You are here
Home > Ekonomi >

Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia yang Mulai Terlihat

Beberapa Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia yang Mulai Terlihat
Bagikan Artikel Ini

Tanda pemulihan ekonomi Indonesia sudah mulai terlihat dari adanya tekanan Covid-19. Adanya berbagai macam usaha terus pemerintah lakukan. Bukan hanya itu saja, Bank Indonesia maupun regulator dari sektor keuangan.

Hal tersebut dilakukan demi menjaga sebuah domestik dari keuangan. Pemulihan tersebut tercermin juga dari berbagai indikator ekonomi yang telah mengalami tren perbaikan.

Beberapa Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia

Pemerintah mempunyai rasa optimis bahwa mampu mencapai target pertumbuhan pada tahun ini, walaupun adanya ramalan ekonomi masih berkontraksi pada tingkatan kuartal pertama.

Adanya Vaksinasi

Dalam outlook yang telah dirilis oleh OECD pada bulan ini, prospek yang banyak mendapat dukungan oleh peluncuran vaksin serta stimulus pemerintah AS. Akan tetapi, lembaga ini telah mengingatkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi nantinya akan sangat bervariasi pada antar negara dan sektor.

Bahkan bergantung pada sebuah progres vaksinasi. OECD juga menaikkan proyeksi ekonomi di Indonesia tahun ini yang mulanya 4 persen menjadi 4,9 persen. Hal ini sejalan dengan adanya peningkatan perdagangan global.

Dalam menjaga momentum pemulihan perekonomian pada tahun ini, pemerintah akan mempercepat adanya kegiatan vaksinasi. Perlunya percepatan pada vaksinasi antara lain sebagai pengembalian kepercayaan publik. Terlebih dari bagian sisi konsumsi serta investasi.

Neraca Dagang Indonesia

Pada bulan Februari 2021 neraca dagang yang surplus US$ 2,01 miliar telah tercatat lebih baik daripada negara China yang juga mencatatkan defsit dari neraca dagangnya. Badan Pusat Statistik telah menyebutkan bahwa barang yang banyak diimpor yakni bahan baku serta bahan modal.

Bahkan neraca dagang Indonesia lebih baik dibandingkan Amerika Serikat (AS) yang mencatatkan pada Februari surplus US$ 1,2 miliar. Terdapat catatan neraca dagang Indonesia pada dua bulan pertama di tahun 2021 cukup membuat gembira.

Pasalnya, melihat dari kegiatan ekspor serta impor masing-masing telah mencatatkan sebuah kenaikan. Kenaikan pada kegiatan ekspor tercatat pula terdapat pada sektor pertanian, industri, dan tambang.

Melanjutkan Penanganan Anggaran Covid-19

Adapun tanda pemulihan ekonomi di Indonesia selanjutnya, pemerintah akan tetap melanjutkan komitmen tentang penanganan anggaran dari Covid-19. Terdapat anggaran pada tahun ini teralokasi sampai mencapai Rp 699,43 triliun.

Bahkan jumlah ini telah ada peningkatan daripada realisasi PEN pada tahun lalu yang hanya sebesar Rp 59,78 triliun. Bisa juga dikatakan mengalami kenaikan 20 persen.

Peran Penting BI

Menjadi bank sentral, BI mempunyai peranan yang penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Adanya kebijakan akomodatif yang terus dilakukan, dimulai dari sektor moneter, makroprudensial, sampai dengan sistem pembayaran.

Berbagai macam kebijakan telah disinergikan dengan kebijakan pemerintah dan otoritas yang terkait sehingga hal tersebut memberikan dampak untuk perekonomian. Maka tanda-tanda pemulihan ekonomi di Indonesia mulai dirasakan.

Indeks PMI Manufaktur

Ada juga berbagai indikator yang mencerminkan tanda pemulihan ekonomi Indonesia. Salah satunya Indeks PMI manufaktur yang semakin memperlihatkan level ekspansif yang berada di atas level 50.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Terlihat juga dari penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang telah berada pada level sebelum adanya Covid-19. Pasalnya, pada awal tahun lalu 4.500, akan tetapi kini telah menembus 6.100.

Saat ini pemerintah fokus pada menyalurkan stimulus untuk mendorong konsumsi atau belanja dari masyarakat. Sebab konsumsi rumah tangga atau masyarakat bisa menyumbangkan 57,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada bagian pengeluaran.

Nah, itu tanda-tanda pemulihan ekonomi Indonesia yang terlihat pada tahun ini. Banyak faktor pendukung yang membantu pemulihan tersebut.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top