You are here
Home > Berita Nasional >

Buta Setelah Vaksinasi, Joko Susanto Tidak Mendapat Respon Pemerintah

Buta Setelah Vaksinasi
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Program vaksinasi terus dilakukan secara gencar di masyarakat. Namun, seorang pria di Malang yang bernama Joko Susanto malah mengalami buta setelah vaksinasi jenis Astrazeneca. Kejadian tersebut ramai dibicarakan publik setelah sang istri memposting kelihannya di facebook.

“Suami saya buta setelah melakukan vaksinasi Astrazeneca dosis pertama pada tanggal 3 september lalu. Alhamdulillah kesehatan mulai membaik sekarang sudah mulai pulih kira-kira 70% tapi selama pengobatan berlangsung pemerintah kota tidak memperdulikan kami, padahal saya sudah DM pak Sutiaji dan ibu Widayati Sutiaji untuk meminta bantuan.” Cuplikan keluhan Istri Joko Susanto.

Sang istri mengatakan jika Joko tidak memiliki penyakit bawaan atau penyakit lain. Ia juga merasa tidak dipedulikan dari pihak pemerintah. Sebab, ia belum mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah setelah sang suami buta. Apalagi dia juga memiliki dua anak.

Kesehatan Joko Susanto Mulai Membaik

Setelah mendapatkan perawatan selama hampir satu bulan lamanya, Joko Susanto sudah pulih 70%. Ia sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Selama proses perawatan tersebut, Joko tentu tidak bisa bekerja.

Sehingga, keluarganya berusaha meminta bantuan pemerintah agar dibantu. Terlebih, kebutaan ini akan menghambat Joko melakukan banyak kegiatan, salah satunya adalah bekerja. Pihak keluarga pun merasa kebutaan yang dialami oleh Joko memang disebabkan oleh vaksin Astrazeneca.

Hal tersebut diyakini sebab sebelumnya Joko tidak memiliki penyakit apapun. Terlebih ia bekerja di jenis pekerjaan keras. Sehingga, tubuhnya dapat dipastikan kuat dan tidak memiliki penyakit berat, apalagi penyakit mata.

Pihak dinas kesehatan akhirnya menanggapi hal tersebut. Pihak pemerintah kota Malang yang diwakili oleh Dinas Kesehatan masih mencari sebab pasti adalah gangguan penglihatan yang dirasakan oleh Joko Susanto tersebut. Pihaknya menyebutkan jika Joko tidak mengalami kebutaan permanen dan sebabnya masih belum jelas.

Meskipun demikian, pihak yang merasakan tetap menjadikan vaksinasi sebagai penyebab kuat. Sehingga, banyak masyarakat yang takut dengan vaksinasi setelah membaca berita tersebut. Terlebih, pihak keluarga merasakan jika pelayanan pemerintah tidak tanggap ketika ada hal yang terjadi setelah vaksinasi.

Masyarakat Ikut Takut Pada Vaksinasi

Hingga saat ini, berita tersebut viral di beberapa media sosial. Banyak masyarakat yang mengkritik permasalahan vaksinasi dan mengertikan respon pemerintah kota Malang. Sehingga banyak masyarakat yang merasa takut pada vaksinasi, terlebih Astrazeneca.

Viralnya Joko Susanto buta setelah vaksinasi ini harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah kota Malang. Sebab, jika dibiarkan dan tidak diselidiki secara mendalam, maka program vaksinasi yang bisa terancam.

Saat ini, banyak berita hoax tentang vaksinasi Covid-19. Jangan sampai berita buta setelah vaksinasi yang dialami oleh warga malang ini juga ikut menjadi sebab kenapa masyarakat takut dengan program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah.

Leave a Reply

Top