You are here
Home > Berita Nasional >

Aksi Cepat Tanggap Viral Karena Gaji Bosnya Ratusan Juta

Aksi Cepat Tanggap Viral
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta – Jagad media maya dihebohkan dengan #aksicepattilep yang disinyalir sindiran bagi Aksi Cepat Tanggap (ACT) viral yang menggaji bosnya hingga ratusan juta. Selain itu, untuk gaji karyawannya diberitakan sudah UMR.

Hal ini tentu mengundang resah netizen di internet. Lembaga yang sering banget digunakan untuk menyalurkan bantuan tersebut tampaknya tidak pantas melakukannya. Apalagi memotong dana umat yang bershodaqoh untuk kepentingan pribadi ataupun mengkonsumsi barang mewah.

Bahkan, hal ini diberitakan pada majalah Tempo dengan tajuk “Kantong Bocor Dana Umat”. Menyindir para pimpinan ACT yang memakan uang umat yang ingin berinfak agar disalurkan pada yang membutuhkan.

Hanya Pimpinan yang Disorot

Menurut beberapa pengakuan karyawan di salah satu cabang ACT, mereka tidak mendapatkan seperti yang diberitakan. Bahkan untuk operasional, mereka harus menggunakan mobil sewa.

“Nggak ada wah-wah gitu di kita. Wajar ada mobil operasional. Itu mobil sewa untuk distribusi barang.” Ungkap Erwin, kepala cabang ACT Sukabumi.

Erwin mengatakan jika masyarakat tentu merasakan imbas dari bantuan yang sudah disalurkan. Karyawan diikat dengan perjanjian kerja, sedangkan relawan membantu penyaluran donasi tanpa ada imbalan apapun. Sehingga tidak ada yang namanya dana bocor ataupun proses tilep dana bantuan.

Yayan yang begitu besar, membuat ACT menjadi salah satu lembaga penyalur dana infaq yang terbesar di Indonesia. Sehingga memang dalam urusan ini, rasanya sangat sensitif dan tentu mengandung emosi berbagai pihak yang pernah berinfaq lewat ACT.

Esk pimpinan ACT, Ahyudin menyanggah sorotan majalah Tempo. Dirinya mengklaim jika berita tersebut tendensius, mikro, parsial, dan tidak memiliki substansi. Hal semacam ini juga sudah pernah terjadi sebelum-sebelumnya dan semua terbantah dengan gerakan kebajikan yang besar oleh ACT sendiri.

Bahkan dalam wawancara tersebut, Ahyudin mengatakan jika ACT bukan lagi yayasan nasional biasa. Namun jauh lebih besar dari itu, yayasan kelas dunia untuk memberikan dana bantuan ke semua bencana di dunia; mulai tragedi kemanusiaan dan isu kemiskinan secara umum.

Apakah Akan Terus Diusut?

Bahkan pihak yang berseberangan dengan isu ini. Banyak yang mengatakan jika pimpinan ACT saat ini sudah berusaha menekan gaya hidup mewah, bahkan sebelum pemberitaan ini sudah ada.

Selain itu, ada pihak-pihak yang pro dengan pemberitaan ini. ACT benar-benar dianggap sebagai yayasan yang pandai melakukan aksi cepat tilep untuk pimpinan-pimpinannya. Sehingga, mereka bisa bergaya hidup mewah dari uang-uang bantuan tersebut.

Berita aksi cepat tanggap viral ini kemungkinan akan terus bergulir. Sebab, sudah menyangkut masalah dana dari masyarakat secara luas. Sehingga, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka tentu akan disorot secara serius oleh masyarakat. Namun, hal yang tetap perlu dilakukan adalah tabayyun agar fakta yang sebenarnya bisa terungkap.

Leave a Reply

Top