You are here
Home > Berita Nasional >

Sidang Habib Rizieq Penuh Kontroversi Versus Pernikahan Atta-Aurel

Sidang Habib Rizieq Penuh Kontroversi Versus Pernikahan Atta Aurel
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Sidang Habib Rizieq Shihab hingga kini belum selesai. Pada tanggal 12 dan 15 April, pengadilan jakarta akan melakukan pemeriksaan saksi. Dimana, tidaka ada penyiaran. Tentu saja, hal tersebut menjadi kontroversi lagi.

Apalagi, akhir-akhir ini terjadi banyak cuitan netizen dari pernikahan Atta-Aurel yang kasusnya hampir sama dengan pernikahan anak Habib Rizieq. Akan tetapi, malah dihadiri oleh Presiden beserta menteri dan disiarkan di akun Sekretariat Presiden.

Hingga, banyak public figure yang menyayangkan tindakan tersebut. Seolah-oleh, ada sebuah ketidakadilan yang terjadi di negeri ini. Karena kesannya, kasusnya bisa sama, hanya saja apresiasi dan bentuk konsekuensinya berbeda.

Ketidakjelasan Jaksa Penuntut Umum

Menurut Habib Rizieq ketika disidang, jaksa penuntut umum rasanya kurang bisa spesifik menjelaskan permasalahan yang ada. Jaksa penuntut malah membahas pada banyak aspek dan topik lain, sehingga tidak fokus pada kasus yang sedang dilakukan oleh Habib Rizieq.

Sambil menggebu-gebu, Habib Rizieq terlihat sangat tegas dalam hal tersebut. Ia juga mengatakan jika sidang tersebut bisa saja menjadi bentuk ketumpulan sebuah proses peradilan. Apalagi, sidang ini juga sangat lama dan penuh dengan kontroversi.

Di berbagai lini berita, berita Sidang Habib Rizieq hampir selalu viral. Karena memang banyak sekali orang mempermasalahkan hal ini. Apalagi setelah pernikahan Atta yang begitu sangat kontroversi.

Pembatasan Pada Saluran TV

Tidak selesai-selesai berita tentang sidang Habib Rizieq ini disiarkan. Karena memang selalu ada update dan permasalahan yang terjadi. Satu sidang ke sidang selanjutnya begitu rumit dan membutuhkan perdebatan.

Kali ini, untuk sidang selanjutnya. Rekan media dibatasi dan secara bergilir untuk meliput acara sidang tersebut. Sehingga, nantinya ada petugas dari pengadilan yang mengatur itu semua. Intinya, media tidak boleh melihat dari jarak yang dekat seperti baisa.

Hal itu tentu memiliki tujuan tersendiri, salah satunya adalah agar saksi mengungkapkan dengan jujur. Belum tahu kapan sidang pelanggaran profesi oleh Habib Rizieq ini akan selesai, akan tetapi semakin hari berita ini semakin rumit rasanya.

Netizen Membandingkan dengan Pernikahan Atta

Banyak sekali warganet yang sangat mempermasalahkan hal ini. Pasalnya, pernikahan Atta-Aurel ini juga dilakukan setelah sidang Habib ini dilaksanakan. Namun dalam pernikahan Atta, tidak ada sebuah masalah yang terjadi.

Menurut banyak netizen, di dalam pernikahan tersebut juga ada proses interaksi yang bisa menyebarkan virus Covid-19. Karena dalam sebuah pernikahan, tentu salaman atau jenis interaksi lainnya pasti terjadi.

Netizen menganggap, hal tersebut juga merupakan sebuah pelanggaran profesi. Namun semua sudah terlindungi oleh klaim ‘mentaati protokol kesehatan’. Hal tersebut lah yang menjadi sangat masalah bagi warganet, terutama twitter.

Parahnya Dihadiri Presiden dan Disiarkan Besar-besaran

Di saat habib Rizieq dipermasalahan prokes karena pernikahan anaknya, pernikahan Atta-Aurel malah dihadiri oleh pejabat. Selain itu, juga disiarkan oleh media televisi dan bahkan channel Youtube Sekretariat Presiden.

Memang, banyak netizen yang support Atta dan memberikan selamat. Namun, disisi lain, banyak juga yang mempermasalahkan. Karena memang hal tersebut adalah masalah serius bila dibandingkan kasusnya.

Secara otomatis, keduanya juga patut untuk dipermasalahkan. Karena kalaupun sesuai dengan protokol kesehatan, namun acara juga dilaksanakan di dalam ruangan dan terjadi interaksi yang kerap kali tidak physical distancing. Maka tidak heran netizen sangat mempermasalahkannya.

Lebih parah lagi, semua kehadiran presiden dan salah satu menteri tersebut diupload secara bebas di media sosial. Sehingga, siaran tersebut hingga trending di Youtube. Karena banyak sekali netizen yang mengecam.

Keluar masalah protokol kesehatan, channel tersebut dianggap tidak profesional. Karena tidak bisa memposisikan mana kegiatan pribadi presiden dan kegiatan kenegaraan presiden. Apalagi hanya sebatas menghadiri sebuah pernikahan public figure.

Seharusnya, presiden tidak perlu melakukan tindakan tersebut. Atau minimal, tidak mempublikasikan kegiatan pribadi tersebut. Karena negara pun pada dasarnya tidak begitu memiliki kepentingan dengan Atta maupun Aurel. Maka lebih cocok kegiatan tersebut dikategorikan sebagai kegiatan pribadi presiden.

Permasalahan Protokol Kesehatan

Jika acaranya sama-sama pernikahan, maka keduanya tentu bisa saja menimbulkan masalah. Namun yang terekspos dan digaungkan adalah pernikahan putri Habib Rizieq, karena Beliau adalah seorang tokoh masyarakat yang disegani, selain juga juga karena Beliau juga disebut sebagai Imam Besar.

Netizen juga menilai acara pernikahan Atta-Aurel terlalu berlindung pada kata ‘telah menerapkan protokol kesehatan’. Karena hal itu juga bisa dilakukan di semua acara, namun pada realitanya tidak ada yang tahu persis.

Apalagi juga sudah dihadiri oleh presiden, maka acara tersebut dinilai sudah sangat aman dan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga tidak ada pelanggaran protokol kesehatan yang mungkin terjadi. Itulah asumsi dari beberapa netizen yang ada.

Sidang Habib Rizieq Dinilai Membesar-besarkan

Banyak warganet juga yang menyoroti sidang Habib Rizieq ini dibesar-besarkan. Karena terasa sangat sulit dan pembahasan oleh Jaksa penuntut umum begitu tidak spesifik dan tidak to the point.

Apalagi, kontroversi sidang yang tidak boleh menghadirkan Habib Rizieq di sidang. Namun pernikahan Atta-Aurel bisa aman-aman saja. Hal tersebut menjadi sebuah masalah dan menjadi netizen semakin geram dan sedikit emosi.

Seharusnya, sidang Habib Rizieq bisa dilakukan dengan lebih terbuka. Apalagi, banyak sekali netizen yang menilai sidang tersebut tidak adil. Sehingga, pemerintah harus benar-benar tegas dalam hal ini. Jangan sampai, permasalahan ini membuktikan jika hukum di Indonesia patut dipermasalahkan dari berbagai sisi, terutama sisi realitas dan keadilan.

Leave a Reply

Top