Medan Dihantam Angin Puting Beliung dan Banjir: Ribuan Warga MengungsiBerita Nasional by Maman Soleman - November 28, 20250 Bagikan Artikel IniKota Medan dan sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami bencana hidrometeorologi yang dahsyat sejak akhir November 2025. Kombinasi angin puting beliung dan banjir melanda ibu kota provinsi ini, menyebabkan kerusakan masif dan memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.Hujan Deras Picu Banjir di Berbagai WilayahHujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Medan sejak tengah malam hingga dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap. Sungai Babura di Kelurahan Petisah Hulu mengalami luapan hingga ketinggian air mencapai 1 meter, memaksa warga mengungsikan barang elektronik dan perabotan ke tempat yang lebih tinggi.Banjir juga melanda kawasan Kelurahan Kwala Bekala di Kecamatan Medan Johor. Sekitar 30 warga terpaksa mengungsi di Masjid Muttaqin, meskipun keesokan harinya air sudah mulai surut dan warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing.Selain itu, banjir terjadi di sedikitnya 16 titik di Kota Medan, termasuk kawasan kampus seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, dan Universitas Islam Negeri. Beberapa lokasi strategis seperti Simpang Kampung Lalang, Komplek Perumnas Helvetia, dan kawasan Pintu Tol Bandar Selamat mengalami genangan air hingga mencapai pinggang dan lutut orang dewasa.Angin Puting Beliung Rusak Puluhan RumahTidak hanya banjir, Medan juga dihantam angin puting beliung yang merusak infrastruktur dan permukiman warga. Tiga unit rumah di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan mengalami kerusakan parah dengan atap yang terbang.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan segera melakukan pendataan kerusakan untuk memberikan bantuan material bangunan kepada korban. Kondisi ini menambah deret panjang bencana yang melanda Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir.Bencana Melanda 12 Kabupaten/Kota di SumutMedan merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi yang lebih besar di Sumatera Utara. Hingga 26 November 2025 tercatat 148 kejadian bencana yang terdiri dari tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung di 12 kabupaten/kota.Total korban mencapai 175 orang dengan rincian 34 meninggal dunia, 77 luka ringan, 11 luka berat, dan 52 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, tercatat 1.168 warga mengungsi di berbagai lokasi.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan debit air sungai meningkat drastis di berbagai titik.Upaya Penanganan dan EvakuasiPolda Sumatera Utara telah mengerahkan 1.030 personel untuk membantu evakuasi dan penanganan bencana. Tim gabungan dari Polda Sumut, TNI, BPBD, dan SAR bekerja siang malam melakukan pencarian korban yang hilang, terutama di daerah yang aksesnya terputus akibat longsor.Polda Sumut bersama Pemerintah Daerah telah menyiapkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji, selimut, logistik kebutuhan dasar, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi. Posko darurat, pos pengungsian sementara, dan posko layanan kesehatan juga telah didirikan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak.Imbauan Kewaspadaan untuk MasyarakatPihak berwenang mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat cuaca masih berpotensi hujan deras, masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman atau menuju posko darurat terdekat jika situasi mengancam keselamatan.Data bencana masih bersifat sementara karena beberapa wilayah belum dapat melaporkan kondisi secara menyeluruh akibat hujan yang tidak berhenti dan akses yang masih terputus. Polda Sumut akan terus memperbarui informasi secara berkala seiring dengan perkembangan situasi di lapangan.Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan perlunya infrastruktur yang tangguh untuk mengantisipasi bencana serupa di masa mendatang.