You are here

Perwakilan Tim Dorna dan FIM Inspeksi Sirkuit Mandalika secara Langsung

Dorna dan FIM Inspeksi Sirkuit Mandalika
Bagikan Artikel Ini

Perwakilan Dorna dan FIM inspeksi Sirkuit Mandalika sekaligus pra homologasi untuk meninjau kesiapan sirkuit. Pra homologasi merupakan proses standar persetujuan atau sertifikasi dalam dunia balap dan syarat bagi sirkuit sebelum menggelar balapan MotoGP. Termasuk standar kendaraan balap, lintasan dan komponen-komponen lain yang telah ditentukan untuk penyelenggaraan ajang balap.

Peninjauan Sirkuit Mandalika Untuk Melihat Kesiapan

Peninjauan dilakukan oleh Managing Director Dorna Sports Carlos Ezpeleta dan mantan pembalap MotoGP Loris Capirossi selaku promoter representative. Sebagai promotor ajang MotoGP, kedatangannya untuk melihat kesiapan fasilitas dalam menyambut gelaran MotoGP Mandalika. Sedangkan, FIM yang bertanggung jawab untuk homologasi trek mengirimkan juara dunia 500cc 1982 selaku safety officer, Franco Ucini.

Tak hanya itu, namun turut didampingi Safety Officer FIM, Franco Uncini serta Ketua IMI Bambang Soesatyo. Bamsoet menjelaskan kedatangan Dorna dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta tepatnya sebelum berangkat ke Lombok. Sebenarnya, Dorna dan FIM selalu memantau perkembangan sirkuit Mandalika tetapi hanya melalui video.

Perkembangan pembangunan selalu dipantau oleh FIM selaku federasi olahraga sepeda motor dunia, serta Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP dan WSBK.Selain itu, pihak Dorna dan FIM juga akan diajak melihat kondisi terkini sekaligus prasarana pendukung lain sekitar sirkuit. Diantaranya seperti bandara, hotel, homestay, sentra industri UMKM, rumah sakit, hingga progres vaksinasi terhadap masyarakat NTB.

Dirinya menjelaskan satu hari penuh akan berkeliling NTB sekaligus menyelesaikan inspeksi sirkuit balap MotoGP dan World Superbike itu. Kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan balap paling bergengsi yaitu MotoGP dan WSBK merupakan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Terhitung sudah 23 tahun Indonesia absen menggelar MotoGP sejak 1997 dan akhirnya akan terselenggara kembali.

Target Pembangunan Sudah Rampung Sebagian

Ketiga perwakilan melakukan inspeksi dengan berjalan kaki menyusuri Sirkuit Mandalika yang memiliki panjang lintasan 4,3 km dan 17 tikungan. Meski pengerjaan sirkuit baru belum rampung sepenuhnya, pihak Dorna Sports mengaku puas dengan kondisi yang ada saat ini. Bahkan para pembalap MotoGP diyakini akan menyukai Sirkuit Mandalika nantinya.

Pada saat pihak Dorna dan FIM inspeksi Sirkuit Mandalika menuturkan bahwa melihat trek dari gambar dan secara langsung itu berbeda. Ezpeleta, Managing Director Dorna menuturkan bahwa tidak sabar menyaksikan MotoGP terselenggara di sirkuit teranyar itu. Meski setiap orang tahu jika masih banyak hal yang harus dikerjakan dan dipersiapkan.  

Dibanding sirkuit-sirkuit lain yang menggelar MotoGP, Sirkuit Mandalika menawarkan sesuatu yang berbeda. Perwakilannya sangat terkesan karena trek ini akan sangat luar dan senang dengan progresnya.Sirkuit Mandalika akan menjadi satu-satunya lintasan untuk balapan MotoGP yang merupakan sirkuit jalan raya.

Disisi lain, tenggat waktu yang kian dekat, Direktur utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, menyatakan pembangunan Sirkuit Mandalika akan tepat waktu. Terlebih pembangunan telah berjalan sekitar 60 persen. Terlebih kehadiran Dorna disini, khususnya di tengah situasi Covid-19 dan pembatasan perjalanan tentu sangat penting.

CEO Mandalika Grand Prix Association, Ricky Baheramsyah mengungkapkan tentang pembangunan lintasan dan sejumlah aspek pendukung trek. Termasuk pagar pembatas dan sistem drainase sirkuit untuk memenuhi target homologasi pada pertengahan tahun ini. Sejauh ini, Dorna dan FIM puas khususnya pada keselamatan yang menjadi elemen terpenting di setiap trek MotoGP.

Sirkuit ini telah resmi masuk dalam kalender WSBK 2021 sebagai tuan rumah seri ke-11 pada 12-14 November 2021. Meski begitu, seri Mandalika masih berada di daftar sirkuit cadangan pada jadwal MotoGP 2021 musim ini. Pemerintah menargetkan Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah Grand Prix Indonesia pada Oktober mendatang.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top