You are here
Home > Berita Nasional >

Marhaban Ya Ramadhan, Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Marhaban Ya Ramadhan
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Sabtu (2/4) Setelah surut putusan 1 ramadhan terbit, masyarakat Indonesia berbahagia atas hadirnya bulan ramadhan. Marhaban ya ramadhan bagi masyarakat muslim Indonesia. Entah yang mulai ramadhan tanggal 1 ataupun 2 April 2022.

Presiden Joko Widodo dalam keterangannya menyatakan jika sholat tarawih sudah bisa dilaksanakan secara berjamaah. Sebab, Pandemi Covid-19 sudah berhasil dikendalikan dan diperkirakan akan terus aman selama ramadhan ini.

Tentu, masyarakat jauh lebih bahagia atas berita tersebut. Mereka sudah bisa kembali melaksanakan shalat tarawih dan ibadah lainnya di masjid seperti sedia kala. Namun, tetap dengan menjaga protokol kesehatan yang berlaku.

Boleh Shalat Tarawih, Tetap Protokol Kesehatan

Meskipun pemerintah sudah memperbolehkan masyarakat muslim untuk shalat tarawih, protokol kesehatan tetap harus dijaga. Sebab, virus Covid-19 masih ada dan kemungkinan besar masih terus bermutasi.

Maka dari itu, semua hal yang kemungkinan besar berpotensi menjadi penyebab menularnya Covid-19, harus dihindari. Sebisa mungkin, memakai masker dan menjaga jarak harus tetap dilakukan.

Jika tidak, kemungkinan besar di akhir ramadhan pemerintah akan menerapkan PPKM lagi untuk menekan arus mudik. Maka dari itu, mulai saat ini kita harus menjaga protokol kesehatan agar kasus positif Covid-19 tidak naik secara drastis.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum vaksin, diharapkan segera mendapatkan vaksin dosis 1, 2, dan tentunya booster. Semua hal tersebut perlu dilakukan agar situasi dan kondisi sosial serta ekonomi kita kembali pulih seperti sedia kala.

Meskipun sudah lebih longgar, masyarakat dihimbau untuk tetap tidak berkerumun ketika membeli takjil puasa. Selain itu, berbagai aktivitas yang berhubungan dengan puasa harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, penerapan speaker masjid juga seharusnya menaati aturan yang telah disepakati masyarakat. Sehingga, bisa saling menghormati antar agama meskipun sekarang adalah bulan ramadhan yang memang spesial bagi umat muslim.

Tetap Jaga Imun Meski Puasa

Ketika puasa, masyarakat muslim tentu tidak akan mengonsumsi makanan ataupun minuman di siang hari. Hal tersebut adalah sebuah ketentuan atau syarat puasa yang tidak boleh dilanggar.

Maka dari itu, menjaga kebugaran tubuh tentu harus dilakukan secara ekstra. Jangan sampai kecapekan atau bahkan dehidrasi. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga imun saat berpuasa antara lain:

  • Pastikan melakukan sahur dengan makan dan minum secukupnya
  • Mengurangi kegiatan yang terlalu berat
  • Tetap olahraga dan mendapat cahaya matahari di pagi hari
  • Jangan kebanyakan tidur dan melihat hp
  • Tetap lakukan aktivitas yang positif di siang hari
  • Berbuka dengan tidak berlebihan
  • Tidak mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi lemak

Sekali lagi, Marhaban ya Ramadhan bagi masyarakat muslim di Indonesia. Semoga, hadirnya ramadhan di tahun ini menjadi keberkahan untuk semuanya. Tetap pastikan menjaga prokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

 

Leave a Reply

Top