You are here
Home > Berita Nasional >

Gaji Guru Honorer Kecil, Nasib Guru di Indonesia Dipertaruhkan

Gaji Guru Honorer Kecil Nasib Guru di Indonesia Dipertaruhkan
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakara.com – Akhir-akhir ini, berita tentang guru menjadi sorotan publik. Setelah beredarnya foto seorang guru beserta surat terbuka untuk Mas Nadiem. Mengetahui jika gaji guru honorer di Indonesia sangat kecil, publik jadi geram.

Beberapa pengamat mengatakan jika guru honorer sangat dibutuhkan. Namun, pemerintah lalai untuk memperhatikan nasib mereka. Kian hari, nasib guru honorer makin tidak jelas. Beberapa di antaranya malah lebih terlihat naas.

Beberapa netizen malah mengunggah gaji seorang guru honorer yang jauh dari UMR. Bahkan kalau gaji tersebut digunakan untuk biaya hidup, rasanya tidak cukup. Sehingga pemerintah dinilai kurang memperhatikan nasib guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Tidak Ada Pemetaan Guru Honorer

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum memiliki pemetaan guru honorer. Sehingga hal tersebut yang membuat proses pengadaan PPPK menjadi terhambat dan sulit.

Hal tersebut memang lalai dilakukan oleh pemerintah. Sehingga dari tahun ke tahun, guru-guru honorer tidak diangkat, disepelekan, dan akhirnya menumpuk. Tidak ada kejelasan yang pasti nasib guru honorer dari waktu ke waktu.

Pemerintah dinilai belum benar-benar fokus untuk mensejahterakan guru. Hingga saat ini, guru honorer menjadi sebuah profesi yang jauh dari kesejahteraan. Sebab gaji yang didapatkan sangat tidak sepadan dengan tanggung jawab yang diemban oleh seorang guru.

Bisa Menjadi Kunci Kemajuan Generasi

Banyak sekali kritikus-kritikus bangsa yang sedih melihat kondisi gaji guru honorer saat ini. mereka menganggap, guru adalah sebuah profesi yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Namun seorang guru honorer sepertinya tidak terlalu diperhatikan.

Sehingga, mau tidak mau seorang guru honorer harus berani mencari pekerjaan sampingan. Akhirnya, proses belajar mengajar yang mereka lakukan tidak terfokus dan tidak maksimal.

Hal semacam itu bisa jadi salah satu penyebab proses pendidikan di Indonesia ini belum maksimal. Pendidik yang menjadi kunci pendidikan belum merasakan kesejahteraan. Banyak dari mereka yang terhimpit ekonomi, sehingga tidak bisa fokus mengajar siswanya.

Hal ini tentu sangat disayangkan. Pemerintah sebagai pengelola kebijakan negara seharusnya lebih memiliki andil dalam mengatur gaji guru honorer. Tidak ada yang memungkiri, guru honorer sangat dibutuhkan di Indonesia. Namun tampaknya seperti tidak diperhatikan oleh pemerintah.

Status Guru Honorer di UU Tidak Ada

Satu hal yang jauh lebih menyedihkan adalah, status guru honorer sama sekali tidak ada di UU. Sehingga tidak heran jika gaji guru honorer kecil. Sebab di dalam undang-undang memang tidak ada aturan yang membahas hal tersebut.

Kondisi semacam ini tentu tidak bisa dibiarkan. Pemerintah harus memberikan pemetaan nasib guru honorer secara jelas. Sehingga posisi guru honorer lebih dihargai sebagai salah satu elemen pendukung kemajuan bangsa.

Leave a Reply

Top