Situasi Terkini Banjir di Sumatera Barat
Hujan lebat dan cuaca ekstrem yang mengguyur Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir telah memicu bencana banjir dan bandang di beberapa wilayah. Sebagian kawasan terdampak meliputi kota dan kabupaten di pinggiran sungai serta daerah rendah.
Di ibu kota provinsi, Padang, banjir bandang telah menerjang permukiman, merendam rumah dan memaksa evakuasi warga. Antara News+2Liputan6+2
Akses utama antara Padang dan Bukittinggi — di jalur melalui Padang Pariaman — dilaporkan tidak bisa dilalui karena genangan mencapai 40–50 cm. detiknews
Kejadian itu memaksa warga dan pengendara mengalihkan rute dan menghentikan perjalanan di titik aman. detiknews+1
Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) telah dievakuasi dari wilayah terdampak banjir di Padang. Antara News+1
Situasi ini membuat pemerintah provinsi menetapkan status tanggap darurat bencana sejak 25 November 2025 hingga 8 Desember 2025, agar penanganan dapat dilakukan cepat dan koordinatif di seluruh daerah terdampak. Antara News Sumbar+1
⚠️ Dampak & Korban
Menurut laporan terkini dari lembaga penanggulangan bencana:
Banjir bandang di kawasan Lubuk Minturun, Kota Padang, dilaporkan menyebabkan kematian setidaknya 5 orang. Liputan6+1
Beberapa rumah dan infrastruktur umum rusak — termasuk jembatan di area terdampak dibawa arus banjir. Liputan6+2Padangkita.com+2
Ratusan warga terdampak, ratusan rumah tergenang, dan beberapa wilayah mengalami pemutusan akses jalan. Padangkita.com+2detiknews+2
Pemerintah dan tim penyelamat telah membuka posko darurat dan melakukan evakuasi, serta mendistribusikan bantuan logistik untuk korban. Antara News Sumbar+2tirto.id+2
✅ Imbauan & Langkah Waspada untuk Warga
Jika Anda berada di Sumatera Barat atau memiliki keluarga/kerabat di sana, berikut beberapa imbauan penting:
Hindari melewati jalan yang tergenang — seperti jalur Padang–Bukittinggi lewat Padang Pariaman yang kini lumpuh total. detiknews+1
Jika tinggal di kawasan rawan, siapkan dokumen penting dan barang berharga sebelum evakuasi — lokasi siap-siap untuk evakuasi mendadak.
Waspadai luapan air dan potensi banjir bandang, terutama jika tinggal di dekat sungai atau dataran rendah.
Ikuti instruksi dari aparat setempat dan tim SAR/relawan — mereka melakukan pendataan, distribusi bantuan, dan memberi arahan aman.
Pantau terus informasi dari instansi resmi seperti BPBD Sumatera Barat dan media lokal untuk update situasi.