You are here
Home > Ekonomi >

Ekonomi Digital di Indonesia Diperkirakan Meningkat, Diikuti 2 Ancaman

Ekonomi Digital di Indonesia Diperkirakan Meningkat Diikuti 2 Ancaman
Bagikan Artikel Ini

Ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan cerah di tahun depan. Sebagaimana yang kita tahu, penggunaan internet dan digitalisasi mengalami perkembangan yang pesat sehingga bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 mendatang.

Hal ini sendiri bisa diketahui dari aktivitas masyarakat modern. Mulai dari belanja online, bekerja dan belajar dari rumah dengan jaringan online, virtual meeting, dan masih banyak lainnya.

Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia

Dalam mendukung ekonomi digital, dibutuhkan peran serta pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah tentu saja tak tinggal diam. Pemerintah senantiasa mendorong akselerasi transformasi digital. Hal ini dilakukan dalam organisasi, institusi, maupun kalangan tertentu.

Upaya pemerintah dilakukan dengan meningkatkan infrastruktur digital. Tak terkecuali dengan sarana prasarana telekomunikasi serta internet. Dimana hal tersebut memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan digitalisasi.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi digital, tahun 2021 diperkirakan akan mencapai Rp 337 Triliun. Dengan perkiraan angka tersebut, berarti ekonomi digital naik sebanyak naik 33% jika dilihat dari tahun 2020 saat ini. Hal tersebut diketahui dari riset Bank Indonesia (BI).

Dimana dijelaskan bahwa selama tahun 2020 ini, nilai ekonomi digital sudah mencapai angka Rp 253 Triliun. Penjelasan ini disampaikan oleh Johnny G. Plate selaku Menteri Kominfo (Komunikasi dan Informatika).

Ancaman Terhadap Ekonomi Digital

Pengembangan ekonomi digital di tahun mendatang diperkirakan lebih baik. Hanya saja, ada dua ancaman besar yang akan menyerang ekonomi digital di Tanah Air. Hal ini disampaikan oleh Hinsa Siburian selaku Kepala BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)

Adapun dua ancaman tersebut yaitu hal yang sifatnya teknis dan sosial. Untuk ancaman secara teknik, bisa berupa malware, phishing, hingga DDOS. Hal ini tak bisa diabaikan dan bahkan perlu perhatian secara khusus.

Sementara untuk ancaman yang bersifat sosial seperti kabar hoaks. Dimana berupa informasi hasil rekayasa yang dapat berpengaruh terhadap emosi, ide, dan opini orang lain. Ancaman yang satu ini juga disebut dengan ancaman dahsyat.

Tak bisa dipungkiri bahwa ekonomi digital di Indonesia harus diperhatikan sebaik mungkin. Begitu pula dengan upaya untuk menghadapi segala ancamannya.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top