 Sedayu Bantul. Sebab, dari kasus di SMKN tersebut, beberapa sekolah di Sedayu juga menjumpai hal sama. Dimana, ada beberapa pelaku pendidikan yang positif Covid-19.Antisipasi harus terus dilakukan. Kementrian yang bersangkutan tentu harus beradaptasi dengan kondisi dilema seperti ini. Namun kuncinya tetap pada kolaborasi dan komunikasi. Masalah semacam ini tentu bisa diatasi dengan mudah jika ada komunikasi yang baik antar kementerian.Bagi masyarakat, tentu melakukan tindakan-tindakan yang mencegah Covid-19 menular tetap wajib dilakukan. Meskipun memang, Pandemi ini terasa sudah usai. Klaster-klaster baru bisa saja kembali munciul jika kita acuh dengan protokol kesehatan.