You are here
Home > Berita Nasional >

Cara Mempersiapkan Mental Sebelum Menjalani Diet

Mempersiapkan Mental Sebelum Menjalani Diet
Bagikan Artikel Ini

Anda punya rencana menjalani program diet? Sebagian dari kita barangkali telah sering menjalankan diet. Ada yang sukses mengurangi berat badan sampai mencapai BMI normal. Namun ada juga yang kesulitan walau cuma mengurangi 1-2 kg saja. Ada yang suka mencoba beberapa macam pola diet, ada yang sukses, namun ada pula yang merasa kesulitan. Sadarkah Anda bahwa kesuksesan sebuah diet dipengaruhi juga oleh kesiapan mental Anda dalam menjalankan diet?  Lalu, bagaimana cara mempersiapkan mental sebelum menjalani diet?

Tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan menurunkan atau mengurangi berat badan. Terlampau banyak risiko penyakit akibat obesitas bila Anda tidak mengurangi berat badan. Berikut ini beberapa tips mempersiapkan mental sebelum menjalani diet.

Komitmen dan Konsistensi

Kedua kata itu merupakan rahasia kesuksesan diet. Semua itu dimulai oleh intensi atau keinginan dari dalam diri sendiri. Keinginan menyebabkan kita tetap disiplin dan teguh dalam menjalankan diet. Bila Anda akan menjalankan program diet, perikasa lagi niatnya. Jujurlah terhadap diri sendiri, apa yang menyebabkan Anda ingin menjalankan diet? Seberapa kuat Anda mengharapkannya?

Pendamping yang Baik

Sebaiknya Anda didampingi oleh tenaga ahli (dokter gizi, nutrisionis, personal trainer, atau psikolog) saat menjalani diet sehingga hasil yang diraih lebih maksimal. Apalagi bila target yang ingin diraih relatif tinggi. Pendampingan dari tenaga ahli, terutama dokter gizi bermanfaat dalam menetapkan pola diet seperti apa yang cocok dengan keperluan tubuh, serta membantu kamu menentukan pola makan yang sehat dan diet yang aman bagi tubuh.

Tujuan

Tetapkan kapan tujuan itu akan tercapai. Bicarakan dengan dokter gizi, berapa banyak pengurangan berat badan yang masih tergolong sehat setiap bulannya. Pengurangan berat badan yang terlampau tajam umumnya mempunyai risiko kembali ke berat badan semula. Pada waktu kita diet amat ketat, maka kita membatasi diri dengan amat ketat juga. Begitu berakhir masa diet biasanya kita condong balas dendam. Akhirnya berat badan kembali berangsur naik seperti sebelum menjalani diet.

Ubah Mindset

Ketika melakukan diet, Anda harus mengevaluasi lagi relasi Anda dengan makanan. Sejauh ini Anda makan mungkin cuma karena enak saja, tanpa terlampau memerhatikan keseimbangan nutrisinya. Mungkin selama ini menurut Anda makanan sehat itu identik dengan makanan tidak enak dan diet sama saja dengan siksaan. Sebaiknya segera diubah dengan pemahaman baru misalnya, diet itu menyenangkan sekaligus mengenyangkan atau makanan sehat juga bisa terasa enak lho.

Mengubah sesuatu hal yang sudah diyakini semenjak lama memang sulit. Tetapi tantangan itu dapat menjadikan Anda mengeksplorasi beragam menu makanan sehat yang terbukti juga enak. Selain itu Anda harus mencoba untuk lebih sadar dalam menikmati apa yang dimakan. Pasalnya makanan yang dimakan berdampak terhadap tubuh dan emosi.

Terakhir tetapi tidak kalah penting. Menjalankan diet bukanlah hanya berupaya mencapai berat badan yang ideal dan sehat. Melakukan diet adalah salah satu pintu perjalanan ke dalam diri, mengenali bagaimana hubungannya dengan diri Anda sendiri. Bagaimana perasaan Anda pda tubuh Anda, apakah Anda menyayangi atau membenci diri Anda?

Beragam pertanyaan mendalam yang timbul bersamaan dengan perjalanan diet. Apakah Anda melakukan diet dan olahraga lantaran benci melihat perut yang membesar sesudah melahirkan? Apakah menjalankan diet sebab Anda benci bagaimana wajah Anda di depan cermin, ataukah Anda melakukan diet untuk menyajikan yang terbaik untuk tubuh. Tindakan yang sama dengan niat yang berbeda akan menyajikan proses dan hasil yang berlainan juga.

Selamat menikmati perjalanan diet dengan penuh kesadaran.

Leave a Reply

Top