You are here
Home > Berita Nasional >

SBY Angkat Bicara, KLB Partai Demokrat Tidak Sah!

SBY Angkat Bicara KLB Partai Demokrat Tidak Sah
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Berita mencengangkan kembali muncul dari partai Demokrat. Kali ini SBY Angkat  bicara. Ia mengatakan jika Kongres Luar Biasa Partai Demokrat tidaklah sah secara AD/ADR ataupun peraturan partai di Indonesia. Ia juga menjabarkan dengan detail, bagaimana partai demokrat sedang menghadapi sebuah musibah.

SBY juga mengatakan jika AHY adalah pemimpin partai demokrat yang sah dan benar-benar sah oleh negara. Maka dari itu, Moeldoko juga ia tuduh sebagai seorang yang tidak begitu paham akan peraturan negara maupun partai Demokrat.

KLB Bukan Ranah Ketua Umum

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan jika KLB adalah ranah Majelis Tinggi Partai. Sedangkan sebagai ketua Majelis Tinggi Partai, ia sama sekali tidak berniat atau merekomendasikan untuk mengadakan sebuah kongres luar biasa.

Sehingga dalam hal ini, ia menganggap jika KLB di Deli Serdang tidaklah sah. Entah secara AD/ART partai maupun dari aspek lain di konstitusi negara Indonesia. Ia juga menuding jika AD/ART partai sudah dimanipulasi oleh beberapa oknum, sehingga terpilihnya Moeldoko tersebut bisa sah atas dasar AD/ART yang sudah dimanipulasi.

Hal ini tentu boleh dikatakan menjadi sebuah jawaban telak. Pasalnya, KLB Partai Demokrat yang diadakan di Deli Serdang memang penuh kontroversi dan tentunya tidak memiliki kepercayaan publik yang besar.

SBY Berduka dan Menyesal atas Moeldoko

SBY juga mengaku kecewa atas kejadian ini. Ia mengatakan jika menyesal sudah pernah memberikan beberapa amat pada Moeldoko. Namun kali ini, Moeldoko malah menjadikan posisinya untuk “seakan-akan” merebut partai Demokrat.

Bahkan, SBY mengatakan jika Moeldoko bukanlah kader Partai Demokrat. Sehingga sangat aneh jika orang yang bukan kader, malah resmi menjadi pemimpin dari sebuah partai. Timbul pertanyaan, apakah tidak ada kader partai yang benar-benar bisa memimpin?

Maka dari itu, terpilihnya seorang Staf Khusus Kepresidenan Moeldoko adalah sebuah hal yang sangat aneh. Tentu sebagai majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY sangatlah kecewa melihat hal tersebut. Apalagi ia juga sudah pernah memberikan kepercayaan pada Moeldoko.

Parahnya lagi, proses pengangkatan ketua umum partai di KLB Deli Serdang diterima Moeldoko lewat telepon. Beberapa ungkapan Moeldoko juga membuat SBY sangat kecewa. Ternyata Moeldoko memiliki maksud yang seperti itu pada Partai Demokrat.

Yakinkan Keputusan Presiden dan Menuntut Keadilan

Dalam hal ini juga, SBY ingin Presiden Joko Widodo tegas dalam mengambil sikap dan arif. Karena bila tidak, demokrasi di Indonesia ini benar-benar diuji kata SBY. Sehingga, hingga saat ini pun, KLB ini masih sangat simpang siur.

Tentunya, banyak pihak yang ingin mengetahui akhir dari ini semua. Namun pergulatan dan konsolidasi tentu masih terus dilakukan. SBY mengajak semua kadar untuk tetap memperjuangkan keadilan. SBY tidak menyangka partai demokrat akan seperti ini.

Namun, hal ini sudah terjadi. Sehingga dalam hal ini, SBY mengharapkan kearifan seorang Presiden dalam menyikapi pasal politik. Selain itu, ia juga menegaskan jika kader partai demokrat harus kembali memperjuangkan keadilan dan kejayaan partai demokrat.

Keluar dari permasalah dinasti dari partai Demokrat, tidak dapat dipungkiri jika SBY adalah seorang penggagas partai Demokrat. Sehingga, SBY angkat bicara ini harus menjadi sebuah hal yang sangat patut dipertimbangkan oleh siapapun.

Ketika SBY angkat bicara, artinya partai Demokrat ini tidak benar-benar dalam keadaan stabil. Sehingga akan banyak kejadian nantinya yang akan membuat partai Demokrat ini menjadi semakin matang dan solid.

 

Leave a Reply

Top