You are here
Home > Berita Nasional >

Fakta Unik Imlek yang Belum Banyak Orang Tahu

Fakta Unik Imlek yang Belum Banyak Orang Tahu
Bagikan Artikel Ini

Imlek atau Tahun Baru China menjadi perayaan penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Setiap tahun, jutaan orang merayakan tradisi ini dengan penuh sukacita dan harapan. Namun, tahukah Anda bahwa ada banyak fakta unik Imlek yang jarang diketahui orang?

Perayaan yang identik dengan warna merah dan lampion ini ternyata menyimpan cerita menarik di baliknya. Mari kita telusuri berbagai fakta unik yang membuat Imlek semakin istimewa dan bermakna.

Tanggal Imlek Selalu Berubah Setiap Tahun

Berbeda dengan kalender Masehi, Imlek mengikuti sistem penanggalan lunar atau bulan. Perhitungan ini berdasarkan siklus bulan yang mempengaruhi tanggal perayaan. Itulah mengapa Imlek jatuh pada tanggal berbeda setiap tahunnya.

Perayaan selalu dimulai pada bulan baru pertama dalam kalender lunar China. Biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Sistem ini sudah digunakan selama ribuan tahun oleh masyarakat Tionghoa.

Tradisi Membersihkan Rumah Punya Makna Mendalam

Menjelang Imlek, tradisi membersihkan rumah secara menyeluruh sangat penting dilakukan. Aktivitas ini bukan sekadar menjaga kebersihan fisik semata. Pembersihan rumah melambangkan usaha membuang energi negatif dan kesialan tahun lalu.

Yang menarik, setelah malam tahun baru tiba, menyapu lantai justru dihindari. Kepercayaan ini muncul karena takut menyapu rejeki yang baru datang. Tradisi unik ini masih dipegang teguh hingga sekarang.

Angka 8 Dianggap Sangat Beruntung

Dalam budaya Tionghoa, angka 8 memiliki posisi istimewa dan penuh keberuntungan. Pengucapan angka 8 dalam bahasa Mandarin mirip dengan kata kemakmuran. Banyak orang rela membayar mahal untuk nomor telepon atau plat kendaraan berangka 8.

Sebaliknya, angka 4 justru dihindari karena bunyinya mirip kata kematian. Beberapa gedung bahkan melewatkan lantai 4 dalam sistem penomorannya. Kepercayaan ini masih kuat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Amplop Merah Harus Diberikan dengan Uang Baru

Tradisi memberi amplop merah atau angpao memang sudah dikenal luas masyarakat. Namun, ada aturan tak tertulis yang jarang diketahui banyak orang. Uang yang dimasukkan dalam amplop merah sebaiknya berupa uang baru dan renyah.

Jumlah uang juga tidak boleh sembarangan dipilih sesuai tradisi. Angka genap lebih disukai karena melambangkan keberuntungan ganda. Hindari memberikan jumlah yang mengandung angka 4 agar tidak membawa sial.

Bunga Plum Melambangkan Ketahanan dan Harapan

Selain bunga persik, bunga plum menjadi simbol penting saat perayaan Imlek. Bunga ini mekar di musim dingin saat kondisi alam sangat keras. Ketahanan bunga plum melambangkan kekuatan menghadapi tantangan hidup.

Masyarakat Tionghoa percaya bunga plum membawa harapan dan awal yang baik. Keindahan bunga ini juga mewakili keberuntungan dan kemakmuran yang akan datang.

Fakta unik Imlek di atas menunjukkan kekayaan budaya yang luar biasa mendalam. Setiap tradisi memiliki makna filosofis yang diturunkan lintas generasi. Memahami fakta-fakta ini membuat kita lebih menghargai keindahan perayaan Tahun Baru China. Mari lestarikan tradisi berharga ini untuk generasi mendatang. Sonnet 4.5

Leave a Reply

Top