Elektabilitas Ganjar Naik Usai Rakernas Projo, Apakah Partai Setuju?Politik by Liana Sandev - June 13, 2022June 20, 20220 Bagikan Artikel IniPojokjakarta.com – Berbagai fenomena unik pergulatan politik Indonesia terus terjadi. Kali ini, Lembaga Survei Charta Politika merilis hasil survei jika elektabilitas Ganjar naik usai Rakernas Projo (Relawan Pro Jokowi).Meskipun memang, hal tersebut tidak menutup fakta jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak begitu setuju. Pada tayangan ILC, ada kader PDIP yang mengatakan jika Ganjar belum kompeten dan tepat menjadi Capres 2024.Bahkan, kader tersebut mengatakan jika Ganjar tidak memiliki prestasi. Kasus Wadas juga sempat disinggung belum selesai. Sehingga tampang PDIP sepertinya memang jelas tidak mendukung Gubernur Jawa Tengah ini mencalonkan diri di Pemilihan Presiden 2024.Angka 28,2% ke 31,2% Pada Juni 2022Pada survei tersebut, dikatakan jika elektabilitas Ganjar naik hingga 31,2% pada Juni 2022. Angka ini tentu sangat dominan di survei Capres 2024 saat ini. Pihak lembaga survei mengatakan jika hal tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh Rakernas Projo.Sebab, Relawan Pro Jokowi akhir-akhir ini menuai banyak sorotan dengan gerakan ikuti Jokowi untuk pemilihan presiden 2024. Calon yang sangat potensial dipilih oleh Projo adalah Ganjar Pranowo dengan sosok yang sebelas dua belas dengan Presiden Jokowi.Dalam Rakernas Pro Jokowi tersebut, Presiden Jokowi meminta bersabar dan menghimbau untuk tidak kesusu.“Meskipun mungkin yang kita dukung ada disini,” Kata Jokowi dalam Rakernas tersebut.Kata-kata tersebut merujuk ke Ganjar dengan posisinya yang memang ada di dalam acara tersebut. Sehingga, hal tersebut yang membuat survei dari Ganjar naik signifikan. Disusul oleh Gubernur Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan AHY.Survei yang dilakukan oleh Charta Politika ini diketahui mengikutkan 1200 responden dengan umur di atas 17 tahun. Sistem yang dilakukan adalah wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling.Sehingga, dapat dikatakan survei ini sedikit menunjang alur pembacaan kontestasi Pilpres tahun 2024. Meskipun memang, Pilpres masih lama jika dihitung hari ini (13/6).Ganjar Tidak Dapat Resti PartaiSelain dari ungkapan kader PDIP yang begitu tidak setuju dengan Ganjar, ketua partai pun, Megawati Soekarnoputri juga sepertinya tidak setuju dengan Ganjar. Sudah beredar juga video dimana Megawati sedikit memarahi Ganjar sebagai petugas partai.Berbagai kejadian yang telah berlangsung, Ganjar Pranowo memang terkesan dibuang oleh partainya. Keluar dari alasan paradigma Ganjar yang berbeda, kemungkinan besar PDIP tidak akan mencalonkan Ganjar sebagai presiden di tahun 2024.Jadi, meskipun elektabilitas Ganjar naik, putusan maju tidaknya seseorang mencalonkan diri sebagai Presiden itu ditangan partai. Namun, ada banyak asumsi jika Presiden Joko Widodo saat ini tidak akur juga dengan PDIP. Sehingga, Ganjar masih punya peluang mencalonkan diri jika dapat restu dari Jokowi.