You are here
Home > Berita Nasional >

Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aare Swiss, Polisi Ungkap Sulitnya Pencarian

Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aare Swiss
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Swiss (27/5), Emmeril Kahn Mumtadz yang merupakan anak Ridwan Kamil hilang di sungai Aare Swiss. Berita tersebut sudah dikonfirmasi oleh keluarga dan juga polisis Bern, Swiss.

Pihak polisi mengungkapkan jika ada dua alasan kenapa anak Ridwan Kamil hilang di sungai Aare sulit dicari. Alasan pertama adalah arus sungai yang sedang keruh karena lelehan salju. Selain itu, proses pencarian hanya bisa dilakukan dengan perahu dan berjalan kaki, karena banyak pohon di sekitar sungai.

Alasan tersebut memang cukup masuk akal, melihat lebar sungai Aare juga cukup luas. Sehingga, proses pencarian membutuhkan waktu dan tentunya perlu perencanaan yang matang.

Emmeril Terseret Arus Saat Mandi

Kronologi kejadian yang menimpa anak Gubernur Jawa Barat ke 14 tersebut, pada Kami (26/5/2022) sekitar pukul 9.45 pagi waktu setempat. Pihak yang bersangkutan mengkonfirmasi jika ada tiga turis asal Indonesia. Dimana, dua perempuan dan satu laki-laki.

Laki-laki tersebut yang dilaporkan hilang karena terseret arus sungai Aare yang cukup deras. Menurut Krisna Diantha, menjelang Juni memang biasanya tidak ada orang yang berenang di sungai Aare karena belum musim. Selain itu, lelehan salju juga membuat arusnya cukup deras.

“Orang asing atau turis yang tenggelam rat-rata karena tidak tahu,” kata Krisna mengonfirmasi. Dirinya juga mengatakan jika rata-rata penemuan orang hilang di sungai tersebut adalah seminggu.

Hingga saat ini, pencarian Emmeril masih terus dilakukan. Hingga Jumat (27/5), masih terus dilakukan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan dalam mencari orang hilang.

Sebelum terseret arus, ada beberapa yang mengungkap jika Emmeril sudah sempat ditolong. Namun, pertolongan tersebut tidak dapat membuat Emmeril keluar dari arus sungai yang cukup deras.

Saat ini, istri dan kedua anak Ridwan Kamil masih berada di Swiss untuk mencari sekolah jenjang S2 bagi Emmeril. Niat datang ke Swiss memang mencari universitas untuk melanjutkan S2. Namun, tidak ada yang menyangkal hal tersebut bisa terjadi.

Berdoa untuk yang Terbaik

Semua pihak berdoa yang terbaik agar Emmeril segera ditemukan. Salah satu lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini semoga segera ditemukan dalam keadaan sehat dan diberikan keselamatan.

Ridwan Kamil pun juga mengatakan hanya bisa berserah diri pada Allah untuk urusan tersebut. Pihak kepolisian Swiss tentu akan terus melakukan pencarian sekeras mungkin dengan sumber daya yang ada.

Mengingat daerah sungai tersebut tidak diakses oleh helikopter karena banyaknya pohon rindang, pencarian akan terus dilakukan dengan perahu dan juga jalan kaki menyusuri pinggiran sungai.

Publik juga memberikan dukungan untuk keluarga agar diberikan ketabahan. Semoga Emmeril segera ditemukan dengan selamat dan dalam kondisi baik-baik saja.

Leave a Reply

Top