Kabar gembira untuk pecinta mobil listrik, Tesla Cybertruck Indonesia sudah mulai bisa dipesan. Bagi Pecinta mobil listrik yang menginginkannya hanya perlu menyiapkan uang muka 100 juta Rupiah. Pada pameran IIMS 2021 kemarin, dummy dari Cybertruck ini dipamerkan oleh importir Prestige Image Motorcars. Dikatakan juga kalau unit yang kemarin ada di IIMS adalah buatan Indonesia sendiri. Tesla dikabarkan juga menjajaki pasar dalam negeri untuk penjualan mobil listriknya. Sebagian masyarakat antusias namun tidak sedikit juga yang masih skeptis tidak peduli dengan kemajuan teknologi. Lalu, seperti apa sebenarnya Cybertruck yang digadang-gadang sebagai mobil cerdas dan murah ini? Tesla Cybertruck Indonesia, Mobil Masa Depan Masyarakat Modern Walaupun disebut sebagai truck listrik, nyatanya bentuk mobil besutan Elon Musk ini lebih mirip SUV atau sedan. Desainnya benar-benar compact, futuristik, modern, dan nyentrik. Di Amerika, sambutan pasar cukup antusias karena memang kendaraan sejenis truk dengan kabin sangat digemari. Di Indonesia, mobil ini kabarnya sudah mulai bisa dibeli tahun 2022 tapi pemesanan dapat dilakukan dari sekarang. Peminat hanya perlu membayar 100 juta Rupiah sebagai uang muka. Nantinya, harga Cybertruck akan dibanderol di kisaran 1,7 – 2,5 M Rupiah. Respon publik dalam negeri terhadap mobil eksentrik ini cukup beragam. Masyarakat kelas menengah ke atas sangat antusias bahkan dikabarkan sudah ada yang memesan. Secara global, menurut Elon Musk, sudah ada pesanan sebanyak 600 ribu unit untuk truk listrik yang dikabarkan anti peluru ini. Mengingat kultur dan kondisi pasar serta medan di Indonesia berbeda dengan Amerika, banyak yang meragukan apakah Cybertruck cocok. Namun Rudy Salim selaku Presdir Prestige Motorcars mengatakan walaupun minat pasar dalam negeri tidak seantusias di US, namun mobil ini nantinya tetap bisa diandalkan untuk sehari-hari dan ketika keadaan tidak kondusif. Misalnya, body sangat kuat dan kaca pada kendaraan ini bulletproof, sehingga cocok bagi orang yang memerlukan security tingkat tinggi. Umumnya, pejabat-pejabat di Indonesia menyukai mobil yang bisa memberikan keamanan ketika berkendara. Bakal ada tiga model yang nantinya masuk ke Indonesia di tahun 2022 yaitu Single Motor kemudian Dual dan yang terakhir Tri Motor. Ketiganya memiliki keunggulan masing-masing yang membedakan adalah pada kemampuan jarak tempuh dan konfigurasi wheelnya. Pada Single Motor, kendaraan bisa melaju sampai 250 mil dengan penggerak di roda belakang. Sedangkan dual serta tri motor, kemampuan pacunya mencapai 300 serta 500 mil memakai all-wheel drive configuration. Desain Pintar Membuat Tesla Cybertruck Murah Kendaraan eksentrik ini menjadi perbincangan sejak 2019 karena tampilannya yang tidak biasa. Tapi justru karena inilah harganya bisa ekonomis. Awalnya, Cybertruck dibanderol hanya sekitar USD 39,000 saja dan untuk ukuran mobil listrik, angka ini jelas di bawah ekspektasi orang. Umumnya, pembuatan electronic vehicle jauh lebih mahal daripada kendaraan berbahan bakar bensin karena ongkos membuat baterai sangat tinggi. Namun, secara jangka panjang, pemeliharaan EV jelas lebih murah. Listrik selalu lebih ekonomis daripada bensin dan inilah kunci dari perawatan yang murah juga bagi EV. Komentator otomotif selalu membandingkan Cybertruck dengan Ford F-150 padahal perbandingan ini tidak relevan. Benar memang Ford F-150 lebih murah namun ingat mereka mematok harga awal yang juga lebih rendah yaitu sekitar 29 ribu Dollar. Truck besutan Ford