You are here
Home > Berita Nasional >

Wae Rebo, Mutiara Tersembunyi di Dataran Tinggi Flores

Wae Rebo, Mutiara Tersembunyi di Atas Dataran Tinggi Flores
Bagikan Artikel Ini

Mutiara Tersembunyi di Atas Dataran Tinggi Flores – Begitu melihat desa Wae Rebo tentunya Anda akan langsung terpesona. Malah tidak dapat melukiskan apa yang dapat dilihat oleh mata. Wae Rebo merupakan tempat pelarian terbaik bagi Anda yang ingin menikmati keindahan alam sekalian budaya. Selain mengagumkan, tempat ini pun menenteramkan.

Keindahan Wae Rebo

Wae Rebo mempunyai 7 rumah tradisional berupa kerucut yang menonjol dari permukaan dataran tinggi yang cukup rata di atasnya. Populer selaku desa di atas awan, pada tahun 2012 Wae Rebo diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Ia meninggalkan pesaing lainnya yang berjumlah 42.

Gelar tersebut tidak diberikan secara gratis. Menilik keunikannya, tidak disangsikan lagi bila Desa Wae Rebo adalah salah satu mutiara Indonesia yang mesti dilindungi.

Terpencil di atas hutan lebat yang rindang, Wae Rebo mempunyai cerita tersendiri. Tempat ini menjadi rumah untuk suku Manggarai setempat. Konon kabarnya, Wae Rebo sudah dihuni 18 generasi yang lampau oleh sesepuh yang memiliki nama Mpu Maro. Berdasarkan cerita yang tersiar Mpu Maro mempunyai visi guna memimpin sukunya hidup di dataran tinggi Flores.

Maka dari itu Wae Rebo inilah yang kita kenal saat ini. Suatu lokasi budaya dan warisan, rumah unik berupa kerucut yang dinamakan Mbaru Niang, yang sudah memikat perhatian banyak orang. Laksana mutiara tersembunyi di Flores.

Cara Menuju Desa Wae Rebo

Untuk sampai ke Wae Rebo, Anda dapat mengawali perjalanan dengan mendarat di Labuan Bajo atau Maumere. Tergantung tempat mana yang ingin Anda kunjungi. Bila Anda cuma ingin mengunjungi Wae Rebo, maka mendarat di Labuan Bajo akan mengirit banyak waktu. Dari Bandara Labuan Bajo Anda akan memerlukan waktu kurang lebih 5 jam untuk mencapai desa terdekat, yakni Desa Denge.

Guna menyambangi Wae Rebo amat dianjurkan Anda mempunyai pemandu yang meliputi sewa mobil. Pasalnya di sini angkutan umum nyaris tidak ada. Lantaran mendaki ke Wae Rebo akan amat menguras tenaga, maka kebanyakan pengunjung akan mampir di penginapan terdekat guna menyiapkan perjalanan yang berat menuju ke desa budaya yang indah ini.

Perjalanan Anda menuju Wae Rebo akan diawali di spot pendakian paling dekat, yakni di Desa Denge. Bila Anad bepergian dengan menggunakan mobil, maka mobil tersebut akan berhenti di tempat tertentu.

Di sepanjang perjalanan Anda akan menyaksikan sungai-sungai kecil dengan airnya yang jernih. Terdapat juga spot tersembunyi untuk berfoto yang mengarah ke puncak gunung yang elok dengan panorama alam Wae Rebo dari kejauhan.

Hal yang Harus Dilakukan

Ada berbagai hal yang dapat dilakukan di Wae Rebo. Kecuali menjelajah sampai ke pelosok desa, Anda dapat melihat berbagai kegiatan penduduk setempat. Seperti melihat para lelaki pergi bertani, para perempuan memproduksi kain tradisional, dan masih banyak lagi yang lainnya. Abadikanlah momen kehidupan penduduk lokal dengan kamera Anda dan bawa diri Anda masuk ke dalam kehidupan penduduk lokal.

Anda dapat mengunjungi rumah-rumah berupa kerucut yang terdapat di sini. Selain itu Anda bisa berinteraksi dengan penduduk lokal guna mengenal lebih banyak mengenai desa ini. Anda akan dihidangkan teh, kopi, makanan, dan bahkan kain.

Sesungguhnya Anda dapat bermalam di Wae Rebo. Dengan membayar sebesar Rp325.000, mencakup sleeping bag dan makanan, Anda dapat merasakan pengalaman bermalam di salah sebuah rumah tradisional mereka.

Memang amat dianjurkan untuk menginap di Wae Rebo. Lantaran pastinya, Anda tidak ingin melewatkan pengalaman melihat bintang di malam hari dan pemandangan warna-warni sunrise di keesokan paginya.

Wae Rebo terdengar cukup menarik untuk didatangi? Desa ini memang mutiara tersembunyi di Indonesia yang pantas kita banggakan. Banyak sekali hal unik dan menarik yang dapat menjadikan Anda takjub dengan kehidupan penduduk lokal ataupun pemandangan alamnya.

Leave a Reply

Top