You are here
Home > Berita Nasional >

6 Orang Meninggal Saat Gempa Malang, Update Gempa Malang

6 Orang Meninggal Saat Gempa Malang Update Gempa Malang
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Kabar duka kembali muncul di Indonesia. Setelah terjadi banjir bandang di NTT, sekarang ada gempa di Malang. Gempa malang itu terjadi sekitar pukul 14.00 tanggal 11/04/2021. Gempa ini berkekuatan 6,7. Jadi tidak heran jika sangat terasa getarannya.

Gempa ini tercatat sebagai bencana di Indonesia akhir-akhir ini. Malah update gempa malang menyebutkan jika ada korban. Tercatat pukul 18.00 (11/04/2021), korban sudah ada 6 orang meninggal dunia. Tentu hal tersebut adalah kabar yang buruk.

Gempa Tidak Berpotensi Tsunami

Beberapa gempa yang terjadi di daerah laut seringkali berpotensi Tsunami. Apalagi jika radiusnya SR-nya besar. Namun Gempa Malang ini, tidak berpotensi Tsunami, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Informasi tersebut sudah dikatakan oleh BMKG.

Meski tidak berpotensi Tsunami, gempa ini tetaplah menjadi gempa dengan skala yang besar. Jadi tidak bisa disepelekan dampaknya. Apalagi hingga menimbulkan korban jiwa sebanyak 6 orang.

Pemerintah seharusnya segera mengirimkan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak gempa tersebut. Karena tentu saja, mereka membutuhkan bantuan sesegera mungkin. Apalagi bagi masyarakat yang memiliki tempat tinggal di dekat pusat gempa.

Rincian Korban Jiwa

Sebanyak total 6 orang meninggal dunia. Dimana, ada 3 orang di Kabupaten Lumajang, 2 orang di antar wilayah Lumajang dan Kabupaten Malang. Dan 1 orang dari kabupaten malang. Hingga saat ini, masih terus di data korban dari gempa Malang ini.

Selain itu, ada satu orang yang mengalami luka berat. Karena memang, ada rumah yang roboh dari gempa tersebut. Membuktikan jika gempa itu tidak main-main. Apalagi hingga 6,7 SR. Sehingga, hitungannya memang dahsyat.

Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pendataan. Hal tersebut tentu sangatlah penting dilakukan agar bisa mendapat rincian korban yang terdampak dari Gempa Malang tersebut.

Hingga saat ini, sudah ada titik pengungsian di desa kaliuling kecamatan Tempursari, Lumajang. Semua orang yang mengungsi, juga masih didata. Sehingga gempat ini akan terus diupdate informasinya.

Banyak Kerusakan yang Terjadi Pasca Gempa

Karena gempa ini cukup dahsyat, maka tidak heran jika banyak bangunan yang rusak. Ada tembok sisi bangunan yang hancur karena guncangan. Hingga saat ini, belum diketahui pasti berapa jumlah rumah yang rusak akibat gempa tersebut.

Namun kebanyakan, gempa ini menimbulkan rusak ringan pada rumah masyarakat. Namun di bagian daerah yang dekat dengan pusat gempa, kerusakannya juga ada yang berat. Sehingga, perlu adanya evakuasi hingga kondisinya bisa pulih kembali.

BNPB masih terus berkoordinasi dan memantau kondisi di lokasi. Semua elemen masyarakat juga masih terus berkolaborasi untuk mengevakuasi dan menyelamatkan korban yang terdampak Gempa Malang tersebut.

Dampaknya Hingga Surabaya dan Yogyakarta

Gempa Malang ini memang tidak berpotensi Tsunami, namun guncangannya terhitung dahsyat. Sehingga bisa terasa hingga Surabaya. Bahkan juga sangat keras. Selain itu, Jogja dan Bali pun merasakan gempa ini.

Secara teknis, Jogja dan Bali sangat jauh dari Malang. Namun gempa itu terasa, jadi tidak heran jika gempa ini memang sangat kuat. Maka tidak heran, jika bangunan di Malang, Blitar, Lumajang, dan sekitarnya banyak yang rusak.

Banyak sekali orang yang membahas Gempa Malang ini di Media sosial. Mulai dari Whatsapp, twitter, hingga facebook. Tentu semuanya juga bersimpati atas adanya korban dan kerusakan yang terjadi. Harapannya, pemerintah segera turun tangan atas kejadian ini.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan gempa ini sebagai bahan bercanda. Karena gempa adalah sebuah bencana alam yang harus ditangani dengan serius. Karena menyangkut nyawa manusia.

Jika tidak bisa berkontribusi untuk membantu korban, minimal tidak perlu meremehkan gempa dengan status-status yang tidak perlu. Karena dibalik itu semua, banyak korban yang merasakan kerugian dan tentunya kesedihan yang mendalam.

Selain itu, setelah gempa utama, masih ada tiga kali gempa susulan yang kecil. Sehingga bencana ini tidak bisa dibuat untuk main-main. Karena memang hal ini adalah masalah serius. Mengingat juga, Indonesia akhir-akhir ini kerap mendapat musibah.

Kawasan Memang Sering Gempa

Pada kawasan Malang tersebut, setelah ternyata memang merupakan kawasan aktif gempa dan sering terjadi gempa. Di daerah tersebut, pada sekitar tahun 1800 hingga 1900, sudah pernah juga terjadi gempa serupa.

Dengan demikian, masyarakat seharusnya lebih teredukasi tentang gempa. Agar jika sewaktu-waktu terjadi, mereka sudah siap dan bisa menanggulangi gempa. Pemerintah daerah setempat juga seharusnya lebih tanggap melakukan edukasi.

Meski sering, gempa di selatan Malang ini tidak memicu aktifnya gunung api. Sehingga tidak berdampak pada gunung berapi. Boleh dikatakan, gempa tersebut adalah termasuk gempa tektonik yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi di bawah laut yang dalam.

Penutup

Dengan adanya gempa di setelah Malang ini, edukasi gempa harus digencarkan. Karena hal tersebut sangatlah penting agar kesadaran akan gempa bisa dimiliki oleh masyarakat. Hal tersebut bisa memperkecil kemungkinan terjadinya korban jiwa ketika gempa.

Setelah itu, untuk masyarakat Indonesia yang tahu dan menyaksikan bencana ini, harusnya kita sama-sama membantu korban gempa. Tidak hanya gempa, semua musibah yang melanda bumi pertiwi ini, harus saling dibantu.

Adanya korban pada bencana Gempa Malang ini memang menjadi satu berita yang menyedihkan. Kita semua hanya bisa berdoa agar korban diterima disisi-Nya dan pemulihan pasca gempa bisa segera dilaksanakan. Sehingga, masyarakat bisa menjalani aktivitas seperti sedia kala.

Leave a Reply

Top