You are here

Perhatikan Penyebab Retardasi Mental Pada Anak Anda

Perhatikan Penyebab Retardasi Mental Pada Anak Anda
Bagikan Artikel Ini

Jika otak tidak berkembang dengan baik atau mengalami cedera karena beberapa hal bisa jadi anak mengalami cacat intelektual. Bisa saja otak tidak berfungsi secara normal seperti pada umumnya para medis menyebut kondisi ini sebagai retardasi mental. Ada beberapa penyebab retardasi mental bisa terjadi. Penjelasan berikut untuk mengetahui penyebabnya.

Retardasi mental muncul pada anak dibawah 18 tahun kondisi dimana fungsi intelektual berada di bawah rata-rata dan keterbatasan signifikan dalam keterampilan hidup. Intelektual atau sering disebut IQ diukur menggunakan tes IQ. Jika rata-rata itu 100 mayoritas orang mencetak antara 85 sampai 115. Seseorang akan dianggap cacat intelektual jika mempunyai dibawah 70 hingga 75.

Penyebab Retardasi Mental

Retardasi mental merupakan gangguan intelektual yang ditandai dengan kemampuan mental ada di bawah rata-rata. Orang yang mengalami retardasi mental akan mempelajari kemampuan baru dengan sangat lambat. Retardasi mental disebabkan karena gangguan pada otak yang diakibatkan karena beberapa faktor, antara lain:

  • Kelainan genetik seperti hipotiroidisme dan sindrom down.
  • Gangguan saat kehamilan, bisa saja saat hamil kekurangan nutrisi penggunaan obat infeksi atau preeklamsia.
  • Cedera Misalnya, saat berolahraga atau saat terjadi kecelakaan lalu lintas.
  • Gangguan saat melahirkan misalnya terlahir prematur atau kekurangan oksigen.

Diagnosis Retardasi Mental

Saat mendiagnosis dokter akan melakukan pemeriksaan pada kondisi pasien dengan menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan dengan mewawancarai orang tua dan pasien, untuk melakukan observasi serta menjalankan tes intelektual dan kemampuan pasien saat menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Orang yang menderita retardasi mental akan menunjukkan buat Anda yaitu yang di bawah rata-rata dan kemampuan menyesuaikan diri. Tetapi dokter bisa melanjutkan pemeriksaan untuk mendeteksi penyebab yang diderita. Untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dilakukan berapa tes yaitu.

  • Pemindaian seperti MRI dan CT scan
  • Tes darah
  • Pemeriksaan elektroensefalografi atau aktivitas listrik otak
  • Tes urine

Perawatan Untuk Pasien yang Mengidap Retardasi Mental

Retardasi mental akan dialami seumur hidup pada pengidapnya. Meskipun demikian ada metode yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum melakukan perawatan dokter akan mendiagnosis kondisi dengan analisis pola perilaku serta menjalankan tes IQ.

Setelah didiagnosis dokter akan bekerja sama dengan keluarga untuk membuat rencana perawatan sesuai kebutuhan penderita. Metode yang bisa dilakukan seperti konseling, perawatan sejak dini, pemberian obat, terapi perilaku dan program pendidikan khusus.

Anda sebagai orangtua perlu memperhatikan dan melakukan hal berikut untuk mendukung anak. Sertakan anak untuk mengikuti aktivitas sosial. Kemudian, saat anak bisa mempelajari hal baru bantu belajar atau waktu mereka menemukan kesulitan, dan jangan lupa beri pujian. Bukan hanya itu saja, jalin kerja sama yang buat dengan terapi, dokter serta guru.

Berikutnya, berkomunikasi dengan orangtua yang memiliki kondisi serupa, untuk memperoleh informasi dan dukungan tambahan. Lalu, mempelajari informasi yang terpercaya tentang dan retardasi mental. Hal tersebut berguna untuk membantu anak untuk belajar mandiri.

Itulah itulah cara menangani dan penyebab retardasi mental. Anda sebagai orang tua hendaknya memperhatikan perilaku anak.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top