Pojokjakarta.com – Karena banyak sosialisasi vaksinasi oleh pemerintah, di hari-hari ini masyarakat perlu waspada hoaks vaksinasi Covid-19. Maksud hoaks ini adalah sebuah berita yang memberikan kabar jika ada vaksinasi resmi yang digelar oleh BUMN. Jika Anda ataupun masyarakat mendengar kabar seperti itu, maka perlu waspada. Ketua satgas vaksinasi bersama BUMN mengatakan jika masyarakat tidak boleh terpancing dengan tautan (link internet) yang palsu. Pasalnya, link-link tersebut memang seperti resmi dan mendata banyak orang tersebar lewat media sosial. Hal tersebut tentu harus diwaspadai. Apalagi di zaman modern ini, arus informasi sangatlah cepat terjadi. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika banyak orang yang memanfaatkan momen ini untuk berlaku buruk dan merugikan orang lain. Tujuan Pencurian Data Kemungkinan besar, orang yang memiliki data atau link tersebut adalah orang yang ingin mencari data privasi masyarakat. Karena, sebuah data di zaman ini sangatlah berharga. Sehingga Anda harus benar-benar bisa menjaga privasi dan data diri Anda. Tujuannya, agar data Anda tidak dimanfaatkan oleh orang lain dengan kepentingan yang tidak baik. Karena hal-hal semacam ini setelah era covid-19, sangatlah ramai terjadi. Banyak orang yang sebar link untuk mencari data untuk suatu hal yang tidak baik. Akun Resmi @sentravaksinasibersama Proses vaksinasi akan diberitakan secara berkala lewat akun media sosial @sentravaksinasibersama. Sehingga, masyarakat tidak perlu percaya pada link ataupun laman di internet yang mengatakan ada vaksinasi. Karena hal tersebut, kemungkinan besar adalah hoaks. Pencurian data tentu akan sangat membahayakan bagi masyarakat. Maka dari itu, masyarakat harus mawas diri. Sehingga, semua hal buruk tidak terjadi pada mereka kedepannya. Google form yang resmi, sudah ada di akun instagram @sentravaksinasibersama. Sehingga, masyarakat tidak perlu cari link lain atau mencoba link yang tidak jelas kebenarannya. Vaksinasi memang perlu dan harus dilakukan, namun masyarakat harus tetap waspada ketika ada hal-hal yang mencurigakan seperti tautan pendataan vaksinasi ini. Ikuti Anjuran dari Pemerintah Proses vaksinasi ini dilakukan secara bertahap. Sehingga, semua lapisan masyarakat akan divaksin. Sehingga tidak perlu khawatir tidak kebagian. Masyarakat tidak perlu bingung untuk mendaftarkan diri. Semua sudah diatur oleh satga. Apalagi untuk proses vaksinasi untuk kalangan lansia. Dimana, mereka adalah target vaksinasi yang boleh dikatakan lebih prioritas. Karena memang lansia adalah orang yang rentan terkena sebuah penyakit ataupun virus. Sehingga diprioritaskan. Tetap ikuti aturan pemerintah yang berlaku. Jangan asal memasukkan data diri ataupun mengisi sebuah kolom di dalam link yang tidak jelas kebenarannya. Karena di tengah gencarnya pemerintah melakukan sosialisasi vaksin, ada banyak orang yang memanfaatkan hal tersebut. Maka dari itu, jangan sampai melakukan tindakan yang tidak diperkenankan. Tetap Ikuti Protokol Kesehatan Himbauan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai lamanya masa pandemi ini, membuat kita semua lali dan bosan untuk melakukan budaya sehat dan membiasakan diri menjadi orang yang bersih. Maka dari itu, meski belum mendapatkan vaksinasi, pastikan tetap melakukan protokol kesehatan dimanapun. Tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sehingga, penularan Covid-19 ini bisa ditekan dari hari ke hari. Itu yang jauh lebih penting. Dalam situasi dan kondisi seperti ini, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada hoaks vaksinasi Covid-19. Jangan sampai, tertipu pada link yang dishare sembarangan di media sosial dan bukan dari satgas yang berwenang dalam masalah vaksinasi ini.