You are here
Home > Berita Nasional >

Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan saat Hamil

Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan saat Hamil
Bagikan Artikel Ini

Keputihan adalah kondisi yang umum dialami oleh perempuan, termasuk saat sedang hamil. Meski sering kali tidak berbahaya, keputihan saat hamil dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran, terutama jika disertai gejala tertentu. Penting bagi ibu hamil untuk memahami penyebab dan cara mengatasi keputihan saat hamil agar kehamilan tetap sehat dan aman.

Sebelum mengetahui penyebab dan cara mengatasi keputihan saat hamil, yuk cari tahu terlebih dulu tentang keputihan saat hamil dan ciri-cirinya.

Apa Itu Keputihan Saat Hamil?

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina, biasanya berwarna putih atau bening, dan tidak berbau menyengat. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan hormonal yang signifikan, terutama peningkatan hormon estrogen dan aliran darah ke area panggul. Hal ini membuat produksi cairan vagina meningkat secara alami.

Dalam banyak kasus, keputihan saat hamil adalah normal dan berfungsi untuk melindungi rahim dari infeksi dengan cara menjaga keseimbangan bakteri baik di vagina.

Penyebab Keputihan Saat Hamil

Berikut beberapa penyebab umum keputihan selama masa kehamilan:

Perubahan Hormon
Peningkatan hormon estrogen selama kehamilan merangsang kelenjar di leher rahim dan dinding vagina untuk memproduksi lebih banyak cairan.

Peningkatan Aliran Darah
Volume darah yang meningkat menuju area reproduksi menyebabkan kelenjar di sekitar vagina lebih aktif menghasilkan lendir.

Infeksi Jamur (Candidiasis)
Kehamilan membuat vagina lebih lembap, menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur. Keputihan akibat infeksi jamur biasanya berwarna putih pekat, disertai rasa gatal dan iritasi.

Bacterial Vaginosis
Ketidakseimbangan bakteri di vagina dapat menyebabkan keputihan berwarna abu-abu atau kuning, berbau amis, dan bisa menimbulkan rasa terbakar.

Infeksi Menular Seksual
Beberapa infeksi seperti trikomoniasis, klamidia, dan gonore dapat menyebabkan keputihan abnormal, biasanya berwarna kuning atau hijau, dan berbau menyengat.

Ciri-Ciri Keputihan yang Perlu Diwaspadai

Tidak semua keputihan saat hamil bersifat normal. Segera konsultasikan ke dokter jika keputihan disertai gejala berikut:
Warna kuning, hijau, atau abu-abu
Bau tidak sedap atau amis
Gatal, perih, atau nyeri saat buang air kecil
Disertai darah (terutama di trimester pertama atau akhir)
Volume keputihan yang sangat banyak dan mendadak

Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Berikut beberapa cara mengatasi keputihan saat hamil:

Jaga Kebersihan Area Kewanitaan
Bersihkan vagina dengan air bersih dari arah depan ke belakang untuk mencegah infeksi.

Gunakan Pakaian Dalam yang Menyerap Keringat
Pilih celana dalam berbahan katun dan hindari celana yang terlalu ketat agar area vagina tetap kering dan tidak lembap.

Hindari Pemakaian Sabun Pewangi atau Douching
Produk-produk tersebut dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami di vagina.

Perbanyak Konsumsi Air Putih dan Makanan Bergizi
Menjaga hidrasi dan daya tahan tubuh penting untuk mencegah infeksi selama kehamilan.

Konsultasi ke Dokter Bila Diperlukan
Jika keputihan terasa tidak normal, jangan menunda untuk periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

********

Keputihan saat hamil adalah hal yang umum dan sering kali tidak berbahaya. Namun, ibu hamil tetap perlu waspada terhadap perubahan warna, bau, dan tekstur keputihan. Menjaga kebersihan diri dan mengenali tanda-tanda yang tidak biasa sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Bila ragu, konsultasi dengan dokter kandungan adalah langkah terbaik.

Leave a Reply

Top