You are here
Home > Berita Nasional >

Tips Atasi Jet Lag dengan Olahraga Saat Bepergian Jauh

Tips Atasi Jet Lag dengan Olahraga Saat Bepergian Jauh
Bagikan Artikel Ini

Jet lag sering mengganggu wisatawan setelah penerbangan jarak jauh. Tubuh terasa lelah dan sulit tidur. Konsentrasi juga ikut menurun drastis. Tips atasi jet lag dengan olahraga bisa jadi solusi. Olahraga membantu tubuh menyesuaikan ritme baru. Cara ini mudah dilakukan siapa saja, kapan saja.

Banyak orang mengandalkan obat tidur untuk mengatasi jet lag. Padahal olahraga punya manfaat lebih alami. Aktivitas fisik memicu hormon yang membuat tubuh rileks. Efeknya juga lebih tahan lama dibanding obat. Artikel ini membahas cara olahraga meredakan jet lag. Simak tips lengkapnya berikut ini agar perjalanan tetap nyaman.

Mengapa Olahraga Bisa Meredakan Jet Lag

Olahraga ternyata berpengaruh besar pada jam biologis tubuh. Aktivitas fisik membantu tubuh beradaptasi lebih cepat. Hal ini didukung oleh berbagai penelitian kesehatan. Berikut penjelasan singkat di baliknya.

Pengaruh Olahraga pada Ritme Sirkadian

Riset menunjukkan olahraga kardio dapat menggeser ritme sirkadian tubuh. Pakar kesehatan dari Vail Health Concierge Medicine membenarkan hal ini. Ia menyebut ada hubungan erat antara aktivitas fisik dan jam biologis manusia. Efek ini makin kuat jika dilakukan di bawah sinar matahari. Konsistensi selama tiga hari berturut-turut disebut paling efektif. Tubuh pun lebih cepat mengenali waktu tidur yang baru. Ritme jantung dan suhu tubuh ikut menyesuaikan diri.

Waktu Olahraga Sesuai Arah Penerbangan

Waktu olahraga sebaiknya disesuaikan dengan arah perjalanan. Untuk penerbangan ke arah timur, olahraga pagi lebih dianjurkan. Bisa juga dilakukan siang hingga sore waktu setempat. Sebaliknya, penerbangan ke arah barat cocok olahraga malam hari. Penyesuaian ini membantu tubuh beradaptasi lebih cepat. Jangan olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur malam. Beri jeda sekitar satu hingga dua jam.

Jenis Olahraga yang Cocok Saat Jet Lag

Tidak semua olahraga cocok dilakukan saat jet lag. Pilih jenis olahraga sesuai kondisi dan lokasi. Intensitas ringan hingga sedang biasanya paling aman. Berikut beberapa pilihan yang bisa dicoba.

Gerakan Ringan Selama di Pesawat

Duduk lama di pesawat membuat tubuh kaku. Cobalah gerakan ringan seperti menekuk lutut. Naik turunkan kaki secara bergantian juga membantu. Berdiri sejenak di lorong pesawat juga disarankan. Gerakan ini mencegah otot kaku dan gumpalan darah. Lakukan peregangan ringan setiap satu hingga dua jam sekali. Gerakan sederhana ini tidak mengganggu penumpang lain.

Olahraga Kardio Setelah Mendarat

Setelah mendarat, coba lakukan olahraga kardio ringan. Jalan kaki atau jogging pagi cukup efektif. Aktivitas ini membantu tubuh terpapar sinar matahari langsung. Sirkulasi darah pun ikut meningkat. Energi tubuh terasa lebih segar setelahnya. Bersepeda santai di sekitar penginapan juga bisa dicoba. Pilih durasi singkat sekitar dua puluh hingga tiga puluh menit.

Kombinasikan Olahraga dengan Kebiasaan Sehat Lainnya

Olahraga saja belum cukup mengatasi jet lag. Perlu didukung kebiasaan sehat lainnya. Kombinasi kebiasaan ini membuat pemulihan lebih maksimal. Berikut beberapa langkah tambahan yang bisa diterapkan.

Atur Paparan Sinar Matahari

Sinar matahari membantu otak mengenali waktu baru. Usahakan berjemur sesaat setelah tiba di tujuan. Kombinasi ini mempercepat penyesuaian jam biologis. Jangan lupa gunakan tabir surya saat berjemur. Waktu terbaik biasanya pagi hari sebelum siang. Sinar matahari pagi juga membantu suasana hati lebih baik.

Jaga Pola Tidur dan Hidrasi

Tidur cukup tetap penting selama proses adaptasi. Hindari kafein mendekati waktu tidur malam. Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi. Hidrasi yang baik menunjang efektivitas olahraga. Udara kabin pesawat cenderung kering dan memicu dehidrasi. Batasi juga konsumsi alkohol selama penerbangan panjang.

Tips atasi jet lag dengan olahraga terbukti efektif dicoba. Kombinasikan dengan pola tidur dan hidrasi yang baik. Sesuaikan waktu olahraga dengan arah perjalanan. Cara ini membantu tubuh beradaptasi lebih cepat. Konsistensi menjadi kunci utama keberhasilan metode ini. Selamat mencoba dan nikmati perjalanan tanpa jet lag.

 

Leave a Reply

Top