You are here
Home > Berita Nasional >

Mengenal Kepribadian Ganda dari Gejala Hingga Pengobatannya

Mengenal Kepribadian Ganda dari Gejala Hingga Pengobatannya
Bagikan Artikel Ini

Kepribadian ganda merupakan sebuah kondisi kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian yang saling berbeda. Gangguan ini kerapkali pula disebut dengan nama gangguan identitas disosiatif (dissociative identity disorder). Penderita gangguan ini tidak menyadari kalau dirinya mempunyai kepribadian yang berubah-ubah.

Timbulnya kepribadian yang lain terhadap diri seseorang dapat terjadi akibat beberapa faktor. Kebanyakan orang yang mengalami gangguan identitas disosiatif ini pernah menderita trauma psikis yang lumayan berat. Kecelakaan, bencana alam, kekerasan fisik atau psikis, dan pelecehan seksual adalah hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang menderita gangguan ini.

Gejala yang Muncul pada Penderita

Para pengidap gangguan ini biasanya tak mengenali dan menyadari munculnya kelainan dalam kepribadiannya. Orang-orang di sekelilingnya malah yang akan mengenali kalau seseorang menderita gangguan atau kelainan dalam kepribadiannya. Gejala-gejala yang bisa dilihat oleh orang lain terhadap diri pengidap kepribadian ganda ini diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Merasa Asing Terhadap Orang-orang di Sekelilingnya

Orang yang mengalami gangguan kepribadian ini biasanya akan merasa asing dengan orang-orang di sekelilingnya ketika berubah kepribadian. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang tak saling mengenali antarpribadi yang mereka miliki.

2. Ingatan yang Menyimpang

Penyimpangan ingatan ini nyaris seperti orang yang lupa terhadap sesuatu hal. Walau begitu berbeda dengan lupa yang diderita oleh orang tanpa kelainan ini. Penderita melupakan sesuatu sebab hal itu dilakukan oleh pribadi yang lain sehingga pribadi yang lainnya lagi tidak tah apa yang terjadi.

3. Mengalami Gangguan Psikologis

Orang berkepribadian lebih dari satu umumnya akan menderita gangguan psikologis yang lainnya. Gangguan lain yang paling kerap diderita ialah anxiety disorder (gangguan anxiety) yang diindikasikan dengan timbulnya rasa panik dan cemas berlebih.

Perasaan ingin bunuh diri, depresi dan perasaan tidak berharga kerap diderita oleh pengidap gangguan kepribadian ini. Gangguan makan dan gangguan tidur adalah gangguan lainnya yang pula dialami oleh pengidap.

Kepribadian yang berganti-ganti menyebabkan orang dengan gangguan ini akan kesulitan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Kecenderungan menyakiti diri mereka sendiri bahkan menyalahgunakan obat-obatan akan diderita oleh sejumlah pengidap identitas disosiatif ini.

4. Muncul Gejala Depersonalisasi

Gejala depersonalisasi adalah sebuah kondisi yang memperlihatkan seseorang melihat dirinya sendiri tengah dikontrol oleh pribadi lainnya. Orang itu tidak mempunyai kuasa pada dirinya saat tengah dikontrol oleh pribadi yang lain. Kenyataan dan halusinasi amat sulit dibedakan oleh orang berkepribadian ganda.

Ketidakmampuan untuk membedakan antara kenyataan dan halusinasi menyebabkan penderita kerap dianggap menderita skizofrenia. Kedua kelainan itu merupakan 2 jenis gangguan yang berlainan. Pengidap skizofrenia tidak menderita mempunyai kepribadian ganda.

Pengobatan Bagi Orang dengan Kepribadian Yang Ganda

Penanganan untuk orang-orang yang mempunyai gangguan kepribadian ganda mesti dilakukan secara tepat. Pengobatan bertujuan untuk memadukan 2 pribadi yang dimiliki  oleh pengidap. Perlu waktu dan proses yang lama untuk menyatukan 2 pribadi itu.

Di bawah ini merupakan hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelainan ini.

  1. Terapi kognitif perilaku dilakukan untuk mengubah perilaku serta pola pikir pengidap.
  2. Penerapan terapi keluarga bertujuan untuk membantu menenangkan dan mengendalikan pengidap.
  3. Terapi seni dengan melakukan berbagai kegiatan seperti menulis, menggambar, menyanyi atau aktivitas seni yang lainnya. Terapi ini bertujuan untuk supaya pengidap bisa menyelisiki pikiran serta perasaannya.
  4. Pemberian obat-obatan antidepresan yang berperan untuk membantu mengurangi bermacam gejala yang diderita pengidap. Pemberian obat ini menjadi pendukung dari beragam terapi yang dilakukan. Alhasil bukan menjadi penanganan yang utama.

Sekian informasi tentang gangguan kesehatan mental berbentuk kepribadian ganda. Pada intinya, setiap orang bisa mengalami beragam kejadian yang bisa jadi mengakibatkan trauma berkelanjutan. Memanaje stres dan trauma berat bisa dilakukan dengan bantuan dari psikologis untuk mencegah timbulnya kepribadian ganda.

Leave a Reply

Top