You are here
Home > Relationship >

Pusing Menghadapi Konflik Rumah Tangga? Ini Solusinya!

Pusing Menghadapi Konflik Rumah Tangga Ini Tips Mengatasinya
Bagikan Artikel Ini

Konflik adalah sesuatu hal yang biasa di dalam biduk rumah tangga. Tidak peduli kecocokan Anda dan pasangan mendekati kata sempurna. Tentu ada saja beberapa gesekan dalam hubungan rumah tangga. Konflik rumah tangga memang tak dapat dielakkan, tetapi semua kembali dengan bagaimana Anda dan pasangan memperhatikan konflik itu. Ada yang berkesudahan dengan saling memaafkan lalu melupakan konflik, banyak juga yang tidak sanggup mengatasinya sampai berakhir perpisahan.

Tentunya perpisahan tidak boleh sampai terjadi di dalam rumah tangga. Oleh sebab itu Anda mesti mengetahui cara yang tepat dalam mengatasi konflik rumah tangga. Ingin tahu bagaimana caranya? Berikut ini ulasannya.

Dengarkan, jangan cuma ingin didengar

Ketika terjadi konflik kedua pihak tentu adu argumen. Siapa yang menyatakan paling logis ialah yang menang. Memang tidak dilarang berargumen, namun Anda mesti mendengar argumen dari pihak lainnya pula. Terkadang Anda masih tetap mempertahankan argumen Anda agar Andalah yang keluar jadi pemenang dari konflik tersebut. Padahal, konflik rumah tangga barangkali terjadi bukanlah dari diri pihak lain, mungkin dari pihak Anda. Cobalah mendengar bila Anda merasa tuduhan yang dilontarkannya tidak sesuai, maka tidak dapat memberikan penjelasan. Bila tidak, maka segera merenungkan kesalahan Anda lantas meminta maaf pada pasangan.

Perhatikan nada suaranya

Nada suara yang tinggi seringkali menyebabkan kesalahpahaman. Meskipun sebetulnya apa yang Anda ungkapkan tak bertujuan menyinggung perasaan. Seluruhnya akan disalahpahamkan bila nada suara Anda tinggi. Anda boleh emosi, boleh marah, tetapi perhatikanlah nada suara tinggi. Bicaralah dengan cara tenang. Ketika bicara dengan tenang, apa yang Anda ingin ungkapkan akan terungkap secara jelas. Saat emosi mulai menguasai Anda sehingga dinilai sulit untuk bersikap tenang, cobalah tarik nafas berkali-kali hingga Anda merasa reda.

Fokus pada masalah

Banyak kaum wanita yang sedang bertengkar dengan pasangannya kerap membawa beberapa kesalahan masa lalu yang dilakukan oleh pasangan. Hal ini bukan menyebabkan argumen  menjadi lebih kuat dengan menambah referensi kesalahan yang dulu, justru makin memperkuat konflik. Kesalahan yang dulu tidak perlu dibahas, tidak ada orang yang senang bila kesalahannya diungkit-ungkit lagi. Fokuslah terhadap masalah yang sedang dihadapi. Menyelesaikan satu masalah saja telah sulit, terlebih mesti membawa masalah-masalah dulu. Bila Anda merasa masalah yang lalu masih mengusik, bicarakan di waktu lain. Tepatnya di saat dimana Anda dan pasangan telah sama-sama berkepala dingin.

Jujur dan saling terbuka

Komunikasi adalah kunci utama dalam sebuah hubungan. Demikian pula dalam penyelesaian konflik rumah tangga. rahasia utama komunikasi yang baik ialah saling terbuka dengan pasangan. Ketika berjanji membangun rumah tangga, secara tidak langsung Anda  sudah setuju untuk selalu terbuka dan jujur, tidak ada rahasia diantara kalian. Bila ada sesuatu yang mengganggu, yang menyebabkan resah, katakan pada pasangan. Sehingga dia mengerti apa yang menyebabkan Anda kurang srek. Jika Anda tidak jujur dan terbuka pada pasangan, maka kekesalan Anda pada pasangan akan menimbun dan justru menjadikan Anda stres sehingga konflik tidak pernah usai.

Pertengkaran tidak berakhir? Hadirkan pihak ketiga

Bila Anda menganggap konflik rumah tangga yang Anda dan pasangan hadapi telah di luar batas, jangan malas untuk meminta bantuan dari pihak ketiga. Dapat meminta bantuan dari keluarga atau bila Anda tidak ingin konflik rumah tangga didengar keluarga, Anda dapat meminta bantuan psikolog rumah tangga. Upaya ini dilakukan bila Anda dan pasangan sama-sama setuju kalau perlu campur tangan pihak ketiga untuk menolong kalian menuntaskan konflik ini. Pihak ketiga akan berlaku lebih objektif dalam melihat konflik rumah tangga. Maka tidak akan ada satu pihak pun yang merasa diculasi dalam proses penanganan konflik.

Ingat kenapa Anda memilih dia

Kenangan adalah obat mujarab dalam menangani konflik rumah tangga Anda. Kenangan ketika Anda berjumpa degannya pertamakali, pacaran, tunangan, sampai menikah. Ingatlah kembali kenapa Anda memilihnya sebagai seseorang yang akan Anda habiskan sisa hidup Anda. Ingat alangkah Anda merasa beruntung memilikinya dan ingat ketika Anda berjanji membangun rumah tangga dengannya. Anda tidak cuma mencintai kelebihannya namun pula kekurangannya. Dengan seluruh perjalanan yang sudah Anda dan pasangan lalui bersama, apakah ikhlas seluruhnya dirusak cuma lantaran satu konflik rumah tangga saja?

Cari solusi yang sama-sama menguntungkan Anda dan pasangan

Tujuan utama mengatasi konflik rumah tangga ialah mendapatkan win-win solution atau jalan keluar yang menguntungkan untuk kedua belah pihak. Janganlah cuma ingin menang sendiri atau salah satu pihak memetik keuntungan lebih banyak. Justru ini akan menyulut konflik baru di antara Anda dan pasangan. Ketika memilih jangan tengah, pastikan Anda berdua sepakat dan menerima sesuai dengan persetujuan. Bila sudah mendapatkan jalan tengahnya, berkomitmenlah untuk membikin konflik ini sebagai pelajaran agar tak terjadi kembali kelak.

Memang sulit mengarungi bahtera rumah tangga. Ada ombak yang akan melanda menguji kuatnya rumah tangga Anda dan pasangan. Jangan menatapnya sepele sebab pernikahan adalah sesuatu yang dinilai sakral. Pikirkanlah pihak lain yang turut kecewa saat rumah tangga mesti retak di tengah jalan. Pasalnya pada waktu Anda memilih menikah terdapat 2 keluarga yang ikut bersatu.

Leave a Reply

Top