Informasi Tentang Indonesia Yang Akan Mengembangkan Industri Baterai Mobil ListrikBerita NasionalOtomotif by lilik sumarsih - March 6, 2021March 15, 20210 Bagikan Artikel IniBelakangan hadir berita mengenai investasi industri baterai mobil listrik di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut pihak dari negara Indonesia sedang menjaring berbagai pihak yang bersedia menanamkan modal bagi proyek tersebut. Hasilnya beberapa perusahaan telah menyatakan kerjasamanya dengan perusahaan yang telah dinaungi oleh Badan Usaha Milik Negara atau BUMN ini. Dimana pada kesempatan yang awal dilakukan oleh PT Antam atau Aneka Tambang Indonesia tbk yang menjalin kerjasama dengan PT Consortium CATL. Yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang baterai terkenal asal negara China. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai kabar Indonesia yang sedang mengembangkan industri dalam bentuk baterai mobil listrik :PT Consortium CATLDalam kesepakatan yang telah dilakukan oleh perwakilan perusahaan PT Antam dari pihak Indonesia dan juga PT Consortium CATL dari pihak China. Mengungkapkan bahwa pihak Indonesia mengajukan syarat bahwa sebesar 60% Nikel yang digunakan melalui cara pemasokan ini dapat dilakukan di Indonesia. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh saudara Septian Hario Seto. Dimana saudara Septian Hario Seto merupakan Deputi dalam bidang Kemenko Marves. Pada akhirnya persyaratan yang telah diajukan oleh pihak Indonesia mendapatkan respon dari pihak perusahaan China. Dimana pihak perusahaan dari China telah bersedia melakukan komitmen untuk membuat 60% Nikel yang telah dipasok dilakukan prosesnya di Indonesia. Untuk kesepakatan kerja sama lebih lanjutnya akan dijalankan oleh pihak BUMN yang diwakilkan oleh saudara Budi Gunadi Sadikin.Pihak Pertamina Siap Ikut AndilPerusahaan lain yang ikut andil dalam industri baterai mobil listrik selanjutnya adalah pihak dari PT Pertamina. Pasalnya perusahaan ini telah menyatakan bergabung pada IBH atau Indonesia Battery Holding. Hal ini dikarenakan menurut pihak dari Pertamina bahwa perkembangan baterai di Indonesia memiliki potensi dan pasar yang cukup besar. Mengingat potensi Indonesia yang besar dalam menjaga suplai terhadap PLTS atau pembangkit listrik tenaga surya. Dimana baterai tersebut dapat digunakan dalam dua jenis kendaraan. Yang pertama untuk jenis kendaraan bermotor dan yang kedua adalah jenis kendaraan bermobil. Dimana pihak Pertamina juga akan memastikan bahwa pembuatan yang dilakukan dalam industri baterai. Telah sesuai dengan langkah dan juga tahapan yang ditetapkan.Mengajak LG Chem Ltd Kerja SamaSelain perusahaan yang berasal dari negara China, pihak dari IBH juga melakukan kerja sama dengan negara Korea Selatan. Dimana perusahaan asal Korea Selatan tersebut bernama LG Chem Ltd. Pasalnya perusahaan ini dinilai sebagai salah satu perusahaan yang memiliki teknologi lithium baterai dengan predikat paling advanced di dunia. Jika pada perusahaan asal China bernama PT Consortium CATL melakukan kesepakatan dengan pihak Indonesia yang diwakilkan oleh PT Antam. Maka pihak dari Korea Selatan yang diwakilkan oleh PT LG Chem Ltd menjalankan penjajakan bersama dengan pihak Indonesia. Yang diwakilkan oleh PT Antam dan juga BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal. Namun untuk selanjutnya pihak dari PT LG Chem akan melakukan negosiasi dengan dipimpin oleh pihak Pertamina.Demikian informasi mengenai kabar bahwa Indonesia akan menjalankan Industri baterai mobil listrik beberapa waktu lalu. Dalam sebuah proyek besar semacam ini tentunya membutuhkan kerja sama dari beberapa pihak supaya proyek dapat berhasil sesuai keinginan. Untuk itu beberapa perusahaan seperti Pertamina, PT Antam, PT LG Chem, PT Consortium CATL dan yang lainnya tengah melakukan kerja sama. Rencananya target skema kerja yang dilakukan bersama pihak dari negara China dan juga negara Korea Selatan akan selesai pada awal tahun 2021.