You are here
Home > Berita Nasional >

Kenali Pengertian dan Gejala Anorexia Nervosa Secara Umum

Gejala Anorexia Nervosa
Bagikan Artikel Ini

Anorexia nervosa adalah jenis gangguan makan yang termasuk cukup serius. Pasalnya anorexia nervosa bisa berpengaruh buruk untuk kondisi fisik dan mental para pengidapnya. Gangguan makan satu ini diindikasikan dengan rasa takut yang berlebihan pada kenaikan berat badan dan pola pikir berlebihan atau menyimpang yang dapat membahayakan. Umumnya pengidap anorexia merasa bangga dan percaya diri ketika dirinya mempunyai tubuh yang kurus. Namun standar kurus yang diharapkan oleh pengidap anorexia termasuk tidak wajar dan secara medis bukanlah sesuatu hal yang normal. Seperti apakah gejala anorexia nervosa secara umum?

Para pengidap gangguan makan satu ini akan terobsesi mempunyai tubuh yang kurus dengan melakukan beragam cara. Tak terkecuali dengan cara-cara yang tak wajar dan membahayakan bagi kesehatan tubuhnya. Pengidap anorexia condong tak memerdulikan kesehatannya walaupun menurut medis keadaan berat badan yang terus berkurang akan mengancam keselamatan dirinya. Lantas, apa saja sih gejala anorexia nervosa?

Gejala anorexia nervosa yang paling umum dicirikan dengan berat badan yang terlampau rendah sehingga tubuh nampak amat kurus. Tetapi pada berbagai kasus pengidap anorexia tak selalu kelihatan kurus dan kerapkali pengidapnya menyembunyikan gejala-gejala yang dideritanya. Terdapat gejala-gejala yang timbul mencakup gejala perilaku, gejala psikologis, dan gejala fisik yang umumnya diderita pengidap anorexia.

Gejala Perilaku

  • Menjalani diet secara berlebihan dan condong tak wajar.
  • Merasa terlampau banyak makan padahal dirinya cuma mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sedikit.
  • Kerap menolak dan menjauh ketika diajak makan.
  • Terlampau sering menimbang berat badan.
  • Cenderung mengasingkan diri dari lingkungannya.
  • Melakukan olahraga dengan berlebihan dan akan merasa stres ketika tak melakukannya.
  • Menyakiti dirinya sendiri sampai melakukan percobaan untuk bunuh diri.

Gejala Psikologis

  • Sering mengalami insomnia.
  • Mudah merasa depresi dan cemas.
  • Cenderung menutupi perasaan yang tengah dialami atau dirasakan.
  • Perasaan cemas yang berlebihan pada kenaikan berat badan.
  • Terlampau fokus memikirkan bentuk tubuh dan berat badan yang diharapkan.
  • Kerap merasa gemuk walaupun berat badannya itu sebenarnya di bawah berat badan normal.
  • Konsentrasi menurun.
  • Gampang marah pada waktu jam makan.
  • Terobsesi melakukan diet guna memperoleh postur tubuh dan berat badan yang diharapkan.

Gejala Fisik

  • Terjadi pengurangan berat badan yang tajam.
  • Nampak amat kurus dan kurang sehat.
  • Kelihatan pucat sebab menderita anemia yang diakibatkan kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.
  • Menderita tekanan darah rendah.
  • Tak mempunyai gairah seksual.
  • Jantung berdebar-debar atau mengalami gangguan jantung yang lainnya.
  • Menderita gagal ginjal.
  • Kulit tangan dan kaki kering serta nampak berwarna kekuningan sebab kurangnya aliran darah di dalamnya.
  • Menderita dehidrasi.
  • Lemah dan cepat letih.
  • Pingsan tanpa ada sebab.
  • Mengalami kerusakan pada gigi.
  • Rambut halus tumbuh pada wajah dan bagian tubuh lainnya.
  • Gampang merasa kedinginan.
  • Rambut mengalami kerontokan dan penipisan.
  • Menderita masalah pencernaan seperti sembelit dan sakit perut.
  • Merasakan pembengkakan pada tungkai dan lengan.
  • Jari kaki dan tangan nampak seperti kebiruan.
  • Merasakan masalah menstruasi.

Bila seseorang mengalami beberapa gejala anorexia nervosa seperti yang diterangkan di atas maka hendaknya secepatnya berkonsultasi dengan dokter. Umumnya pengidap anorexia akan ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam dan psikiater. Pengidap anorexia nervosa bisa membaik dengan menjalani psikoterapi.

Psikoterapi-psikoterapi yang umumnya dijalani untuk menangani pengidap anorexia nervosa yakni terapi kelompok dan terapi perilaku kognitif. Kecuali dengan menjalani psikoterapi pengidap gangguan makan yang lumayan berbahaya inipun memerlukan penanganan medis bagi keadaan tubuhnya yang kekurangan nutrisi.

Leave a Reply

Top