You are here
Home > Politik >

Hadiri Milad Ke-20 PKS, Anies Baswedan Disambut Teriakan Presiden

Anies Baswedan Disambut Teriakan Presiden
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Jakarta (29/5), Kancah perpolitikan Indonesia kembali disambut berita hangat dari Anies Baswedan yang disambut teriakan presiden saat hadiri Milad ke-20 PKS. Teriakan tersebut begitu gemuruh dari di Istora Senayan, Jakarta.

Hal ini tentu menunjukkan jika isu-isu pencalonan Anies yang digandeng oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya bukan isapan jempol. Namun, hal tersebut masih dalam tanda kurung besar, apakah memang benar di tahun 2024 akan demikian?

Gemuruh “Presiden” Teriakan Kader PKS

Anies Baswedan hadiri Milad ke-20 PKS tersebut sekitar pukul 13.20 WIB dan duduk di kursi VIP. Saat mendengar teriakan “presiden” dari kader PKS, dirinya hanya memberikan respon dengan melambaikan tangan.

Respon yang mungkin saja sudah begitu familiar ditunjukkan oleh Gubernur Anies ke masyarakatnya. Meski teriakan tersebut dalam konteks pencalonan Presiden 2024.

Sebelumnya, Zulkieflimansyah yang merupakan kader PKS serta Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyambut Anies. Sambutan tersebut di sorak-sorai oleh kader PKS dengan begitu gemuruh dan membuat keberpihakan PKS terlihat.

Padahal, dalam acara tersebut tidak hanya Anies Baswedan dan kader PKS yang datang. Namun juga Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono serta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau sering disapa Cak Imin. Selain itu juga ada Rachmat Gobel dan Sandiaga Uno.

Siapa yang tidak tahu jika Cak Imin ingin mencalonkan diri sebagai presiden 2024. Sudah banyak pamflet di pinggir jalan dan tentunya dirinya juga sudah mengikrarkan diri berniat menjadi presiden tahun 2024. Namun, jamaah PKS memberikan sambutan gemuruh pada Anies sebagai bukti antusiasme mereka.

Meskipun masih serba-serbi, fakta bahwa Anies Baswedan disambut teriakan presiden sedikit memberikan gambaran jika PKS memang punya sedikit prospek ke Anies sebagai presiden. Tentu hal tersebut belum tentu atau belum pasti.

Hadir Sebagai Gubernur, Bukan Calon Presiden

Kehadiran Anies dalam acara Milad ke-20 PKS tersebut tentu bukan sebagai calon presiden. Sebab, tahun pemilihan masih lama, yakni 2024. Anies hadir sebagai Gubernur DKI Jakarta yang berkunjung ke sebuah partai masyarakat.

“Amanat yang diembat PKS di Jakarta bersama Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta sudah kita jalankan sebaik-baiknya di Jakarta,” Ungkap Anies dalam acara tersebut.

Anies juga berterima kasih pada partai lainnya, dalam hal ini adalah PKB dan PAN  yang ikut mendampingi dalam perjalan membangun Ibukota.

“Banyak Negeri lain yang lebih Bhineka dari kita, tapi mereka tidak bisa bersatu. Persatuan inilah yang harus kita jaga bersama-sama,” Lanjut Anies saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Euforia acara milad PKS ke-20 tersebut mungkin terkesan berbeda. Hal tersebut mungkin dikarenakan kedekatan PKS dengan Anies yang dimungkinkan mencalonkan diri pada pemilihan presiden di tahun 2024.

Leave a Reply

Top