ini juga hanya bisa menampung 2 sampai 3 penumpang saja. Sementara Cybertruck, jika sudah masuk ke dalamnya, akan merasakan betapa longgarnya kendaraan ini. Penumpang bisa dimaksimalkan sampai 6 orang dengan kabin yang luas. Berterimakasihlah pada desain rangka unibody yang ternyata sukses membuat kendaraan ini menjadi luas didalam. Secara keseluruhan, harga EV ini memang masuk akal karena fungsi maksimalnya dan juga pemeliharaan yang pastinya lebih ekonomis. Untuk pasar Amerika, desain nyentrik ini justru jadi daya tarik yang tidak bisa dibantah. Orang-orang USA memang menyukai mobil yang tampak kuat, garang, dan bisa melaju kencang serta tahan membawa beban banyak. Di Indonesia, dengan kondisi medan yang tidak semulus di US, tentu kendaraan ini masih dipertanyakan. Kalaupun memang nantinya benar-benar dijual pada 2022 mendatang, hanya segmen pasar yang sangat spesifik akan membelinya. Tampaknya, hal ini juga sudah dibaca oleh Prestige Motor Car ketika mengimpor Tesla Cybertruck Indonesia nantinya. Peluang Mobil Listrik untuk Pasar Domestik Cepat atau lambat, peralihan ke kendaraan listrik pasti terjadi. Kebutuhan akan energi alternatif yang mudah dan murah semakin tinggi. Baik untuk pengguna maupun untuk kelangsungan lingkungan hidup. Emisi gas buang dari bensin jelas mencemari lingkungan sampai pada level yang sudah tidak bisa ditolerir lagi. Sedangkan EV, dijamin lebih bersih. Sedangkan listrik, walaupun digadang-gadang lebih irit dan minim perawatan, masih menyisakan limbah buang. Yaitu bahan pembuat baterai itu sendiri yakni lithium yang belum ditemukan teknologi pengolahan kembalinya. Sebenarnya, publik Indonesia menyambut positif hadirnya EV selama infrastrukturnya sudah siap. Pemerintah sendiri sebenarnya sangat antusias mendorong Indonesia untuk bisa memproduksi mobil listrik sendiri alih-alih menjadi importir. Jika dilihat dari ketersediaan sumber daya alam untuk memproduksi baterai lithium, seharusnya negara bisa mempercepat proyek pembuatan EV ini. Dikatakan juga oleh Pemerintah bahwa impor tetap boleh dilakukan namun harus ada alih teknologi agar tidak tergantung. Namun begitu, sampai saat ini memang infrastruktur untuk mobil listrik belum sepenuhnya maksimal. Jadi, kebutuhan untuk kendaraan ini juga belum terbentuk dengan baik. Misalnya saja untuk stasiun charging yang baru ada sekitar 93 unit dan tersebar di 66 lokasi pada akhir 2020. Mengingat luasnya area, tentu angka ini jauh dari cukup. Apalagi untuk kota-kota besar dan padat seperti Jakarta dan Surabaya. Kedepan, menurut menteri BUMN Erick Thohir, pasar pasti terbentuk karena sudah ada konsorsium BUMN terkait produksi baterai untuk EV. Masuknya Tesla Cybertruck Indonesia jelas merupakan angin segar dan kabar gembira bagi publik yang menyukai EV. Jika nanti di tahun depan masyarakat sudah bisa melihat kendaraan ini ada di jalanan ibu kota, tentunya minat akan kendaraan listrik bakal semakin besar. Tinggal menunggu keseriusan Pemerintah dalam menyediakan infrastruktur untuk mobil masa depan ini di Indonesia. Sumber: *https://erik-engheim.medium.com/why-is-the-cybertruck-so-cheap-b8ed6b9a7b70 **https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/18/030100915/bertemu-tesla-cybertruck-buatan-indonesia-di-iims-2021 ***https://en.wikipedia.org/wiki/Tesla_Cybertruck#:~:text=The%20Tesla%20Cybertruck%20is%20an,seconds%2C%20depending%20on%20the%20model. ****https://www.suara.com/otomotif/2021/04/18/000428/cybertruck-tesla-mejeng-di-iims-2021-bisa-dipesan-dengan-dp-rp-100-juta