You are here
Home > Berita Nasional >

Toilet SPBU Berbayar, Bikin Pengguna dan Erick Thohir Gerah

Toilet SPBU Berbayar
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Sebuah akun facebook membagikan sebuah narasi tentang toilet SPBU berbayar. Meskipun nominalnya Rp 2000, pembayaran di toilet SPBU menjadi bahan perdebatan netizen di media sosial. Salah satu tokoh yang juga ikut gerah karena narasi ini adalah Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Kita Bicara Pungli Rp.2000 di Toilet SPBU kok bilang Sedekah ikhlas 2000. Loe masih waras. Gawat Bro!! Katanya pembayaran 2000 di Toilet SPBU secara sukarela, tapi ketika saya gak bayar tiba-tiba kasir toilet SPBU memanggil saya, pak bapak belum bayar 2000. Apa ini dikatakan sukarela,” Tulis pemilik akun Facebook tersebut.

Penyampaian dengan tulisan yang capslock membuat narasi ini terkesan sangat menggebu-gebu. Sehingga banyak komentar yang membalas narasi tersebut. Sehingga, tajuk ‘Toilet SPBU berbayar’ pun trend di beberapa media sosial.

Pihak Pertamina Sebut Toilet SPBU itu Sukarela

Hal tersebut juga diklarifikasi oleh pihak pertamina sendiri lewat Unit Manager Communication Relation dan CSR MOR III PT Pertamina Eko Kristiawan. Ia menegaskan jika pembayaran uang pada toilet SPBU adalah sukarela.

Ketika seseorang menggunakan toilet dan membayar itu adalah hal yang bagus. Namun jika seseorang tidak membayar, hal tersebut bukan masalah. Ia juga menegaskan jika di SPBU adalah toilet eksklusif yang memang berbayar. Namun setiap SPBU memiliki toilet gratis sendiri.

Maka dari itu, jika ada petugas toilet di SPBU yang menarik biaya, mungkin hal tersebut adalah untuk biaya kebersihan. Namun tetap, pada dasarnya tidak ada aturan resmi terkait biaya toilet di SPBU. Sehingga jika ada petugas yang mewajibkan, maka bisa dikatakan pungli.

Pungutan yang diwajibkan itulah yang membuat pengguna toilet SPBU menjadi geram. Mungkin, hal tersebut bukan soal nominal, akan tetap memang kebijakan dari Pertamina yang tidak memberlakukan SPBU dengan sistem berbayar. Meskipun hal tersebut untuk kebersihan, para netizen dan masyarakat tentu yakin uang tersebut nantinya akan masuk ke kantong petugas pula.

Warganet hingga Erick Thohir Gerah

Selain warnaget, menteri BUMN Erick Thohir juga gerah dengan hal tersebut. Ia menegaskan jika fasilitas toilet di SPBU harusnya tidak berbayar. Ia bahkan menulis di akun instagramnya permintaan maaf. Erick meminta direksi Pertamina harus memperbaiki hal tersebut. Sebab seharusnya toilet SPBU memang tidak berbayar.

Bahkan, Erick juga sempat mengobrol dengan salah satu penjaga toilet SPBU yang mengaku memberikan tarif 2000 untuk setiap penggunaan toilet. Dari pengakuan petugas tersebut,ditemukan jika penjaga toilet hanya mengikuti instruksi dari atasan.

Pengakuan tersebut tentu menjawab akar permasalahan dari narasi tersebut. Toilet SPBU berbayar bukan salah petugas penjaga toilet, akan tetapi memang dari bagian atasan yang memberlakukan pungutan liar meskipun seharusnya gratis digunakan.

Leave a Reply

Top