You are here

Tanda-Tanda Kelelahan Emosional Pada Seseorang

Tanda-Tanda Kelelahan Emosional Pada Seseorang
Bagikan Artikel Ini

Beberapa orang hanya fokus dengan satu kecerdasan rasional saja. Namun, beberapa aspek lain menampakkan kecerdasan dapat membantu seseorang menjadi pribadi yang baik. Kecerdasan emosional dapat membantu seseorang menggapai kesuksesan di ranah pekerjaan, rumah tangga, dan lingkungan. Namun, ada juga beberapa orang yang mengalami kelelahan emosional. Lalu apa tanda-tanda kelelahan emosional?

Semasa hidup pasti selalu ada kesempatan untuk meningkatkan kecerdasan kata. Ada beberapa tanda-tanda turunnya kecerdasan seseorang, yang tentunya harus anda tangani dengan cara benar.

Beberapa Tanda-Tanda Kelelahan Emosional Terjadi Pada Seseorang

Walau kecerdasan emosional seseorang relatif sulit diukur, namun mereka yang memiliki kecerdasan intra mampu mengelola emosinya dengan baik serta mampu membina hubungan baik dengan orang lain. Meski sulit diukur, tapi ada beberapa tanda- tanda seseorang mengalami kelelahan emosional.

Tegas Kepada Dirinya Sendiri

Orang yang memiliki EQ tinggi pada umumnya memiliki perilaku yang baik, empati  dan kebaikan tetap mempu mereka kendalikan dengan benar, sehingga bisa menghindari perilaku yang tidak baik.

Memiliki Kosa Kata Emosi yang Minim

Tanda-tanda kelelahan emosional yang lainya, adalah kosakata emosi yang minim. Setiap orang memiliki emosional yang berbeda-beda, namun hanya sedikit yang mampu mendeskripsikan apa yang mereka rasakan. Dengan emosi yang tidak jelas akan menimbulkan pemahaman yang keliru, yang nantinya akan memicu pada pilihan rasional dan kurang produktif.

Sering Merasa Orang Tidak Mengerti Maksud Anda

Sebelum anda mulai merasa kesal karena orang lain tidak mengerti kata-kata anda, cobalah untuk intropeksi diri lebih dahulu. Siapa tahu bahasa yang anda gunakan sudah tepat, namun ada kemungkinan juga jika lawan bicara anda yang bermasalah.

Seseorang dengan kecerdasan tinggi, akan mudah mengenali dirinya. Hal itulah, yang membuatnya tahu tentang batasan-batasan. Memaksakan kehendak nantinya malah akan merusak hubungan dengan pasangan dan lingkungan semakin buruk.

Menyalahkan Orang Lain Atas Kesalahannya Sendiri

Ketika seseorang melimpahkan masalahnya kepada orang lain, sama saja dia tidak membiarkan dirinya untuk mengembangkan emosionalnya. Menyalahkan orang lain memang hal yang mudah, namun untuk mengakui kegagalan diri sendiri akan membantu diri anda untuk melatih kecerdasan intelektual. Dengan belajar dari kegagalan, akan membuat hidup lebih produktif dan bijak.

Tidak Dapat “Membaca” Orang Lain

Dengan mengerti bahasa tubuh seseorang merupakan tanda, anda memiliki kecerdasan emosional. Jika seseorang sering tidak mengerti ‘kode’ dari orang lain, berarti termasuk orang yang memiliki kecerdasan emosional yang rendah.

Sering Kecewa Saat Orang Lain Tidak Mengerti Maksud Anda

Jangan berharap orang akan mengerti maksud anda hanya lewat satu metode sesuai bidang kita. Jika anda sedang berbicara dengan orang lain, coba posisikan bahwa kita berbicara dengan level yang sesuai dengan pengetahuan orang tersebut.

Sering Terkejut Ketika Mengetahui Sesuatu Tentang Orang Lain

Tanda-tanda kelelahan emosional yang lain adalah sering terkejut mengenai orang lain. Bagian dari perkembangan emosional adalah mampu dalam berkata-kata, dan perilaku. Dengan memprediksi pikiran dan gerakan seseorang dapat membantu anda untuk mengembangakan emosional.

Cepat Dalam Membuat Asumsi

Ciri nyata dari seseorang berkecerdasan emosional yang rendah, dengan mudah membuat opini, lalu malas melakukan konfirmasi. Dengan ini, mereka hanya mengumpulkan kata-kata yang sesuai dengan opini mereka sendiri dan mengabaikan bukti dari pendapat sebaliknya.

Biasanya mereka juga akan berdebat keras dengan orang yang tidak mendukung opininya. Kondisi tersebut sangat berbahaya jika terjadi pada seorang pemimpin, karena dia nantinya tidak akan memasukan opini dari timnya dan hanya mementingkan emosinya sendiri.

Sering Menyimpan Unek-Uneknya Sendiri

Emosi negatif akan menyebabkan unek-unek yang disimpan dan sewaktu-waktu akan memancing stres, sakit kepala, sulit berkonsentrasi hingga sulit tidur. Jika anda bisa melepas kebiasaan ini, maka akan merasa lebih baik dan berdampak positif bagi kesehatan.

Jadi, itulah tanda-tanda kelelahan emosional pada diri seseorang. Semoga dengan ini dapat membantu anda dalam mengenali emosional diri anda.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top