You are here
Home > Berita Nasional >

Cukup Pedas! Dewi Tanjung Sindir Demokrat Terkait Kudeta

Dewi Tanjung Sindir Demokra
Bagikan Artikel Ini

Kericuhan yang terjadi di partai Demokrat menarik perhatian banyak pihak, termasuk Dewi Tanjung. Dewi Tanjung sindir partai demokrat terkait dugaan kudeta di partai Demokrat. Politisi PDI Perjuangan ini menyindir cukup pedas pada ketua umum partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal ini membuat perpolitikan di Indonesia kian memanas.

Sindiran pedas Dewi Tanjung tersebut karena melihat sikap ketua umum partai Demokrat seperti kebakaran jenggot terkait isu kudeta tersebut. Terlebih Agus Harimurti Yudhoyono menuduh permasalahan internal di partainya ditunggangi oleh pihak eksternal. Dengan demikian membuat beberapa politisi turut berkomentar.

Sekilas Tentang Kudeta di Partai Demokrat

Rencana kudeta yang terjadi di partai Demokrat berawal dari kesaksian beberapa kader partai Demokrat yang dipaksa untuk menghadiri pertemuan khusus terkait Kudeta tersebut. Bahkan rencana kudeta tersebut telah sampai ke pusat partai Demokrat. Hingga membuat AHY melakukan beberapa langkah, termasuk mengirimkan surat resmi pada presiden Jokowi.

Terlebih rencana kudeta tersebut dibenarkan oleh Ketua Badan Pembina Organisasi dan Kaderisasi, Heru KHaeron. Pria yang akrab disapa Hero ini mengungkapkan bahwa isu kudeta tersebut telah ada sejak bulan Desember yang lalu. Rencana kudeta tersebut semakin gencar sejak diadakan pertemuan yang semakin intens pada bulan Januari.

Pihak yang terlibat dalam pertemuan tersebut terdiri dari, beberapa kader partai, eks anggota partai, serta pihak eksternal. Bahkan Hero juga menambahkan ada beberapa pihak eksternal adalah orang dekat Presiden Jokowi. Hal ini semakin menguatkan bahwa kudeta tersebut ditunggangi oleh pihak eksternal yang memberikan pengaruh tidak baik pada politisi Partai Demokrat.

Sebagai ketua umum partai Demokrat, AHY tidak tinggal diam. Rencana kudeta yang akan menggulingkan dirinya segera ditindak lanjuti. Hal yang pertama kali dilakukan adalah mengirimkan surat resmi pada presiden Jokowi. Surat tersebut berisi permintaan klarifikasi kepada presiden Joko Widodo, terkait keterlibatan orang dekatnya atas kudeta tersebut.

Sindiran Dewi Tanjung

Berita mengenai rencana akan terjadi kudeta di  partai Demokrat, membuat politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung turut berkomentar. Komentar dengan nada menyindir tersebut diunggah di akun sosial medianya tanjung 15. Postingannya tersebut kontan saja menarik perhatian banyak netizen.  Terlebih netizen yang bersikap antipati pada AHY.

Dalam postingannya tersebut , Dewi Tanjung menyindir AHY sebagai sosok yang belum berpengalaman, masih mentah. Politisi PDI Perjuangan ini pun menambahkan bahwa jabatan ketua umum yang diemban oleh AHY merupakan jabatan warisan yang diberikan oleh ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan demikian, partai ini sarat dengan unsur nepotisme.

Apabila membaca postingan Dewi Tanjung tersebut, memang benar yang diungkapkannya. Sayangnya kritikan tersebut terlalu pedas dan tidak layak diumbar di sosial media. Terlebih Dewi Tanjung  merupakan politisi  dari partai PDI Perjuangan, yang merupakan pesaing partai Demokrat. Kritikannya tersebut bisa menabuh genderang perang.

Bak peribahasa, mulutmu harimaumu, begitu juga dengan kritikan Dewi Tanjung yang dilayangkan pada AHY. Wanita ini menyebut AHY tidak layak untuk terjun ke dunia politik. Dengan demikian membuat perselisihan dengan AHY. Walaupun AHY bukan satu-satunya tokoh politik yang dikritik oleh Dewi Tanjung namun komentarnya tersebut menimbulkan kontroversi.

Kontroversi Dewi Tanjung sindir Demokrat, kemungkinan besar bisa membangun jurang pemisah antara PDI Perjuangan dan partai Demokrat. Terlebih kedua partai ini sebelumnya tidak pernah berdamai. Apabila AHY bersikap menindak lanjuti sindiran tersebut, bisa saja menyeret Dewi Tanjung ke jalur hukum atas komentarnya yang pedas tersebut.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top