You are here
Home > Berita Nasional >

Kenali Attention Deficit Disorder (ADD) dan Gejala Umumnya Secara Mendalam

Kenali Attention Deficit Disorder ADD dan Gejala Umumnya Secara Mendalam
Bagikan Artikel Ini

ADD atau Attention Deficit Disorder merupakan kelainan yang mengakibatkan seseorang kesulitan dalam mengendalikan tindakannya. Seringkali, anak yang mempunyai gangguan ADD dipandang sebagai anak pemalas. Hal ini disebabkan mereka terlihat tidak dapat memerhatikan guru di kelas secara baik dan tidak dapat mengerjakan tugas yang diberikan.

Di samping itu masih banyak yang menyamakan ADD dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADD pada intinya adalah bagian dari ADHD. Supaya lebih tepat, mari cari tahu informasi lebih lengkap tentang ADD dalam ulasan berikut ini.

Apakah itu ADD?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Attention Deficit Disorder atau ADD merupakan gangguan perkembangan yang mengakibatkan seseorang mengalami kesulitan untuk fokus terhadap sesuatu atau kesulitan untuk memerhatikan situasi maupun sebuah wacana. Pengidapnya pun akan sulit mengontrol tindakannya.

Biasanya timbulnya ADD bisa mulai dikenali semenjak masa kanak-kanak. ADD adalah bagian ADHD dan keduanya berbeda. Maka dari itu keadaan ini bergantung pada gejala yang timbul dan hasil diagnosa dari dokter tentunya.

Apakah Penyebab ADD?

Pada dasarnya penyebab ADD belum bisa diketahui dengan pasti. Tetapi, berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh para peneliti, terjadinya ADD mungkin adalah karena munculnya perbedaan respons jaringan, struktur, dan kimiawi pada otak. Seringkali hal itu dipengaruhi oleh aspek genetik.

Bukan cuma itu saja, hasil penelitian pun membuktikan terdapatnya kelainan fungsi neurotransmiter pada otak pengidap ADD. Disamping itu, cedera otak traumatis, gaya hidup yang buruk selama hamil, stres, berat badan lahir rendah, dan kelahiran prematur pun dicurigai sebagai hal yang menyebabkan timbulnya ADD.

Apa Sajakah Gejala Umum ADD?

Berikut adalah beberapa gejala yang secara umum timbul pada seorang penderita dengan Attention Deficit Disorder. Gejala ini dapat bertambah memburuk bila pengidap tidak memperoleh perawatan yang tepat.

1. Sulit Mengikuti Instruksi dan Sulit Fokus Pada Tugas

Lantaran mempunyai kesulitan untuk memerhatikan sesuatu, pengidap ADD biasanya tidak dapat melakukan instruksi dengan baik. Mereka pun tidak bisa menyelesaikan tugas dengan benar sebab kesulitan untuk memusatkan diri.

2. Sering Mengalami Masalah di Sekolah dan Prestasi Rendah

Kebanyakan anak pengidap attention deficit disorder pun tidak dapat mengikuti pembelajaran secara baik. Inilah kenapa terdapat banyak kasus dimana anak ADD berkali-kali mengalami problem di sekolahnya.

3. Senang Melamun dan Pelupa

Salah satu gejala umum ADD yang sangat mencolok ialah kecenderungan pengidapnya untuk melupakan banyak hal dan senang melamun. Inilah yang akhirnya menyebabkan pengidapnya tidak fokus dalam sebuah perbincangan atau situasi di sekelilingnya.

4. Tidak Mampu Memerhatikan Detail

Dampak lain dari susahnya untuk berfokus pada sesuatu ialah tidak sanggup memerhatikan detail. Ini membuat anak sulit untuk menyelesaikan tugas yang memerlukan narasi atau data mendetail. Anak pun menjadi lebih sembarangan.

Bagaimanakah Cara Menangani ADD?

Salah satu upaya untuk menangani gangguan ADD yakni dengan mengkonsumsi obat stimulan. Obat ini akan menolong pengidapnya untuk selalu fokus. Sayangnya, beberapa jenis obat pun mendatangkan efek samping yang fatal. Oleh sebab itu tidak sedikit yang merasa segan untuk memakai obat itu.

Sebagian besar dokter dan para pakar psikologi anak juga lebih menyarankan untuk melaksanakan intervensi perilaku. Hal ini berguna untuk mengajari keterampilan perilaku adaptif terhadap anak. Di samping itu pun bermanfaat untuk meminimalisir perilaku sulit fokus yang dialaminya.

Bila hal ini dilakukan secara konsisten, perawatan intervensi perilaku bisa menghasilkan kenaikan konsentrasi dan fokus anak secara tetap. Pasalnya ADD merupakan gangguan yang memerlukan penanganan tersendiri dan tidak dapat lantas dihilangkan demikian saja. Pokoknya, lekas konsultasikan kepada dokter sekitar keadaan ADD ini.

Leave a Reply

Top