You are here
Home > Berita Nasional >

Kejutan! Harga BBM Pertamina Melejit Naik

ilustrasi harga BBM Pertamina
Bagikan Artikel Ini

Kenaikan harga BBM mengingatkan kita untuk lebih bijak dalam menggunakan energi dan mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan

PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dijual di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. Penyesuaian harga ini mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia (ICP) dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS. Perubahan harga Bahan Bakar Minyak Pertamina ini menjadi topik hangat yang menarik perhatian banyak pihak.

Harga BBM Pertamina: Pertamax Turbo dan Dexlite Naik

Dalam penyesuaian terbaru, harga Pertamax Turbo dan Dexlite mengalami kenaikan. Sementara itu, harga Pertamax tetap tidak berubah. Penyesuaian harga ini dilakukan untuk mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Harga BBM Pertamina yang lain seperti Pertalite dan BioSolar tidak mengalami perubahan dan tetap di angka Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter masing-masing.

Apa Penyebab Kenaikan Harga BBM Pertamina?

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak Pertamina ini tidak lepas dari pengaruh harga minyak dunia dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS. Harga minyak dunia yang fluktuatif dan seringkali naik menyebabkan penyesuaian harga BBM di dalam negeri. Selain itu, pelemahan Rupiah juga ikut berperan dalam kenaikan harga ini karena sebagian besar komponen minyak diimpor dengan menggunakan mata uang Dollar AS.

Dampak Kenaikan Harga BBM Pertamina Terhadap Masyarakat

Kenaikan harga BBM Pertamina tentunya berdampak pada berbagai sektor. Dari sektor transportasi yang akan mengalami peningkatan biaya operasional hingga harga barang dan jasa yang juga akan naik akibat biaya distribusi yang lebih tinggi. Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan BBM dan mempertimbangkan alternatif transportasi yang lebih efisien untuk mengurangi beban pengeluaran.

Strategi Menghadapi Kenaikan Harga BBM Pertamina

Dalam menghadapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak Pertamina, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah untuk mengurangi dampaknya. Menggunakan kendaraan umum atau berbagi kendaraan dengan orang lain bisa menjadi solusi untuk menghemat biaya transportasi. Selain itu, menjaga mesin kendaraan agar tetap dalam kondisi baik dapat membantu mengurangi konsumsi BBM. Bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial, beralih ke kendaraan listrik bisa menjadi pilihan jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada BBM.

Dengan penyesuaian harga ini, penting bagi masyarakat untuk selalu memantau perkembangan terbaru dan menyesuaikan anggaran mereka. Pertamina terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia meskipun dalam kondisi harga yang fluktuatif.

Kesimpulan

Harga BBahan Bakar Minyak Pertamina yang mengalami penyesuaian menjadi perhatian utama masyarakat. Faktor harga minyak dunia dan nilai tukar Rupiah yang berperan dalam kenaikan harga ini mengharuskan masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan BBM. Berbagai strategi dapat dilakukan untuk mengurangi dampak kenaikan harga, seperti menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, dan menjaga efisiensi mesin kendaraan. Informasi lengkap mengenai harga Bahan Bakar Minyak Pertamina dapat diakses melalui portal berita nasional dan situs resmi Pertamina.

Andrea
Seorang penulis kesehatan mental dan hubungan manusia, penulis berita nasional dan internasional
https://pojokjakarta.com

Leave a Reply

Top