You are here

Pimpin Afganistan, Taliban Ampuni Semua Pejabat

Taliban Pimpin afganistan
Bagikan Artikel Ini

Pojojakarta.com – Setelah beberapa waktu lalu Taliban merebut kekusaan pemimpin resminya, kali ini mereka mengambil langkah untuk pimpin afganistan. Langkah yang mereka ambil di awal ini adalah memberikan pengampunan pada pejabat pemerintahan.

Selain itu, Taliban juga mendorong seluruh pejabat pemerintah untuk kembali bekerja seperti biasanya. Taliban mengumumkan amnesti umum pada seluruh pejabat pemerintah. Bahkan pengumuman tersebut disampaikan ketika warga masih dalam kondisi waspada dengan kepemimpinan Taliban yang sepertinya keras.

Intinya, setelah menguasai Afghanistan, Taliban menginginkan warga untuk kembali melakukan aktivitas seperti sedia kala. Meskipun hal tersebut tampak tidak mungkin, sebab Taliban adalah sebuah organisasi yang dikenal sangat membahayakan.

Puluhan Ribu Orang Ingin Tinggalkan Afghanistan

Setelah Taliban mengumumkan melengserkan pemimpin resmi dan mengambil alih kepemimpinan Afganistan, warga negara tersebut berbondong-bondong ingin meninggalkan Afganistan.

Kepemimpinan garis keras ala Afganistan serasa harus dihindari. Sebab, dua dekade terakhir ini, Taliban sudah menorehkan sebuah kesan yang buruk pada masyarakat dunia. Bahkan Taliban dikenal sebagai organisasi teroris dunia.

Selain itu, Taliban dikenal memihak pemerintah yang didukung oleh Amerika Serikat. Background Taliban yang begitu keras tersebut, sempat membuat banyak warga yang protes dan terjadi kekacauan di Kabul, Ibukota Afganistan.

Di sepak terjang kepemimpinan Taliban, tahun 1996 sampai tahun 2001, Taliban pernah memimpin dengan brutal. Anak-anak perempuan tidak diperkenankan sekolah. selain itu, banyak orang dihukum rajam hingga tewas.

Kesan kepemimpinan yang brutal tersebut, membuat ribuan warga Afganistan ingin pergi meninggalkan negara tersebut sebab dipimpin oleh Taliban. Di beberapa tempat di Afganistan, terjadi kerusuhan dan kekacauan.

Taliban Saat ini Lebih Moderat

Meskipun memiliki napak tilas yang buruk di negara Afganistan, kali ini Taliban terus berupaya untuk menunjukkan sikap menahan diri. Memposisikan diri sebagai kelompok moderat saat mengumumkan amnesti untuk seluruh pejabat dan pegawai pemerintahan.

Karena itulah, beberapa tempat di Negara Afganistan sudah berjalan seperti biasa. Pertokoan juga dilaporkan kembali buka. Para pejabat pun juga sudah menggelar pertemuan diplomatik di bawah Taliban.

Saat ini, Taliban pimpin Afganistan dengan corak yang berbeda dengan yang sebelumnya. Meskipun demikian, warga Afghanistan akan tetap menganggap jika kelompok tersebut adalah kelompok garis keras.

Sehingga tidak heran, sekolah dan universitas di Afganistan saat ini masih tutup. Masih ada sebuah ketakutan di benak masyarakat terhadap kepemimpinan Taliban yang keras. Di awal pimpin Afganistan ini, Taliban terlihat lebih mengayomi.

Bahkan, kelompok tersebut menjanjikan untuk menghormati hak wanita. Entah itu warga asing maupun warga asali Afganistan. Sikap moderat dari Taliban ini memberikan tafsir yang berbeda di mata dunia.

Masyarakat dunia hanya bisa menunggu waktu. Apakah kepemimpinan Afganistan ini menimbulkan kerusuhan dan konflik seperti sebelumnya, atau malah sebaliknya.

Leave a Reply

Top