Covid ini pemerintah menerbitkan banyak kebijakan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus ini di masyarakat. Salah satunya adalah ppkm yang terbit setelah PSBB. Sebenarnya ppkm sendiri juga ada dua yakni ppkm dan ppkm mikro. Untuk ppkm mikro adalah kebijakan yang terbaru dibanding dengan psbb dan ppkm. Presiden Indonesia sendiri yang menyampaikan langsung peraturan ini setelah Covid-19 ternyata semakin menggila. Setelah sebelumnya sedikit dikurangi intensitasnya kini kembali dilakukan dengan level penerapan yang lebih tinggi dan maksimum dibanding sebelumnya. Tentunya ini akan berdampak lumayan besar pada kehidupan karena itu penting masyarakat untuk mengetahui nya. Mengenal Apa itu PPKM Mikro Lalu ppkm mikro itu apa sebenarnya, dan bagaimana perbedaannya dengan ppkm biasa. Ppkm mikro adalah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam ukuran yang kecil. Jadi penyekatan ini dilakukan di rukun tetangga ataupun rukun warga secara nasional dan serempak. Tujuannya agar kegiatan masyarakat bisa lebih terkontrol dan virus ini bisa terkendali. Dibanding dengan kebijakan sebelumnya, yang ini dinilai lebih efektif. Sebab mampu mencakup seluruh lapisan dari mulai lapisan lingkungan terkecil sampai yang paling besar. Jadi pada beberapa tempat yang mungkin ada penduduk nakal dan sering melanggar prokes bisa kelihatan. Nantinya hal itu bisa ditindak sesuai dengan peraturan yang telah dibuat sebelumnya. Mulai Dilaksanakan Kembali Peraturan ini mulai dilakukan kembali setelah virus dari China ini kembali menggila di Indonesia dengan rata-rata peningkatan kasus lebih dari sepuluh ribu orang dalam satu hari. Akhirnya hal itu mendorong kembali penetapan kebijakan ini di masyarakat yang mulai dilakukan lagi tanggal 22 bulan Juni kemarin. Tujuannya untuk menghimpit penyebaran penyakit ini agar tidak menggila. Karena ditetapkan kembali masyarakat perlu mengetahui apa saja peraturan di sini. Dengan tujuan agar bisa bersiap dan tidak melanggar. Bagi yang penasaran inilah beberapa peraturan dalam kebijakan ini. Pekerjaan dilakukan di rumah masing-masing, WFH. Dikecualikan untuk beberapa model usaha tertentu. Zona merah untuk sekolah tatap muka ditiadakan dan dilakukan online Protokol kesehatan ditingkatkan sampai ke tingkat tertinggi Restoran atau tempat makan hanya boleh buka sampai jam 8 malam dan dengan kapasitas makan di tempat sebanyak 25%. Supermarket ataupun pasar dan yang sejenis boleh menerapkan 100% kapasitas dengan catatan adanya jam operasional dan protokol kesehatan ditingkatkan maksimum Kendaraan umum mengalami penerapan kebijakan pengaturan jumlah penumpang. Hal ini disesuaikan dengan kebijakan masing-masing pemerintah daerahnya. Dinilai Sebagai Kebijakan Paling Tepat Kenapa menggunakan strategi ini dibanding dengan beberapa opsi lainnya. Hal ini dikarenakan kebijakan ini paling tepat dan cocok dengan kondisi Indonesia sekarang. Apalagi negara ini tidak hanya kritis tentang virus tapi juga ekonomi sedang menjerit. Kalau diterapkan strategi lain seperti lockdown misalnya bisa-bisa Indonesia bangkrut. Oleh karenanya skala kecil ppkm ini dilakukan dengan tujuan untuk tetap menjaga ekonomi stabil namun memastikan masyarakatnya bisa sehat. Sebab virus yang semakin tidak mengenal waktu dan tempat dalam menyerang orang ini sudah masuk dalam tahap serius, dan harus diperhatikan dengan benar. Tentunya Indonesia tidak ingin mengalami kegilaan seperti di India. Karena memang Indonesia menghadapi banyak sekali himpitan di tengah kondisi ini PPKM mikro adalah peraturan yang dinilai paling pas untuk dilakukan. Dari segi virus bisa perlahan diatasi dan dikurangi, dan ekonomi tidak berhenti dan mati total. Semuanya terselamatkan dengan hanya satu kebijakan. Jadi itulah mengapa aturan ini dinilai paling tepat untuk semua kondisi yang sedang terjadi.