Gal Gadot Tutup Komentar Instagram: Diserbu Netizen Usai Posting Tentang Konflik Israel-PalestinaBerita InternasionalSelebritis by Liana Sandev - May 14, 2021May 14, 20210 Bagikan Artikel IniPojokjakarta.com –Baru-baru ini, pemeran utama Wonder Woman, Gal Gadot tutup komentar Instagram pribadinya (@gal_gadot). Hal ini karena komentar kontroversialnya mengenai konflik Israel dan Palestina yang saat ini mulai memanas kembali.Seperti yang Anda ketahui, akhir-akhir ini Israel semakin gencar melancarkan serangan ke Palestina. Mereka melancarkan serangan udara secara bertubi-tubi ke Palestina, bahkan serangan tersebut mengincar Masji Al-Aqsa yang merupakan tempat suci bagi umat muslim.Akibat dari serangan itu, banyak warga Palestina yang terluka bahkan meninggal dunia. Tentara Hamas pun sempat membalas serangan itu dengan meluncurkan roket ke Israel. Namun pada akhirnya rentetan serangan tersebut mengakibatkan meninggalnya komandan senior dari tentara Hamas.Komentari Konflik Palestina Israel Melalui Akun InstagramnyaSebelum diserbu netizen dengan berbagai komentar dan hujatan, Baru-baru ini Gal Gadot memposting tulisan pada akun instagramnya @gal_gadot. Artis berkewarganegaraan Israel tersebut menyatakan kasihan kepada negaranya yang sedang berperang saat ini.Postingan tersebut dalam Bahasa Inggris. Berikut adalah terjemahannya:“Hatiku terluka. Negaraku sekarang sedang berperang. Aku khawatir pada kelurgaku, temanku, dan aku khawatir pada orang-orang di negaraku. Ini adalah lingkaran setan yang berlangsung jauh dan terlalu lama. Israel berhak untuk hidup bebas dan menjadi negara yang aman”Selain itu, ia juga terlihat mendoakan yang terbaik untuk negara Palestine dan menyampaikan respectnya:“Negara tetangga kami juga berhak untuk mendapatkan hal yang sama. Aku berdoa untuk korban dan keluarga mereka, aku berdoa untuk permusuhan yang tak terbayangkan ini berakhir, aku berdoa pemimpin kita bisa menemukan solusi terbaik sehingga kita bisa hidup berdampingan dengan damai. Aku berdoa untuk hari yang lebih baik”Menuai Kontroversi dan Hujatan NetizenJika dilihat-lihat, pernyataan Gal Gadot sepertinya netral dan berpihak kepada dua pihak. Namun hal ini jusru yang mendapat sorotan dari netizen di berbagai belahan dunia.Pernyataan Gal Gadot melalui akun instagramnya tersebut sontak langsung ramai menuai reaksi netizen. Terutama bagi para netizen yang menggaungkan #FreePalestine dan mengecam Negara Israel atas aksi-aksi keji yang mereka lakukan.Bahkan para tokoh terkenal juga ikut mengomentari postingan Gal Gadot melalui akun twitte atau sosial media mereka yang lainnya.Salah satunya yaitu Ben Norton, seorang jurnalis terkenal mengomentari postingan Gal Gadot,“Gal Gadot mengirimkan pikiran & doa yang tidak berarti. Saat ini rezim apartheis Israel yang ia dukung secara etnis terang-terangan membersihkan warga palestina dan mengebom warga Gaza di kam penjara terbuka” tulis Ben.Selain itu, penyanyi terkenal James Kennedy ikut berkomentar dan mengutarakan kekesalannya pada Gal Gadot,“Gal Gadot salah. Saat ini Israel tidak berperang dengan Palestina. Melainkan Israel membantai Palestina” Tegas James.Netizen lainnya juga mengomentari sebagai berikut,“Warga palestina sedang menghadapi pembersihan etnis sejak Zionis Israel. Apa yang akan kamu lakukan apabila negara, rumah, dan semua yang kamu miliki diambil oleh orang lain secara tiba-tiba?”Berujung Gal Gadot Tutup Komentar InstagramSelang beberapa saat setelah memposting tulisan tersebut pada akunnya, diketahui gal gadot menutup komentar instagramnya. Hal ini mengakibatkan tidak ada lagi yang bisa mengomentari postingannya pada akun @gal_gadot tersebut.Kemungkinan besar hal ini dipicu oleh banyaknya komentar negatif dari para netizen yang menyerbu postingan tersebut. Bagaimana tidak, tentu banyak netizen dari berbagai dunia geram dengan postingan yang ditulis oleh Gal Gadot.Gal Gadot menutup komentarnya mungkin karena ia sudah tidak kuat lagi menampung dan membaca semua komentar negatif tersebut. Bahkan Anda sudah tidak bisa lagi melihat komentar-komentar sebelumnya pada postingan itu.Namun, Gal Gadot hanya menutup komentar untuk satu postingannya itu. Nampak postingan-postingan lainnya tetap ia buka komentarnya seperti biasa. Tapi sepertinya tidak terlihat komentar-komentar negatif netizen pada postingan lainnya.Tidak Sekali Mengomentari Konflik Palestina-IsraelTernyata sepak terjang Gal Gadot dalam konflik Palestina dan Israel tidak hanya sekali. Sebelumnya ia bahkan pernah mengomentari kasus ini melalui akun facebook pribadinya pada tahun 2014.Kala itu ia menuliskan postingan setelah terjadinya serangan Operation Protective Edge oleh Israel pada Palestina. Nampak dari postingannya, justru Gal Gadot merasa kasihan dan mendoakan warga Israel yang sedang berjuang dalam medan peperangan.Bahkan nampak pula gal Gadot justru menghina Palestina dan menganggap mereka penakut karena bersembunyi di balik perempuan dan anak-anak.Postingannya kira-kira seperti berikut ini,“Saya mengirimkan cinta dan doa untuk warga Israel lainnya. Terutama laki-laki dan perempuan yang mengambil resiko untuk menjaga negara ini dari aksi Hamas yang bersembunyi seperti penakut di balik perempuan dan anak-anak”Postingan ini menuai apresiasi dari banyak orang mengenai dukungan dan doa untuk negaranya. Namun kontroversi, hujatan dan kecaman dari berbagai pihak juga terlontar pada Gal Gadot atas postingannya itu.Pernah Mengikuti Wajib Militer Selama 2 TahunAktris papan atas Hollywood ini ternyata pernah mengikuti wajib militer di Negaranya, Israel selama 2 tahun. Lebih tepatnya ia menjalani pelatihan di Angkatan Pertahanan Israel (IDF). Tentu wajar apabila kelihatannya jiwa kewarganegaraan dalam diri Gal Gadot begitu kental.Namun ini berarti, ia juga pernah menyaksikan pembantaian dan penyiksaan Negara Palestine secar langsung. Ia tentu mendapatkan penugasan militer yang tidak jauh dari misi negaranya.Hal ini lah yang lantas menuai banyak respon dari netizen akan postingannya yang terlihat ikut mendukung Palestine dan turut berdoa untuk keselamatannya. Netizen menganggap Gal Gadot hanya memanfaatkan suasana dan bersikap munafik kepada dirinya dan apa yang terjadi.