You are here
Home > Traveling >

Tren Wisata Luar Angkasa Rencananya Akan Dibuka Untuk Publik

Tren Wisata Luar Angkasa Rencananya Akan Dibuka Untuk Publikhipwee.com
Bagikan Artikel Ini

Tren wisata luar angkasa hanya dapat  dilakukan oleh sebagian orang. Otoritas penerbangan AS, Federal Aviation Administration (FAA) menyetujui pada Blue Origin. Untuk dapat membawa manusia terbang menuju luar angkasa menggunakan kapsul New Sheppard.

Persetujuannya diberikan pada Senin, 12 Juli 2021 waktu setempat. Persetujuannya diberikan sebelum pendiri  juga mantan CEO Amazon, Jeff Bezos. Ia melakukan penerbangan luar angkasa perdananya, tepatnya 20 Juli mendatang.

Intip Tren Wisata Luar Angkasa dengan Penerbangan Blue Origin

Lansiran Reuters, Selasa (13/7/2021), Blue Origin mendapat izin untuk bawa manusia dengan lisensi FAA yang berlangsung sampai Agustus 2021. Perusahaan roketnya milik Jeff Bezos. Ini telah memperoleh persetujuan untuk menjalankan misinya, lalu ada fasilitas Launch Site One di Texas, AS.

Sesuai FAA, pihaknya menginginkan Blue Origin ini memverifikasi hardware dan software kendaraan peluncurannya. Hal itu untuk memastikan keamanannya selama uji terbang.

FAA juga memberitahukan, hardware dan software Blue Origin telah sesuai dengan syarat keamanannya. Penerbangan Blue Origin dilakukan seminggu lebih lama. Hal ini usai penerbangan Virgin Galactic sampai tepi antariksa bersama krunya. Termasuk juga pendirinya yaitu miliarder asal Inggris, Richard Branson.

Virgin Galactic, Blue Origin, juga perusahaan luar angkasa Elon Musk SpaceX. Upayanya untuk menghadirkan era baru dari wisata. Seperti halnya dengan melakukan perjalanan luar angkasa komersial.

Misi ketiganya yang akan membuktikan perjalanan roketnya yang aman untuk publik. Sesuai bank investasi dengan basis di Swiss, UBS. Pasar pariwisata antariksa akan memperoleh nilai USD 3 miliar pada satu dekade ini.

Virgin Galactic dan Richard Branson Berhasil ke Luar Angkasa

Sebelumnya tren wisata luar angkasa dilakukan oleh miliarder Richard Branson. Richard Branson akhirnya bisa mencapai tepi antariksa dengan menggunakan pesawat roket Virgin Galactic miliknya, VSS Unity 22.

Richard Branson terbang jauh menuju bagian atas New Mexico, Amerika Serikat. Menggunakan pesawat yang telah dikembangkan perusahaannya terlebih selama 17 tahun. Perjalanan ke luar angkasa tersebut merupakan pengalaman seumur hidupnya.

Saat ini kembali pulang ke Bumi bersama krunya dengan selamat. Hal itu menjadikan Virgin Galactic sebagai pelopor pariwisata luar angkasa pertamanya yang telah mencapai antariksa. Kini telah mendahului Elon Musk dari SpaceX juga Jeff Bezos dari Blue Origin.

Dalam misinya, Richard Branson bersama dengan dua pilot Unity, Dave Mackay dan Michael Masucci. Selain itu, juga bersama tiga karyawan Virgin Galactic, Beth Moses, Colin Bennett, dan Sirisha Bandla.

Richard Branson menyebut penerbangannya tersebut sebagai uji coba tren wisata luar angkasa. Hal itu yang diharapkan akan menawarkannya kepada pelanggan mulai tahun depan.

Biaya Perjalanan ke Luar Angkasa

Pendiri Virgin Galactic, Richard Branson, belum lama ini berhasil menjalani tur ke luar angkasa. Kemudian kembali lagi ke bumi pada Minggu lalu. Kesuksesan ini menjadikan Richard Branson merasa lebih yakin untuk membuka layanan wisata luar angkasa bagi publik mulai tahun depan.

Namun Branson bukan miliarder pertama yang berhasil ke luar angkasa. Pada 28 April 2001 lalu, seorang insinyur dan pendiri Wilshire Associates yang bernama Dennis Tito. Dennis Tito menjadi seorang turis luar angkasa pertamanya di dunia.

