You are here

Ciri-Ciri Trauma Psikologis, Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Ciri Ciri Trauma Psikologis Penyebab Dan Caran Menghilangkanya
Bagikan Artikel Ini

Ada masanya seseorang mengalami suatu hal yang menyakitkan, sehingga membuatnya trauma. Ciri-ciri trauma psikologis seseorang berbeda-beda. Sebuah trauma akan terbuka di pikiran dan perasaan kita.

Karena, cirinya berbeda setiap orang maka setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda. Ada beberapa reaksi dan gejala yang dapat dikenal dan dapat juga ditangani.

Berikut Ciri-Ciri Trauma Psikologis, Reaksi dan Gejala yang Dapat Ditangani

Trauma psikologi berbeda dengan trauma pada umumnya. Trauma ini tidak hanya berpuncak pada rasa takut, namun bisa lebih dari itu. Bahkan, bila dibiarkan trauma ini bisa mengganggu kegiatan sehari-hari.

Inilah ciri-ciri orang terkena trauma psikologi..

Mengingat Peristiwa Menyakitkan Itu Terus-Menerus

Ciri-ciri trauma psikologis yang pertama adalah banyaknya orang yang sering terjebak oleh masa lalu. Ia tidak mampu untuk melupakan memori menyedihkan yang pernah dialami. Sehingga, hampir setiap hari ingatan buruk itu muncul dan menghantuinya.

Mimpi Buruk

Jika anda terus terusan mengalami mimpi buruk yang seolah nyata atau memorimu saat sadar. Itu tandanya anda mengalami trauma. Hal itu terjadi karena sistem dalam otak yang mengalami syok, bahkan dalam tidurpun otak masih merespon seolah peristiwa itu masih terjadi.

Kebanyakan mimpi yang dialami tidak ada hubunganya dengan trauma, tetapi jenis yang ditimbulkan tetap sama. Seperti, saat anda mimpi dikejar sesuatu dan celaka, sehingga muncul rasa takut, maka kualitas tidurmu terganggu.

Flashback

Ciri-ciri trauma psikologis yang lainya ia sering mengingat kembali ingatan kelam yang tanpa sadar diingat. Sehingga, akan muncul rasa takut. Flashback biasanya menguras banyak energi dan emosi, apalagi ingatan yang muncul terlihat begitu nyata.

Takut dan Cemas

Hampir semua reaksi trauma meliputi cemas dan takut. Rasa yang kita akan rasakan berupa rasa takut kalau saja hal itu akan terjadi. Parahnya, perasaan ini bisa saja lebih hebat daripada hal yang benar-benar kita alami.

Marah

Ciri-ciri trauma psikologis biasanya marah, rasa ini akan muncul kalau kita merasakan hal yang sama seperti trauma. Anda akan cenderung lebih pemarah karena tidak suka dan takut akan kejadian itu terulang kembali.

Masih banyak lagi ciri-ciri yang ditimbulkan bila seseorang terkena trauma.

Sekarang kita ketahui penyebabnya.

Satu Jenis Peristiwa

Meski trauma itu hanya satu kali tetapi bisa membuat kita trauma akan suatu hal. Trauma itu akan terus membekas di ingatan, hingga dewasa jika anda tidak dapat menghasilkan.

Hal itu dinamakan trauma berkepanjangan. Ketika hal itu terjadi maka kondisi itu sudah bisa disebut dengan gangguan stres pasca trauma atau post traumatic disorder ( PTSD).

Stres Berkepanjangan

Ada beberapa hal pemicu, seperti tinggal di area perang, atau tingkat kriminalitas di daerahnya yang tinggi. Bahkan, hanya karena didiagnosa terkena penyakit yang parah dapat menjadi pemicu timbulnya trauma berkepanjangan ini.

Hal-Hal yang Tidak Disadari

Seperti putus cinta, kematian orang yang terdekat,bisa memicu trauma psikologi. Hal seperti ini biasanya dianggap bisa dilewati selang beberapa waktu. Namun faktanya tidak semudah itu.

Cara Menyembuhkan Trauma Psikologi

Bila anda terkena ciri-ciri trauma psikologis diatas, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghadapinya.

Perlu memahami gejala trauma yang anda alami itu apakah normal atau tidak. Kemudian, juga harus menjalani kehidupanmu sehari-hari. Ketika anda mengalami sebuah permasalahan, cobalah hadapi dengan perlahan agar tidak menimbulkan stres.

Anda jangan mencoba menghindari orang-orang, tempat bahkan situasi yang berhubungan dengan trauma. Karena, hal itu mungkin malah akan memperburuk traumanya.

Anda punya teman dan keluarga, cobalah anda ceritakan trauma kepala mereka dan minta saran atau bantuan pada mereka. Bila anda tidak memiliki keluarga atau teman anda bisa menceritakan nya kepada psikiater.

Paling penting sediakan waktu untuk diri sendiri berlibur. Anda perlu sadar bahwa anda tidak bisa mengontrol semua hal yang akan terjadi maupun yang sudah terjadi. Bila anda merasa perlu bantuan profesional, maka jangan ragu untuk menghubungi mereka.

Itulah ciri-ciri trauma psikologis, penyebab dan cara yang bisa anda lakukan untuk menghilangkanya. Ingatlah selalu jika trauma itu dapat terjadi kepada siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Jadi, selalu berhati-hatilah agar terhindar dari hal yang tidak anda inginkan.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top