Mengutip dari The Conversation, Tito menghabiskan biaya mencapai US$ 20 juta selama delapan hari di luar angkasa. Tito pergi menggunakan pesawat ruang angkasa milik Rusia, Soyuz. Lalu datang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Tidak hanya Branson dan Tito, dalam waktu dekat ini seorang pendiri Amazon, Jeff Bezos. Jeff Bezos akan mengikuti tren wisata luar angkasa. Kepergiannya bersama dengan saudaranya Mark Bezos dan instruktur penerbangan berusia 82 tahun Wally Funk.

Selain itu juga dengan satu orang lainnya yang masih dirahasiakan namanya. Orang ini juga rela menghabiskan US$ 28 juta atau Rp 404 miliar untuk perjalanan tersebut. Sedangkan perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, akan meluncurkan layanan wisatanya ke antariksa. Hal itu yang akan dilakukan oleh miliarder lainnya Jared Isaacman.

Rencana lainnya memang datang dari perusahaan Axiom Space. Rencananya akan membawa manusia melakukan perjalanan luar angkasa tahun 2022. Mengenai biaya yang dikeluarkan mencapai US$ 55 Juta atau Rp 793 Miliar.

Terakhir, ada juga miliarder yang berasal dari Jepang, Yusaku Maezawa. Kabarnya akan mengikuti tren wisata luar angkasa untuk mengelilingi bulan. Selain itu juga akan kembali ke bumi menggunakan SpaceX. Mengenai pemberangkatannya pada tahun 2023 mendatang. Namun ongkos perjalanannya, Yusaku tidak mau membocorkannya.

Pengalaman Wisata Luar Angkasanya

Virgin Galactic memulai perjalanan pertamanya ke luar angkasa pada hari Minggu, 11 Juli. Perjalanan tersebut bersama pendiri perusahaan Richard Branson. Membawa salah satu dari empat penumpangnya di pesawat ruang angkasa VSS Unity.

Pengalaman 15 menit tampilkan pandangan terbaik mengenai perjalanan wisata ruang angkasa Virgin Galactic. Nantinya akan berjalan saat perusahaan menerima penumpangnya yang membayar mulai tahun 2022.

Mengenai keseruan tren wisata luar angkasa, mulai dari ketinggian 50.000 kaki. Pada saat pesawatnya pengangkut VMS Eve melepaskan VSS Unity. Saat mulai tenggelam, dua pilotnya Unity, Dave Mackay dan Michael Masucci. Kemudian menyalakan mesin roketnya, untuk meledakkan kru ke tepi luar angkasa.

Setelah hanya 60 detik, pesawat ruang angkasanya akan melaju sampai 2.214 mil per jam. Penumpang perlu mengencangkan sabuk pengamannya. Sehingga dapat mengalami beberapa menit tanpa berat dalam kabinnya.

Pada ketinggian puncaknya sekitar 282.000 kaki (53,4 mil / 86 km). Maka tiga anggota awak Branson, Beth Moses, Colin Bennett, Sirisha Bandla, tampak mengambang di kabin. Meskipun miliarder Branson tetap duduk dengan kokoh pada kabinnya.

Saat duduk sambil menyampaikan pesan inspiratifnya. Untuk semua yang menonton mengenai tren wisata luar angkasa. Akhirnya, Branson membuka sabuk pengamannya untuk mengalami periode tanpa berat di Unity.

Pada saat yang sama melihat pemandangan bumi yang tampak luas dan indah. Terlihat melalui banyak jendela pesawat luar angkasanya. Pilot kemudian memberitahukan penumpangnya untuk kembali ke tempat duduk. Untuk penerbangan singkatnya menuju landasan pacu di Spaceport America di New Mexico.

Mulai menyalakan mesin roket Unity sampai mendarat di Spaceport America. Pengalaman ke luar angkasa ini hanya memerlukan waktu 15 menit. Uji terbang hari Minggu sepertinya berjalan sesuai rencananya. Sehingga membuka jalan mengenai layanan wisata luar angkasa mulai tahun depan.

Mengenai tren wisata luar angkasa nantinya akan dibuka untuk publik. Rencananya layanan wisata luar angkasa bagi publik akan mulai tahun depan.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top